Mengenal Cloud Computing


Latar Belakang Penulisan

Saya sering mendengar istilah cloud computing namun belum tergerak untuk mencari tahu apa itu cloud computing, sejarahnya, manfaatnya, keuntungan dan kerugiannya, serta implementasinya dalam dunia IT.

Ketika di lab internet, saya diberitahu oleh teman asisten bahwa ada sistem operasi berbasis web.  saya heran dan membuka situs www.eyeos.org saat itu saya belum tahu bahwa itu sudah termasuk cloud computing. atau mungkin teman-teman pernah ada yang mengedit photo secara online di situs www.photofunia.com, menyimpan file-file di situs www.4shared.com, atau mungkin pernah men scan virus secara online disitus www.bitdefender.com.

Dengan kemajuan dan perkembangan internet, aplikasi desktop atau bahkan device yang biasa kita jalankan atau gunakan di komputer rumah, sekarang dapat dijalankan online melalui jaringan internet (cloud).  seperti sistem operasi, software edit photo, tempat penyimpanan, anti virus, dll.

Dalam artikel ini saya hanya mengambil kesimpulan dari artikel-artikel sebelumnya.  semoga dapat dipahami.

Definisi

Ada beberapa definisi mengenai cloud computing diantaranya adalah

  1. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing :  “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”
  2. Stevan Greve : “Internet bisa dianggap awan besar. Awan berisi komputer yang semuanya saling tersambung. Dari situlah berasal istilah ‘cloud’. Jadi semuanya disambungkan ke ‘cloud’, atau awan itu.
  3. Cloud computing is a style of computing in which dynamically scalable and often virtualized resources are provided as a service over the internet. Users need not have knowledge of, expertise in, or control over the technology infrastructure in the cloud that supports them.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa :
  • CLOUD  : Awan (Internet)  dan COMPUTING : Proses komputasi
  • Penggunaan teknologi komputer untuk pengembangan berbasis Internet dengan piranti lunak lengkap dan sistem operasional juga tersedia secara online.
  • Dengan kata lain, internet dan semua yang terkait dengannya, menjadi terminal pusat.

Cloud Computing

Konsep

Cloud computing adalah teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi. Cloud computing membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith.

Cloud computing dipecah ke dalam 3 segmen : aplikasi, platform, dan infrastruktur. Setiap segmen memberikan tujuan dan penawaran produk yang berbeda untuk pebisnis dan individual di seluruh dunia. Pada bulan Juni 2009, penelitian dilakukan oleh VersionOne yg menemukan bahwa 41% profesional senior di bidang IT tidak tahu apa itu cloud computing dan dua pertiga dari profesional keuangan bingung dengan konsep tersebut.

Pada bulan September 2009, penelitian Aberdeen Group menemukan bahwa perusahaan yang disiplin mencapai rata-rata 18% pengurangan biaya IT mereka dari cloud computing dan 16% pengurangan dalam data center power costs. cloud computing sangat erat hubunganya dengan bisnis dan dunia IT.

Komponen Cloud Computing

  • Cloud Clients adalah seperangkat komputer ataupun software yang didesain secara khusus untuk penggunaan layanan berbasis cloud computing.
  • Cloud Services adalah produk, layanan dan solusi yang dipakai dan disampaikan secara real-time melalui media Internet. Contoh yang paling popular adalah web service.
  • Cloud Applications memanfaatkan cloud computing dalam hal arsitektur software. Sehingga user tidak perlu menginstal dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan komputer.
  • Cloud Platform : merupakan layanan berupa platform komputasi yang berisi hardware dan software2 infrasktruktur. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan layanan PaaS sebagai infrastruktur aplikasi bisnisnya.
  • Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan.
  • Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan.

Implementasi

Contoh cloud computing adalah Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan server semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc.

Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya. Analoginya adalah, “Jika and membutuhkan susu, kenapa membeli sapi?” Yang semua pengguna butuhkan adalah manfaat menggunakan software atau hardware seperti mengirim email dll. Hanya untuk mendapatkan manfaat ini (susu) mengapa konsumen harus membeli sapi (software/hardware)

Keuntungan

  • Trend sesungguhnya dari komputansi awan justru terjadi pada perusahaan. Perusahaan tiap tahun dipusingkan pengeluaran besar untuk membeli piranti keras dan lunak. Bila cukup membeli satu terminal, bukan saja lebih murah, tapi juga perlengkapan yang simpel lebih tahan lama.
  • Pada umumnya, komputer di rumah meniupkan udara panas. Udara panas itu berasal dari energi. Energi dibutuhkan supaya komputer bisa nyala. Tapi kebanyakan energi itu menjadi udara panas. Dengan ‘cloud computing’, sebuah komputer pusat, maka di rumah dibutuhkan lebih sedikit listrik, jadi sangat menghemat. (Raham Lingkungan)
  • Perusahaan tersebut juga tidak perlu memiliki departemen IT yang bertugas untuk memonitor server, storage, jaringan, dan aplikasi bisnis.
  • Perusahaan pengadopsi teknologi ini tidak perlu membeli peralatan/hardware.
  • Perusahaan juga tidak perlu membeli lisensi/software.

Kendala

  • Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi.
  • Mengharuskan anda untuk memahami service level mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Karena orang lain/perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud?
  • Mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Bagaimana data mereka dilindungi?
  • Bagaimana penyedia jasa mengatasi celah-celah ancaman (vulnerabilities)?
Referensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: