Etika makan dan minum berdasarkan sunah Rosulullah


Latar Belakang

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan yang baik) bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzaab: 21)

Kita mengakui bahwa Rosulullah SAW adalah suri tauladan yang baik, namun sejauh mana kita meneladani rosululllah mulai dari cara makan beliau.

Di artikel ini saya sharing kumpulan hadits yg berhubungan dengan etika makan berdasarkan sunah rosul, semoga kita bisa meneladani cara makan beliau.

Etika Rosulullah

Adalah Rasululloh Shallallaahu alaihi wa Sallam makan dengan tiga jari dan ia menjilatinya sebelum mengelapnya“. (HR. Muslim).

Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya“. (HR. At-Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Bahwa sesungguhnya Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam melarang minum sambil berdiri“. (HR. Muslim)

  1. Membaca Basmallah sebelum makan, sambil mensyukuri rezeki dari Allah, dan meyakini bahwa makanan ini bukan tujuan akhir, tapi hanya sebagai sarana untuk berbuat taat pada Allah, memakmurkan bumi dan menaburinya dengan kebaikan dan perbaikan.
  2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Nabi bersabda: ” Barangsiapa tertidur sedang di kedua tangannya terdapat bekas lemak, lalu ketika bangun pagi dia sudah menderita suatu penyakit, maka hendaklah dia tidak mencela kecuali dirinya sendiri”
  3. Islam memerintahkan untuk bersikap sederhana dan seimbang dalam mengkonsumsi makanan, sekaligus menjauhi sikap berlebih-lebihan dan rakus.
  4. Islam menganjurkan untuk makan dengan tiga jari, ini berarti bersikap pertengahan dan seimbang. Dan makan dengan tangan kanan.
  5. Rasulullah melarang seseorang makan sambil bersandar, karena hal itu akan membahayakan kesehatan dan mengganggu pencernaan di lambung.
  6. Minum dengan tiga kali tegukan. Minum ini dilakukan sambil duduk dan tidak bernafas dalam gelas.
  7. Makan bersama2 dan tidak sendiri2. Hal itu menyebarkan sekaligus menciptakan suasana penuh kasih sayang dan rasa saling mencintai.
  8. Tidak menyisakan makanan di piring, bahkan kita dianjurkan untuk menjilati sisa makanan yang ada di jari2 tangan. dan jika ada makanan jatuh hendaknya dipungut dibersihkan dan dimakan kembali.
  9. Setelah makan, bacalah Hamdallah dan doa sesudah makan.
  10. Dianjurkan juga makan sambil berbincang dan tidak diam. Hal itu dimaksudkan untuk menciptakan suasana relaks dan menyenangkan saat makan.
  11. Menghormati budaya dan tradisi makan yang ada di tempat kita makan. dan tidak boleh menghina atau membenci satu jenis makanan tertentu, walaupun makanan itu diluar kebiasaan
  12. Bersikap lembut ketika mengurus orang sakit serta tidak memaksanya untuk makan makanan tertentu
  13. menjaga perasaan orang lain saat makan, diantaranya tidak membelakanginya.
  14. Mendahulukan makan buah2an sebelum makan daging, sebagai upaya untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh para penghuni surga: “Dan buah2an dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan: (Q.S al-Waqi’ah:20-21)

Referensi

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cibubur, 27-07-2012

GusnaNuri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: