Purnama d’ 17-7-08

Bayangkanlah sebuah bulan….
Disamping nya sebuah bintang…
Engkau bagaikan sahabat
Saling menemani
Yang satu, wajahnya bercahaya tersipuh malu
Yang satu lagi, matanya berkedip tampak merayu
Engkau berjalan beriringan
Melewati malam nan dingin
Saat fajar menyingsing
Engkaupun berjanji, tuk bertemu di lain kali

Depok, 17-7-08-kms

noname

HIDUP

Hidup adalah pencarian, mencari jati diri sebenarnya
Dari mana, sedang apa, dan mau kemana kita hidup
Hidup adalah persiapan, mempersiapakan untuk kehidupan yang sebenarnya
Hidup adalah belajar, belajar untuk ujianan sebenarnya disana
Banyak arti hidup, carilah arti hidupmu dan maknailah hidupmu

Depok, 17-7-08-kms

noname

Purnama

Waktu di angkot baru pulang dari Kalimalang-Bekasi. Gw kebetulan duduk di bangku paling belakang lalu gw liat bulan purnama udah muncul di akhir senja sebelah barat. kebetulan waktu itu sudah sore kira2 jam 5:50. gw jadi inget sama nama seseorang. gw pun sms si heti.

gw : aslkm, met sore teman…gimana kabarnya? eh coba liat [...]

dia

Tak ada habisnya kata ini untuk menggambarkan siapa dia…
Aku bukanlah pemuja manusia ataupun wanita…
Tapi aku mengagumi dengan segala kenangan bersama dia.
Tak pernah ku lupa dan akan selalu ku ingat semua kenangan bersama dia.
Saat pertama kita bertemu sampai sekarang saat dia jauh dari ku…
Belum ada pengganti dia di hatiku…
Namanya, wajahnya, suaranya, menghantui pikiranku
Sering ku [...]

Ku ingin selalu menjaga mu

Hari sabtu 8-3-08, adalah awal dari cerita ini. Sore hari gw kirim sms ke si heti sekedar nanya kabarnya. trus pada malam harinya dia bales sms gw, tapi isinya minta gw jelasin ke seseorang yang bernama herman bahwa gw dan dia cuma temenan.
Masalahnya adalah si heti salah kirim sms yang tadinya buat gw eh kekirim [...]

Si Merah

MERAH itu telah pergi
Meninggalkan beberapa kenangan
Saat kau duduk disampingku
Saat kau makan bersamaku di warteg belakang sekolah
Waktu itu
Saat ku antar kau ke perpus
Saat ku antar kau ke warnet
Waat ku antar kau ke bioskop
Saat ku antar kau ke mall
 
 
27 Jan 08
 
noname
 

Puisi untuk Tuhan

BimbinganMu laksana embun di padang pasir
Yang menyejukan setiap ucap, sikap, dan langkahku
Jangan Kau tinggalkan aku sendiri, Tuhan
Jalani hari-hari tanpa arti

Ku ingin setiap hembusan nafasku
Tersebut nama-Mu
Ku ingin setiap detak jantungku
Terbayang akan keindahan-Mu

Namun aku hanya insan yang hina
Yang terlentang antara surga dan neraka
Aku yang melaksanakan larangan-Mu
Dan menjauhi segala perintah-Mu

Andai ku temukan Engkau dimalam ini
Saat [...]