Meningkatkan Inbound dan Outbound untuk SEO


DEFINISI

Jika situs A melakukan link kepada situs B maka bisa dikatakan situs A mempunyai Outbound Link terhadap situs B dan situs B mempunyai Inbound Link terhadap situs A. Dari analogi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa :

  • Inbound Link adalah link yang mengarah pada blog kita, dimana link tersebut berasal dari blog orang lain ataupun berasal dari blog kita sendiri. (link yang masuk)
  • Outbound Link mempunyai pengertian sebaliknya, yaitu link yang kita arahkan kepada suatu web/situs/blog orang lain. (link yang keluar)

Outbound dan Inbound Link mempunyai pengertian yang sama hanya tergantung kita dari mana kita memandangnya. Jika kita membangun suatu outbound link terhadap suatu blog maka hal tersebut merupakan inbound link bagi web/blog dan sebaliknya jika suatu web/blog membuat outbound link terhadap blog kita maka hal itu juga menjadi inbound link bagi blog kita. Semoga anda paham…aamin

MENINGKATKAN INBOUND :

Banyak sekali cara untuk membuat sebuah inbound link yang mengarah pada weblog kita misal saja dengan teknik :

  1. Mencari backlink berkualitas.
  2. Saling betukar link dan banner.
  3. Berkomentar pada blog dofollow .
  4. Mencari backlinks dari web directory.
  5. Dengan membuat banyak blog dummy.

MENINGKATKAN OUTBOUND :

  1. Perhatikan penggunaan Anchor Text-nya (teks yang dipergunakan untuk menempelkan link dalam postingan kita).
  2. Usahakan menggunakan Anchor text berupa kata kunci (keyword) yang berbeda-beda.
  3. Hindari penggunaan anchor text dengan menggunakan teks yang sama dengan alamat URL blog. Sebagai contoh, alamat URL blog ini adalah https://ri32.wordpress.com/2011/01/14/meningkatkan-inbound-dan-outbound-untuk-seo/. Jika kita ingin membuat link terhadap URL tersebut, usahakan untuk tidak menggunakan alamat URL tersebut sebagai anchor textnya, kita dapat menggunakan anchor text Meningkatkan Inbound dan Outbound untuk SEO, atau keyword lain yang relevan.
  4. Usahakan menggunakan anchor text berupa keyword yang sesuai dengan tema blog kita, atau kategori  postingan kita.
  5. Usahakan untuk tidak menempatkan anchor text hanya pada satu bagian tulisan saja, namun kita dapat menempatkannya pada paragraph pertama, paragraph tengan, dan juga paragraph akhir.
  6. Kita dapat membuat link yang mengarah kepada blog kita sendiri atau bahkan pada postingan lain dalam satu blog yang kita anggap mempunyai backlink yang bagus.
  7. Usahakan untuk membuat Outbound Link pada setiap halaman postingan.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang belajar dan memahami teknik SEO.

Depok, 14-01-2010

noname

8 Responses

  1. mas agus, boleh tukeran link ya ??
    blog saya
    athayaweb.blogspot.com

    web mas agus udah muncul di blog saya.

    Like

  2. ok mas.

    Like

  3. Salam kenal dan salam sukses
    link sudah terpasang, aku tunggu balasannya
    terima kasih

    Like

  4. Terima kasih Mas Agus, atas pencerahannya.
    Mas saya juga minta tukaran link?

    Like

    • silahkan…yuk marii…heheh

      Like

  5. Wah tks bgt sharingnya. Gw selama ini nga ngeh juga sih mengenai inbound. Sekarang sudah sedikit dapat pencerahannya…

    Tks

    Like

  6. tolong yang mau tukeran link sama saya di kukakui.blogspot.com

    Like

  7. Dengan kompleknya gaya hidup, variasi dalam bekerja dan berfikir lbh memerlukan kreatifitas, shg outbound sekarang mulai banyak digemari krn menjadi salah satu solusi pembentuk kreatifitas, oleh karena itu Jasa Outbound
    mulai bertebaran di mana2

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: