Panduan Membuat WEB


Perilaku Pemakai


Perlu dicermati bahwa seorang pengguna interface website
dalam berinteraksi memiliki kebiasaan-kebiasaan yang secara
global dilakukan oleh seorang pengguna suatu interface pada
saat pengguna tersebut berada dalam internet.
Kebiasaan tersebut dijabarkan secara singkat dalam perilaku
pengguna interface di bawah ini:

  • Search

Pengguna interface website terbiasa untuk beraktivitas di
dalam internet dengan melakukan pencarian untuk
menemukan item tertentu, dapat berupa fakta atau
potongan informasi. Untuk contoh dalam penggunaannya
dapat dianalogikan pada saat membuka search engine,
seperti google, vivisimo, dsb.
Aktifitas lainnya yang mungkin digunakan seorang
pengguna dapat melakukan promosi, pembelian produk,
membuat riset, downloading perangkat lunak, dsb.

  • Browsing

Hal lainnya yang dilakukan seorang pengguna interface
website dengan membaca secara sekilas item yang
menarik, fakta atau potongan informasi. Hal tersebut terjadi
dikarenakan banyak sekali informasi yang ditampilkan
bahkan dalam satu halaman website, maka daya pikat juga
menjadi suatu peran penting. Surfing, membuat riset, dan
kegiatan lainnya.

Membangun Sebuah Situs
Untuk memulai dengan suatu rancangan situs yang baik
diperlukan beberapa hal yang harus terdapat didalamnya, antara
lain pada tahapan Proses Model.

1. Mengidentifikasi Sasaran Akhir

Dalam membangun suatu situs tentunya diperlukan
sasaran akhir dari pemakai interface, mengapa demikian?,
karena sering suatu lokasi jaringan situs digunakan untuk
menguraikan suatu organisasi administratif, melainkan
tidak untuk memberi pemakai hal apa yang mereka
inginkan.

2. Menjabarkan Daftar dari Topik-topiknya

Melakukan pengungkapan pendapat apapun atau
brainstorming (pendapat yang masih mentah).
Contoh dari komputasi Perguruan Tinggi;
classes equipment awards
people directions unique points
faculty programs table of contents
students degrees index
administrators mission contact
staff undergraduates information
graduates map

3. Mengorganisir Isi
Kelompokan item atau materi kedalam suatu kategori:
People
Faculty
Students
Undergraduates
Graduates
Staff
Isi dari struktur yang dicontohkan tersebut dapat dilihat
urutannya dilakukan dengan menyempitkan bagian dari
sebuah kategori.

4. Menyediakan Struktur
Setelah materi diorganisir dengan baik, maka materi atau
item tersebut diuraikan dengan ringkas dengan
menempatkannya pada tingkatan-tingkatan untuk
mengikuti kategori dalam sebuah organisasi.

5. Perubahan Bentuk Isi
Dimulai dengan melakukan transisi ke dalam sebuah
halaman, teks, gambaran, interaksi, dll. Dalam suatu situs,
gunakan sketsa/rancangan untuk mendaftar dalam
melakukan pekerjaan menggambar dan prosesi
storyboards atau rancangan kasar. Setelah proses tersebut
telah dilalui, maka akan terbentuklah suatu garis besar
yang akan sangat membantu dalam melakukan
pengorganisasian pemikiran dan rencana.

Lima Atribut/Komponen Penunjang:
1. Isi Textual
Isi adalah bagian yang sangat spesifik, dianjurkan untuk
memuat suatu informasi yang sesuai pada halaman suatu
situs berdasarkan temanya. Membaca informasi dalam
halaman situs membuat para pengguna situs menjadi lebih
canggung dan lebih lambat dari monitor dibanding dari
membaca melalui media catatan/kertas. Maka dibuatkanlah
bagi para penguna situs tulisan untuk mengisi halaman
web atau header dari halaman situs, selain itu dibuatkan
juga highlights untuk menyoroti teks atau paragraph yang
dibaca atau yang terpilih.

2. Desain grafis
Semua prinsip dalam desain grafis yang dibahas pada
kesempatan ini membahas pada tingkatan lebih awal
masih berupa metafora, clarity, consistency, alignment,
contrast, proximity.

3. Navigasi
Permasalah dalam kaitan dengan:

  • Para pemakai interface website tidak mengetahui daerah atau dalam hal ini lembaran-lembaran pada situs.
  • Struktur lokasi tidak dapat ditemukan.

Pemakai interface situs seharusnya diberikan suatu
pemahaman dari struktur yang menyangkut dari suatu
ruang dari informasi tersebut. Maka sebaiknya disiapkan:

  • Tabel Index (Peta Lokasi)
  • Index
  • Navigasi
  • Fasilitas Pencarian (Search)

4. Struktur
Hubungan, kepadatan, faktor bercabang, panjang dari
halaman, nomor dari suatu link (mata rantai). Strukturnya
dapat berupa struktur yang Linier, Hierarchy, Non-Linier,
Gabungan. Halaman utama (main/index) adalah penting,
tetapi struktur dasar untuk semua halaman yang lain juga
sangat penting, karena berkaitan dengan isi dari suatu
informasi dalam sebuah situs.

5. Link
Tingkat keberhasilan suatu link tergantung pada:

  • Seberapa baik pengguna interface situs dapat meramalkan arah dari link.
  • Seberapa baik pengguna interface situs dapat membedakan antara link yang satu dengan link yang lain yang menghubungkannya.
  • Isi yang sesuai pada akhir link.

Pastikan bahwa link-link tersebut berhasil.

Macam-macam link:

  • Singkat, padat dan langsung pada tujuan Contoh: Prices
  • Penjelasan tekstual yang panjang bahkan mungkin diikuti dengan klarifikasi non-link
  • Contoh: Listing of car prices – Current suggested price

Rancangan Yang Buruk :

  • Semua teks mengunakan huruf kapital
  • Gulungan menyamping
  • Ukuran teks dibuat dengan ukuran yang amat kecil, terutama di dalam huruf yang dicetak miring.
  • Link/Mata rantai tidak berfungsi atau tidak tersambung
  • Memberitahukan kepada penguna interface situs bagaimana cara menetapkan browser
  • Kontras terlalu rendah di dalam warna text untuk bagian background
  • Typeface besar
  • Animasi berputar terus menerus tanpa henti
  • Hal-hal yang kelihatan seperti tombol tetapi padahal bukan
  • Ada pesan “Under construction/Di bawah konstruksi”
  • Melalaikan tombol ALT untuk gambar
  • Tidak menandakan ukuran gambar
  • Tidak terdapat halaman home
  • Tidak ada tombol untuk menuju lokasi sebelumnya atau menuju lokasi sesudahnya.
  • Situs dituntut untuk browser tingkat atas

Sebab banyak hal yang terjadi:

  • Tidak mengetahui sasaran untuk pengguna situs
  • Memiliki platform dengan komposisi yang lemah
  • Tidak memberikan kenyamanan User Interface Standard
  • Tampil dengan interface yang tidak menarik
  • Isi yang ketinggalan jaman atau tidak akurat
  • Isinya tidak berbobot
  • Halaman yang diakses lambat
  • Susah untuk dipelihara
  • Tingkat keamanan yang lemah
  • Strategi iklan tidak baik

Advertisements

3 Responses

  1. hemmm….

    gono toh….

    ngemeng2….

    gw pernah punya blog kya gini jg…

    tp kemana ya?

    bisa bantu cari!?

    Like

  2. posing

    Like

  3. hehehe…kirain posting ternyata posing=pusing kalee ya 😀

    buat web gak baku2 amat…apa lagi blog. asal punya ide atau tulisan yang bermanfaat..ingsya alloh banyak di kunjungi orang : )

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: