dia

Tak ada habisnya kata ini untuk menggambarkan siapa dia…

Aku bukanlah pemuja manusia ataupun wanita…

Tapi aku mengagumi dengan segala kenangan bersama dia.

Tak pernah ku lupa dan akan selalu ku ingat semua kenangan bersama dia.

Saat pertama kita bertemu sampai sekarang saat dia jauh dari ku…

Belum ada pengganti dia di hatiku…

Namanya, wajahnya, suaranya, menghantui pikiranku

Sering ku berusaha untuk melupakannya

Namun dia semakin menguasai hati dan pikiranku.

Dia yang membuatku tersenyum

Dia yang membuatku sedih

Dia yang membuatku cemburu

Dia puisiku

…kosong

Sampai kapan aku seperti ini, hidup di dalam bayangannya

Memikirkannya, membayangkannya…

Sedangkan dia sudah bersamannya.

 

 

 

 

Depok,22 mei 2008

 

 

noname

 

One Response

  1. waH gus sapa tuH “dia” haYo….. ngaKu….

Leave a Reply