Nasehat pernikahan untuk Suami dan Istri


Untuk suami yang bijak

  • Hendaklah engkau senantiasa bersyukur kepada Allah yang telah mengkaruniakan kepadamu  istri yang dapat membantu urusan dunia dan akhiratmu.
  • Perjalanan panjang bahtera rumah tanggamu membutuhkan teman hidup yang baik, terpercaya, dan penuh cinta. Raihlah istrimu untuk bersama mengarungi samudera kehidupan.
  • Buatlah hatinya tenang akan kedudukannya didalam hatimu. katakanlah bahwa engkau sangat mencintainya.
  • Jagalah lisanmu untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar dan menyakitkan. jika engkau sedang marah, berusahalah untuk dapat mengendalikan diri, memohon ampun kepada Allah, dan memohon perlindungan kepada-Nya dari godaan syetan yang terkutuk.
  • Muliakanlah istrimu, keluarganya, serta sahabat-sahabatnya sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap dirinya.
  • Panggillah ia dengan nama panggilan yang disukainya.
  • Berikanlah senyuman lembut ketika ia menyiapkan makanan untukmu. Rangkullah bahunya dengan sentuhan lembut, karena ia telah mendidik anak-anakmu dan menjaganya ketika sakit.
  • Berikanlah buku-buku bacaan yang bermanfaat baginya, pada waktu luang engkau dapat berdiskusi dengan cara yang lemah lembut.
  • Jangan menyepelekan pendapat-pendapatnya, berikanlah pujian, dan berterimakasihlah. teruslah belajar dan bersabarlah.
  • Duduklah didekatnya, genggamlah tangannya, berikahlah nasihat kepadanya dengan cara yang lemah lembut. bantulah ia agar senantiasa melakukan ketaatan kepada Allah dan Rosul-Nya.
  • Berikanlah ia hadiah walau sesuatu yang sederhana, karena hadiah itu dapat mewariskan rasa cinta.
  • Do’akanlah ia agar selalu menjadi teman hidup yang penuh berkah, yang menemani sisa umurmu untuk kebahagiaan di dunia sampai di akherat kelak.

Untuk istri yang penuh kasih

  • Untuk bunga nan indah dan penuh cinta.
  • Raihlah kebahagiaan, ditanganmulah tugas untuk menjaga rumah, suami, dan anak-anakmu.
  • Gapailah kecintaan dan keridhaan suami, taatilah ia, dan curahkanlah perhatian kepada suami, serta didiklah anak-anakmu dengan baik.
  • Ciptakanlah rumah tangga yang islami dan berperadaban.
  • Ikhlaskanlah dan luruskanlah kembali niatmu, bahwa engkau menikah karena ingin membina rumah tangga islami yang melahirkan generasi-generasi yang tangguh.
  • Jagalah kebiasaan untuk selalu berdzikir pagi dan petang, membaca Al-Qur’an, mendirikan sholat malam, dan mengkaji buku-buku yang bermanfaat.
  • Saling berlombalah dengan suami dalam kebajikan, siapa diantara kalian yang mampu mengkhatamkan Al-Qur’an selama 1 bulan, atau mampu menghafal beberapa ayat darinya.
  • Taatlah kepada suami dalam segala hal, kecuali dalam hal yang dimurkai Allah.
  • Nikmati dan syukuri pemberian suami, serta jangan bersikap boros. niscaya Allah akan menjadikannya berkah.
  • Hidupkan dalam rumah tanggamu jiwa saling menolong, dan keterikatan diantara anak-anakmu, mengajarkan makna saling peduli, dan berempati diantara mereka.
  • Saling memberikan hadiah diantara kalian, akan menyegarkan rasa cinta dan kasih sayang.
  • Teladani sejarah kehidupan istri-istri Rosulullah, dan ibu-ibu kaum mukminin.
  • Tetap bersukur dikala lapang maupun sempit.
  • Berdo’alah memohon kehidupan yang baik yang telah disediakan untuk orang-orang beriman dan beramal shalih.

Tujuan Pernikahan dalam Islam

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Rum: 21).

Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya. Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. (QS. Al-Insyiqaq : 6-9)

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan, mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan.(QS. Al-Muthaffifin : 22-24)

 

Cilangkap, 30 Juli 2014

GusnaNuri

Advertisements

One Response

  1. konten yang sangat bagus..terimakasih sudah berbagi
    salam sahabat…
    http://vilaistanabunga.web.id

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: