Do’a Al-Ma’tsurat


“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (Qs. Al Ahzab: 41-42)

Pendahuluan

Al Matsurat, yang artinya Matsur atau terkenal banyak orang bahwa itu berasal dari Nabi SAW

Al-Ma’tsurat adalah kumpulan dari ayat al-quran utama dan hadits. Ia adalah bentuk wirid untuk dibaca setiap pagi dan petang. Al-ma’tsurat disusun oleh Imam Syahid Hasan Al-Banna, pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin, yang berusaha keras untuk mengingat Allah pada semua sisi kehidupan. Sesungguhnya, hal tersebut merupakan cara hati untuk mencapai kedamaian dan keseimbangan hati.

Hasan Al-Banna

Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur’an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).

Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak titipan pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.

Kepergian Hassan al-Banna pun menjadi duka berkepanjangan bagi umat Islam. Ia mewariskan 2 karya monumentalnya, yaitu Catatan Harian Dakwah dan Da’i serta Kumpulan Surat-surat. Selain itu Hasan al-Banna mewariskan semangat dan teladan dakwah bagi seluruh aktivis dakwah saat ini.

Selain itu ia juga dikenal akan cara berdakwahnya yang sangat tidak biasa. Ia terkenal sangat tawadlu dikarenakan ia sering berdakwah di warung-warung kopi tempat oarang-orang yang berpengetahuan rendah berkumpul untuk minum-minum kopi sehabis lelah bekerja seharian. Dan ternyata cara tersebut memang lebih efektif dilakukan dalam berdakwah.

“… Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS.Al-Baqarah:286)

Al-Ma’Tsurat

Hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang.” (QS. Ar Rad: 28)

Saya alhamdulilah sudah menghafal al-ma’tsurat, dan biasanya setiap saya berkendaraan saya membacanya selama perjalanan.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiiin

Cibubur, 04-07-2012

GusnaNuri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: