Sendiri Menyepi-Edcoustic


Sendiri Menyepi…
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala
benderang di hidupku…

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa..
sendiri menyepi…
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……
seeeeendiri….aku merasa sendiri..
sampai kapan begini
resah tiada bertepi…Ooohh…

Kuingin cahyaMu
benderang di hidupku.

Listening

http://www.4shared.com/audio/Q69kYUvR/Sendiri_Menyepi_edcoustic.htm


Depok, 23-05-2011

noname

Advertisements

3 Responses

  1. Menyendiri Sendiri kenapa Agus’ san ?? (sedih beud..)

    Kan ada aku. Ngobrol lagi yuuuk !! : D hehehe.., biar rame.

    Gak baik, kalau terlalu lama / kebanyakan menyendiri. Ada yang gangguin lho nanti, iih !!

    Mau ?? Hehehe..

    Semangat Agus’ san !! ^_^

    Like

  2. SEMANGAT Gan …… !!!

    Like

  3. Ketika sendirian dalam sepi, ada Yang Maha Melihat segala perilaku zahir dan batin kita.
    Sepi berbahasa dalam citra wajah dan rasa.
    Bahasa sepi diungkapkan Sang Pencipta buat jiwa yang mengerti dan menghayati cintaNya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: