Kenapa Sholatku Belum Khusyu


Sholat Khusyu - ri32

Duhai kawan, kenapa sholatku belum khusyu
Padahal aku tidak tau kapan umurku selesai
Padahal aku tidak tau sholat yang mana yang Allah terima

Duhai kawan, kenapa sholatku belum khusyu
Padahal aku tau sholat itu tiang agamaku
Padahal aku tau sholat itu penentu amalku

Duhai kawan, Aku ingat Rosulullah bersabda
Jika kita telah tiada, kita akan ditemani amal kita
Jika amal kita baik, maka kita ditemani makhluk yang baik
Jika amal kita buruk, maka kita ditemani makhluk yang buruk

Duhai kawan, kenapa sholatku masih sibuk memikirkan dunia
Padahal aku sedang menghadap Tuhan dengan membawa berjuta dosa
Duhai kawan, kenapa sholatku masih sibuk memikirkan dunia
Padahal aku sedang mengukir amalku untuk menjadi temanku dikubur nanti

Maha Suci Engkau Ya Allah, Aku memuji-Mu dalam ruku dan sujudku
Maha Suci Engkau Ya Allah, Aku berdoa saat duduk dan tasyahud
Jangan biarkan hamba terus menerus lalai dalam sholat
Jangan biarkan urusan dunia menyibukanku dalam urusan akhiratku

 

Bogor, 31-03-2018

KangAgus

 

Advertisements

Nikmatnya Menjaga Pandangan


Menundukan-pandangan-ri32

Memandang adalah sebuah kenikmatan bagi semua orang yang Allah anugerahkan mata dan penglihatan. Tinggal apakah pandangan itu akan bernilai ibadah atau tidak. atau malah berdosa.

Saat melihat pemandangan alam yang indah, atau melihat suatu keadaan yang baik. akan bernilai ibadah jika kita memuji Allah yang menciptakan itu semua. maka ucapkanlah masya Allah

Namun tidak semuanya layak kita pandang. Menjaga pandangan dari lawan jenis yang tidak halal kita pandang adalah bernilai ibadah. karena memandangnya dapat menimbulkan syahwat.

Dengan menjaga pandangan maka hati kita menjadi bersih, tidak membayangkan, tidak berangan-angan, dan tidak membandingkan dengan pasangan hidup kita.

Motivasi Menjaga Pandangan

”Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur : 30)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS An-Nur : 31)

“Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.” (HR. Ahmad no. 8356)

”Aku tidaklah meninggalkan cobaan yang lebih membahayakan bagi laki-laki selain dari (cobaan berupa) wanita” (HR. Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 9798)

”Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah iblis. Barangsiapa yang meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan memberi balasan iman kepadanya yang terasa manis baginya” (HR. Al-Hakim no. 7875)

”Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena menikah itu lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400)

”Jaminlah aku dengan enam perkara, dan aku akan menjamin kalian dengan surga: jujurlah (jangan berdusta) jika kalian berbicara; tepatilah jika kalian berjanji; tunaikanlah jika kalian dipercaya (jangan berkhianat); peliharalah kemaluan kalian; tahanlah pandangan kalian; dan tahanlah kedua tangan kalian.” (HR. Ahmad no. 22757)

Bagaimana Cara Menjaga Pandangan

  • Ingat Kepada Allah yang memerintahkan untuk menjaga pandangan baik laki-laki maupun perempuan. dalilnya terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits. tidaklah yang Allah perintahkan melainkan jika kita melakukannya pasti ada manfaatnya. dan tidaklah yang Allah larang jika kita melakukannya pasti ada kerugiannya.
  • Menghindari tempat yang banyak mengandung maksiat
  • Mengalihkan pandangan yang tidak disengaja
  • Menikahlah atau berpuasa
  • Berzikir dan berdoa kepada Allah agar kita senantiasa mampu untuk menjaga pandangan, hati, dan pikiran

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor. 31-03-2018

KangAgus

%d bloggers like this: