Manajemen Project dengan SVNServer dan Tortoise


ri32-svnServer

Latar Belakang

Misalnya kita mempunyai sebuah project web, dan project itu dikerjakan oleh lebih dari 1 orang programmer. maka kita butuh suatu software atau aplikasi yang kita gunakan untuk manajemen source code, sehingga kita bisa mengetahui siapa yang terakhir mengedit file source code, jika ada terjadi kesalahan dalam source code kita dapat mengembalikan ke versi file sebelumnya. dan masih banyak lagi fitur-fitur yang bisa kita explore dan dapat membantu kita dalam proses development.

Menurut wikipedia sendiri definisi SVN atau Subversion adalah suatu perangkat lunak sumber terbuka pengontrol versi yang dapat mengatur proses pengembangan perangkat lunak yang dilakukan oleh suatu kelompok pemrogram yang terpisah menjadi runut dan teratur.

Yang Diperlukan

Untuk menerapkan konsep SVN dalam project, saya biasanya menggunakan VisualSVNServer sebagai aplikasi server tempat pengimpanan source code project dan TortoiseSVN sebagai aplikasi client untuk menghubungkan file di komputer local dengan file yang ada di komputer server.

Dalam project saya biasanya menggunakan istilah lingkungan sandbox dan production. sandbox adalah komputer yang digunakan untuk proses development sedangkan production adalah komputer atau server tempat aplikasi atau sistem kita berada dan digunakan oleh end user. Dibawah ini akan saya jelaskan cara penggunaan 2 aplikasi SVN. kita asumsikan bahwa project kita berbasis website yang disimpan di htdocs, sistem operasi windows, dan menggunakan jaringan LAN.

Cara Instalasi VisualSVNServer

  1. Download VisualSVNServer
  2. Setelah diinstall maka jalankan aplikasinya
  3. Buat user SVN misalnya ri32-dev
  4. Setelah user dibuat, maka buat repositori misalnya ri32-project
  5. Klik kanan repositories->create new repositories->reguler FSFS repository
  6. Beri nama repository->single project repository->all subversion user have read/write access
  7. Klik tombol Create->Finish

 Cara Instalasi TortoiseSVN

  1. Download TortoiseSVN
  2. Setelah di install, maka fungsi-fungsinya akan muncul saat kita melakukan klik kanan disuatu file project
  3. Kemudian kita ke SVNServer->klik kanan nama repository->Copy URL to Clipboard
  4. Buat folder di htdocs misalnya ri32-project
  5. Kemudian klik kanan di folder tersebut->SVN Checkout
  6. Kemudian paste URL tadi dengan menambahkan /trunk misalnya http://client-41:8080/svn/ri32-project/trunk
  7. Setelah itu klik OK
  8. Jika ada kotak login, maka masukan username dan password user SVN yang telah dibuat sebelumnya
  9. Jika berhasil, maka difolder tersebut akan ada tanda ceklis hijau

Cara Menggunakan SVN

  1. Misalnya jika membuat sebuah file index.php di folder ri32-project
  2. Kemudian kita klik kanan folder project->SVN Commit->Check All->OK
  3. Maka file sourcecode kita akan disimpan di aplikasi SVNServer
  4. Jika kita melakukan perubahan ke file index.php maka akan ada tanda seru warna merah pada folder project
  5. Jika perubahan itu sudah fix, maka kita bisa meng commit kembali di folder project atau langsung commit di file index.php tersebut
  6. Jika perubahan itu dilakukan oleh orang lain dan kita ingin mengupdate sourcecode kita, maka klik kanan folder project->SVN Update
  7. Jika ingin mengembalikan project ke versi sebelumnya maka klik kanan folder->TortoiseSVN->Revert
  8. Jika ingin mengembalikan project atau file project ke versi tertentu maka klik kanan->TortoiseSVN->Update to revision

 

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 28-09-2017

KangAgus

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: