Sendu


Tanganku melantun sepi
Meninggalkan jejak-jejak sisa keheningan
Mencoba membuat garis kenangan
Di atas sepotong kerinduan
Hilang sudah rasa sendu ini
Berganti dengan hampa
Menemani tawa
Tak pernah ingin kusebut kata itu
Menghilang bersama nafas yang kuhembus
Jauh menembus arung jiwaku
Entah mengapa
Terasa perih…

thanks for : catumorli.blogspot.com/2006/12/puisi-sendu.html

Karawang, 16 September 2010

noname

Advertisements

9 Responses

  1. Hanya penulis itu sendiri yang memahami apa yang ditulisnya. Apa pun, ‘Diam itu lebih baik daripada memperkatakan tentang sesuatu perkara yang tidak mendatangkan faedah’. Salam Aidil Fitri.

    Like

    • muhadah itu male or female?

      nice to know you 🙂

      Like

  2. Sudah tentu female. Nama ini nama yang terdapat dalam senarai nama-nama yang elok untuk wanita mukmin. Tapi ia cuma nama pena saya. Nice to know you too.

    Like

  3. “nama pena saya” ??

    muhadah seorang penulis?

    bagaimana saya bisa mengenal muhadah lebih jauh?

    Like

  4. Penulis yang gagal. Ada bakat tapi tak diasah dengan kursus dalam bidang penulisan. Cuma menang jadi johan dalam pertandingan sajak dan cerpen di sekolah menengah. Waktu tu saya tingkatan 6 atas. Adik saya di tingkatan 5. Ada pertandingan di antara kelas-kelas adik saya tu. Saya suruh dia pakai sajak dan cerpen yang sudah beberapa bulan saya tulis. Menang adik saya jadi johan. Dia dapat nama. Tapi diam-diam, saya yang menulisnya. Beberapa buah sajak saya tersiar dalam majalah dan surat khabar. Tapi saya tak simpan majalah dan surat khabar tu. Saya menulis suka-suka saja. Tak serius. Tak ada banyak masa untuk menulis. Kalau benar-benar serius dalam bidang ini, mesti ada disiplin kuat dan mesti sanggup bersengkang mata, kurang tidur. Mesti juga banyak bahan rujukan dan untuk itu, mesti banyak-banyak membaca. Saya tak larat untuk semua itu. Saya tumpukan masa pada kerja rumah dan kerja luar rumah pun dah meletihkan saya. So, tak ada apa Agus nak kenali tentang saya.

    Like

    • ok, cukup panjang comment nya…hehehe

      ya kalo ada bakat untuk menulis di salurkan saja misalnya ke majalah2 (magazine) anak remaja. mengirimkan sebuah cerpen atau puisi.

      gpp, mengamalkan quran surat alhujurat ayat 13 :

      “Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telahi
      menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang
      perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa
      dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal.
      Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi
      Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah
      Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”

      Like

  5. Saya nak menulis cerpen untuk sebuah majalah wanita muslimah pada masa cuti nanti. Okey juga stuff kerajaan Malaysia-Jabatan Pelajaran Malaysia-banyak cuti. Kalau jadi menulis, bolehlah remaja muslimah membacanya. Insyaallah.

    Like

  6. aamin…semoga sukses dengan tulisan2 nya nanti.

    tetap semangat untuk menulis

    Like

  7. ow, makasih loh buat apresiasinya, ga nyangka puisi saya yg dipake 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: