Perkembangan Harga Pulsa


Tulisan ini hanya berdasarkan pemikiran dan pengamatan semata, tidak di sertai dengan penelitian atau surver langsung ke pelanggan tentang “Pengaruh perang tarif pulsa dengan kepuasan konsumen”.

Walaupun harga minyak dan sembako selalu naik, tetapi ada yang unik pada barang yang satu ini. Yaitu pulsa yang notaben nya Hanphone. Kenapa gw bilang unik. Karena yang gw yau sama yang gw rasain. Halga pulsa itu cenderung statis. Misalkan harga pulsa 10 nominal 10ribu (gw ga nyebutin jenis operatornya). Harganya bekisar antara 11500-13000. yang itu bisa gw kelompokan ke dalam 3 katagori.

  •  harga 11500 kategorinya murah
  • harga 12000 kategori standar pasar
  • harga 13000 kategori mahal

yang berubah-ubah dari pulsa adalah perbedaan tarif dan munculnya perang tarif antar operator. Ada 2 fenomena yang dapat kita amati dari 2 istilah ini.

Fenomena pertama yaitu perbedaan tarif. Walaupun kita sebutkan tadi bahwa harga pulsa setiap operator itu cenderung statis, namun dalam dunia bisnis pasti akan adanya persaingan. Dan perbedaan tarif inilah yang menentukan  operator mana yang paling di sukai oleh para pelanggan. Biasanya pelanggan menginginkan operator seluler yang sinyalnya kuat, tarifnya murah. Sedangkan faktor hadiah menempati urutan prioritas berikutnya.

 Fenomena yang kedua yaitu perang tarif. Perang tarif adalah sebuah perkembangan dari perbedaan tarif. Perang tarif bisa di sebabkan karena. Semakin banyaknya kompetitor yang bermain dalam segmen bisnis pulsa. Perang tarif bertujuan untuk mengambil pangsa pasar dengan melakukan beberapa keputusan seperti :

ü      Menurunkan tarif menelpon

ü      Menurunkan tarif SMS

ü      Menurunkan tarif menelpon & SMS

Sewajarnya perang tarif ini membawa dampak yang baik bagi pelanggan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan akan sarana komunikasi yang murah dan nyaman. Tetapi terkadang dengan adanya perang tarif itu, ada faktor-faktor lain yang dihilangkan. Yaitu faktor kenyamanan.

Faktor kenyamanan sangat penting bagi pelanggan. Kenyamanan yang dirasakan oleh pelanggan biasanya karena sinyalnya yang kuat dan suaranya yang jernih saat menelpon, pengiriman pesan yang lancer saat mengirim pesan pendek(SMS).

Tetapi dengan adanya “perang” tarif,  faktor kenyaman tersebut sedikit terabaikan. Kadang pelanggan merasa terganggu saat menelpon sekitar 20menit, tiba-tiba pemicaraan diputus oleh pihak operator. Atau sinyalnya banyak gangguan sehingga suaranya menjadi tidak jelas, atau saat mengirim sms, terdapat gangguan jaringan sehingga pesan gagal terkirim.

Gw berharap walaupun semua operator mengadakan perang tarif, tetapi faktor kepuasan pelanggan jangan di abaikan. Karena pelanggan adalah raja.

Depok, 10 Mei 08

noname

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: