Rumahku Gerobakku


Rumahku

Selamat datang malam…
Aku yang menyusuri jalanan ibu kota ini
diantara pekatnya asap
gemerlap lampu dan megahnya gedung bertingkat

Teman…
Rumahku tak semewah rumahmu
Tak ada pekarangan ataupun pagar yang kau lihat
Hanya selimut kusam yang menghangatkan tubuhku saat dingin datang menghampiriku.
Tak ada listrik dirumahku, hanya bulan yang menjadi penerang mimpiku

Tak perlu kau haru melihat keadaanku
Aku tegar…sekali lagi aku tegar!
Terimakasih atas senyum tulus yang kau berikan dan sepotong kue yang kau bagi untukku
Semoga Allah menyayangimu sebagaimana kau menyayangi aku…aamiin

Jakarta, 25-06-2011

noname

One Response

  1. Mantabs gan. Emang kasian nasib orang2 seperti ini. Yg berdosa klo kata ane adalah para penguasa yg tidak memperhatikan nasib rakyatnya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: