Cinta menurutku


Mmmm…cinta! Menurutku,
Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar
Namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri
Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang.
Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang

Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta
Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya
bagaikan keledai terbaring dalam lumpur


 

Bintun Nahl

Advertisements

One Response

  1. Ketika laluan cinta terlalu banyak ranjau durinya, fikirkan saja tentang sebuah cinta yang indah, di tempat terindah, di mana tiada kepayahan memenuhi tanggungjawab cinta dan tiada sebesar zarah rasa iri hati ketika cinta dikongsi bersama.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: