Program Menghafal Juz Amma


Pengenalan 

Juz’ Amma adalah juz terakhir dari tiga puluh juz al-Quran. Juz adalah sebuah cara pembagian al-Qur’an di mana keseluruhan Al Qur’an dibagi menjadi 30 Juz. Kata ‘Juz‘ itu sendiri dalam bahasa Arab mengandung arti ‘bagian’. Ciri utama surah-surahnya adalah singkat-singkat, dengan bahasa yang indah memesona, menyentuh hati atau menghardiknya disertai dengan argumentasi-argumentasi rasional yang mampu menyakinkan nalar yang belum dikeruhkan oleh kerancuan berpikir atau subjektivitas pandangan.

Pada umumnya ayat-ayatnya turun sebelum Nabi solallohu alaihi wasalam hijrah ke Madina. Uraian Juz ini banyak sekali berkaitan dengan keniscayaan hari kemudian, bahkan gambaran tentang apa yang terjadi saat kiamat, surga dan kenikmatannya. Serta neraka dan aneka siksanya.

Hal tersebut berulang-ulang diuraikan dari surah ke surah, bagaikan membangunkan orang yang tidur nyenyak tak sadarkan diri menghadapi bahaya yang mengancam. Wajar juga pengulangan itu karena salah satu akidah pokok ajaran islam adalah kepercayaan tentang hari kebangkitan serta ganjaran dan siksa yang menanti setiap orang. sebentuk kepercayaan yang ditolak oleh masyarakat Mekkah dengan dalih bahwa Allah tidak kuasa membangkitkan manusia telah menjadi tulang belulang dan tidak juga mengetahui rincian dari jasad yang telah menyatu dengan tanah, tengelam di air, atau dimakan sisa-sisanya oleh binatang. Nah, inti uraian surah-surah dalam Juz ini adalah yang berkaitan dengan akidah, baik menyangkut keesaan Allah maupun keniscayaan hari kiamat.

Program Menghafal Juz Amma

Saya mulai menghafal Juz Amma sejak Bulan Desember 2015 sampai Bulan Desember 2016. Saya menghafal satu hari : 1 sampai 3 ayat sebelum berangkat kerja. dan diulang-ulang selama diperjalanan ke tempat kerja maupun saat perjalanan pulang. untuk surat yang panjang saya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menghafal dan mengulang hafalan.

Motivasi Mengkhafal

  • Ingin mendapatkan keutamaan menghafal Al-Qur’an
  • Ingin mengajarkan anak menghafal Al-Qur’an
  • Ingin memanfaatkan waktu dan usia
  • Ingin menjaga hati dan panca indra

Membaca Al-Qur’an Disertai dengan Ilmu Tajwid

Penutup

Sesibuk apapun kegiatan dan pekerjaan kita, mulailah untuk belajar, membaca, menghafal, mengetahui maknanya, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan kita. Jangan sampai kehidupan yang singkat ini berlalu begitu saja. mulai mempersiapkan hari nanti, karena kita tidak tahu kapan waktu kita akan terhenti.

Bogor, 31-03-2017

Kang Agus

Advertisements

Ikhtiar itu Perbuatan, Rezeki itu Kejutan


rizki

Mungkin kau tak tahu dimana rezekimu, Tapi rezekimu tahu dimana dirimu.

Dari lautan biru, bumi dan gunung. Allah memerintahkan menujumu. Allah menjamin rezekimu sejak 4 bulan 10 hari dalam kandungan.

Amatlah keliru bila rezeki dimaknai dari hasil bekerja. karena bekerja adalah ibadah dan rezeki adalah urusan-Nya. Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang telah dijamin-Nya adalah sebuah kekeliruan.

Manusia membanting tulang demi angka simpanan gaji yang mungkin esok akan ditinggal mati. Mereka lupa bahwa hakekat rezeki bukanlah yang tertulis dalam angka. tapi apa yang telah dinikmatinya.

rezeki tak selalu pada pekerjaan kita, Allah menarunya sekehendak-Nya. Diulang bolak-balik 7 kali antara sofa dan marwa, tapi Zam-zam justru muncul dekat kaki bayinya.

Ikhtiar itu perbuatan, rezeki itu kejutan. Dan jangan lupa setiap hakekat rezeki akan ditanya darimana dan untuk apa. Karena rezeki adalah hak pakai. Halalnya dihisab dan haramnya diazab.

Maka jangan iri pada rezeki orang lain. Bila kau iri dengan rezeki orang lain, Kau juga harus iri dengan takdir matinya. Karena Allah telah membagi rezeki, jodoh, dan umur hamba-Nya tanpa bisa tertukar satu dengan yang lainnya.

Maka bertawakalah dan ridho dengan ketentuan-Nya. Sehingga apapun itu, engkau akan merasa cukup dan penuh kenikmatan.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar, dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (QS. Ath Thalaaq : 2-3)

%d bloggers like this: