Buku Ensiklopedi Hari Kiamat


Alhamdulillah saya baru selesai membaca buku Ensiklopedia Hari Kiamat. Buku ini tebalnya sekitar 400 halaman. dan saya baca setiap selesai sholat subuh dan sholat magrib.

Banyak ilmu yang saya dapat dan meyakinkan saya bahwa Al-Qur’an dan Hadits adalah sumber ilmu pengetahuan. yang mengajari manusia apa yang telah berlalu, sedang terjadi, dan kelak akan terjadi. informasi yang bersumber dari Tuhan yang menciptakan alam semesta, Yang Maha Luas PengetahuanNya.

Buku ini hanya salah satu referensi, tujuan membaca buku ini menyadarkan kita bahwa setiap ada awal pasti ada akhir. begitu juga dengan dunia yang kita diami ini. tidak akan selamanya kita tinggal di dunia atau bumi yang fana. semua akan diakhiri oleh kematian atau datangnya hari kiamat.

Perjalanan hidup kita masih panjang, kematian dan hari kiamat hanyalah sebuah pintu gerbang menuju fase kehidupan yang lain. dalam menghadapi perjalan yang panjang ini kita perlu mempersiapkan perbekalan yang banyak. dan sebaik-baiknya bekal adalah Takwa. Dimana kita sebagai seorang hamba tunduk patuh terhadap apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Tuhan Pencipta alam semesta.

Dalam buku ini tanda-tanda kiamat dibagi menjadi 2 yaitu tanda-tanda kecil kiamat, dan tanda-tanda besar kiamat. ada sekita 57 tanda-tanda kecil kiamat, dan 9 tanda-tanda besar kiamat seperti :

  1. Al-Mahdi
  2. Ad-Dajjal
  3. Turunnya Nabi Isa Alaihi Salam
  4. Ya’juj dan Ma’juj
  5.  Tiga Penenggelaman Kedalam Bumi
  6. Asap
  7. Terbitnya Matahari dari Barat
  8. Keluarnya Binatang Dari Perut Bumi
  9. Api yang Mengumpulkan Manusia

Semua tanda-tanda kiamat diatas bersumber dari Hadits yang shahih dan Al-Qur’an yang tidak ada keraguan didalamnya.

Penutup 

  • Iman kepada tanda-tanda Kiamat termasuk iman kepada perkara ghaib, dimana keimana seorang muslim tidak sempurna kecuali dengan mengimaninya (rukun iman terhadap hari Akhir).
  • Pengetahuan tentang Kiamat adalah sesuatu yang hanya diketahui oleh Allah, tidak diketahui oleh Malaikat, tidak juga oleh seorang Nabi yang diutus.
  • Tidak ada satu hadits shahih pun yang membatasi umur dunia.
  • Sesuatu yang masuk ke dalam tanda Kiamat tidak berarti hal yang dilarang, akan tetapi tanda Kiamat dapat berupa hal yang diharamkan, diwajibkan, dan dimubahkan, bisa juga sesuatu yang baik atau jelek.
  • Jika tanda besar Kiamat yang pertama telah nampak, maka berbagai tanda lain akan datang berurutan bagaikan mutiara yang tersusun pada seutas tali, yang satu mengikuti yang lainnya.
  • Sesungguhnya tanda-tanda kiamat yang telah muncul merupakan sebagian dari mukjizat Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wa Sallam, dan tanda dari beberapa tanda kenabiannya, dimana beliau mengabarkan perkara-perkara yang akan terjadi, ternyata benar-benar terjadi sebagaimana yang telah dikabarkan.
  • Pintu taubat senantiasa terbuka selama matahari belum terbit dari barat. Jika matahari telah terbit dari barat, maka pintu taubat tersebut akan ditutup sampai hari Kiamat terjadi.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 05-11-2017

Kang Agus

Advertisements

Konsep Rezeki dalam Islam


Ri32-Rezeki-Allah

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar

Rezeki akan mendatangi
bahkan akan mengejar
hanya kepada orang yang pantas didatangi…

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas didatangi, atau bahkan dikejar rezeki
Inilah hakikat ikhtiar

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri
Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla

Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima seluruhnya.

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, dan keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya.

Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam

Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta
Rezeki adalah seluruh rahmat Allah SWT

Dunia Itu Bagaikan Setetes Madu


jangan-menenggelamkan-diri-pada-dunia-seperti-kisah-setetes-madu-dan-seekor-semut

Teringat sebuah pepatah bangsa arab :

Tidaklah kenikmatan dunia berarti apa-apa, melainkan bagai setetes besar madu. Maka siapa yang hanya mencicipinya sedikit, ia akan selamat. Namun siapa yang menceburkan diri kedalamnya, ia akan binasa.

Selayaknya kita yang masih diberikan kesempatan hidup dunia ini mengerti dan memahami hakikat kehidupan dunia.

Hakikat Kehidupan Dunia :

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadid : 20)

“Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas”. (QS. Al-Baqarah : 212)

“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS. Asy-Syuuraa : 20)

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan” (QS. Hud : 15-16)

“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya)” (QS. An-Naazi’aat 37-41)

“Demi Allah bukanlah kefakiran yang paling aku takutkan padamu tetapi aku takut dibukanya dunia untukmu sebagaimana telah dibuka bagi orang-orang sebelum kamu dan kalian akan berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba, dan akan menghancurkanmu sebagaimana telah menghancurkan mereka” (HR Bukhari dan Muslim)

“Demi Allah, dunia itu lebih hina di sisi Allah daripada bangkai itu di pandangan kalian.” (HR. Muslim)

“Tidaklah dunia dibandingkan akhirat melainkan ibarat seseorang di antara kalian yang memasukkan jari-jemarinya ke dalam lautan samudera, maka lihatlah apa yang diperoleh darinya.” (HR Muslim)

Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal”. (Al A’laa 87 : 16-17) 

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al-Ankabut : 64)

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan”. (QS. Al-Kahfi : 46)

“Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya”  (HR. At-Tirmidzi)

Untuk Apa kita Hidup di Dunia :

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumuah : 10)

“Maka carilah rizki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.” (QS. Al-Ankabut : 17)

“Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari makhluk dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan pada-Ku. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” (QS. Adz Dzariyat: 57-58)

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al Mu’minun: 115)

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?” (QS. Al Qiyamah: 36)

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah. Hendaknya setiap orang memperhatikan perbuatan yang kita lakukan untuk hari esok dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr 59 : 18)

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Mulk : 2)

“(Luqman berkata): Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Luqman: 16)

“Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (QS. Al Anbiya’: 47)

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Az Zalzalah: 7-8)

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

 

Bogor, 16-09-2017

Kang Agus

Terjemahan Surat Al-Haqqah Ayat 13-37


ingat hari kiamat

  1. Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
  2. dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
  3. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,
  4. dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
  5. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
  6. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).
  7. Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: “Ambillah, bacalah kitabku (ini)”.
  8. Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.
  9. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,
  10. dalam surga yang tinggi,
  11. buah-buahannya dekat,
  12. (kepada mereka dikatakan): “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu”.
  13. Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
  14. Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.
  15. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
  16. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.
  17. Telah hilang kekuasaanku daripadaku”.
  18. (Allah berfirman): “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.
  19. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
  20. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
  21. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.
  22. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.
  23. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.
  24. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
  25. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

Perjalanan Ibadah Umroh


Tour-Travel-Umroh-Haji

Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga.(HR Bukhari dan Muslim)

Umroh adalah mengunjungi Ka’bah (baitullah) untuk melaksanakan serangkaian kegiatan ibadah dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan Hadits.

Hukum melaksanakan umroh sendiri adalah sunnah bagi setiap muslim yang mampu melaksanakannya, baik mampu secara materi maupun non materi. umroh sendiri dapat dilakukan kapan saja kecuali pada hari Arafah yaitu tanggal 10 Zulhijjah dan hari tasrik yaitu pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah.

Pengalaman Umroh Pertama

Alhamdulillah saya pernah melaksanakan ibadah umroh bersama orangtua. banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan selama umroh.

Kita bertafakur, Allah yang Maha Kuasa telah menciptakan manusia dengan berbagai macam bangsa dan bahasa. dan kita bersyukur Allah yang Maha Penyayang menjadikan suatu tempat yang aman, dan tempat terkabulnya doa, serta pahala yang berlipat jika kita sholat, dan beribadah di Masjidil Haram, dan Masjid Nabawi.

Pada saat umroh, rombongan kami berada di kota Madinah selama 3 hari. Alhamdulillah hotel tempat kami menginap tidak jauh dari masjid nabawi sekitar 5 menit berjalan kaki. di madinah kita bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan umroh ke kota Mekah dengan mengambil miqot di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali. disana kami mengenakan pakaian imroh dan berniat untuk umroh.

Kami tiba di kota Mekah sekitar jam 11 malam. Setelah istirahat sejenak di Hotel, kami melanjutkan dengan melaksanakan ibadah umroh. dimulai dari tawaf, sa’i, dan ditutup dengan tahalul. Setelah ibadah umroh selesai, kami melanjutkan dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di kota Mekah.

 

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua. semoga kita diberikan jalan serta kemudahan agar dapat melaksanakan perjalanan umroh bersama istri, anak, orangtua, serta saudara-saudara kita…aamiin

Bogor, 03 Juni 2017

KangAgus

Program Menghafal Juz Amma


Pengenalan 

Juz’ Amma adalah juz terakhir dari tiga puluh juz al-Quran. Juz adalah sebuah cara pembagian al-Qur’an di mana keseluruhan Al Qur’an dibagi menjadi 30 Juz. Kata ‘Juz‘ itu sendiri dalam bahasa Arab mengandung arti ‘bagian’. Ciri utama surah-surahnya adalah singkat-singkat, dengan bahasa yang indah memesona, menyentuh hati atau menghardiknya disertai dengan argumentasi-argumentasi rasional yang mampu menyakinkan nalar yang belum dikeruhkan oleh kerancuan berpikir atau subjektivitas pandangan.

Pada umumnya ayat-ayatnya turun sebelum Nabi solallohu alaihi wasalam hijrah ke Madina. Uraian Juz ini banyak sekali berkaitan dengan keniscayaan hari kemudian, bahkan gambaran tentang apa yang terjadi saat kiamat, surga dan kenikmatannya. Serta neraka dan aneka siksanya.

Hal tersebut berulang-ulang diuraikan dari surah ke surah, bagaikan membangunkan orang yang tidur nyenyak tak sadarkan diri menghadapi bahaya yang mengancam. Wajar juga pengulangan itu karena salah satu akidah pokok ajaran islam adalah kepercayaan tentang hari kebangkitan serta ganjaran dan siksa yang menanti setiap orang. sebentuk kepercayaan yang ditolak oleh masyarakat Mekkah dengan dalih bahwa Allah tidak kuasa membangkitkan manusia telah menjadi tulang belulang dan tidak juga mengetahui rincian dari jasad yang telah menyatu dengan tanah, tengelam di air, atau dimakan sisa-sisanya oleh binatang. Nah, inti uraian surah-surah dalam Juz ini adalah yang berkaitan dengan akidah, baik menyangkut keesaan Allah maupun keniscayaan hari kiamat.

Program Menghafal Juz Amma

Saya mulai menghafal Juz Amma sejak Bulan Desember 2015 sampai Bulan Desember 2016. Saya menghafal satu hari : 1 sampai 3 ayat sebelum berangkat kerja. dan diulang-ulang selama diperjalanan ke tempat kerja maupun saat perjalanan pulang. untuk surat yang panjang saya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menghafal dan mengulang hafalan.

Motivasi Mengkhafal

  • Ingin mendapatkan keutamaan menghafal Al-Qur’an
  • Ingin mengajarkan anak menghafal Al-Qur’an
  • Ingin memanfaatkan waktu dan usia
  • Ingin menjaga hati dan panca indra

Membaca Al-Qur’an Disertai dengan Ilmu Tajwid

Penutup

Sesibuk apapun kegiatan dan pekerjaan kita, mulailah untuk belajar, membaca, menghafal, mengetahui maknanya, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan kita. Jangan sampai kehidupan yang singkat ini berlalu begitu saja. mulai mempersiapkan hari nanti, karena kita tidak tahu kapan waktu kita akan terhenti.

Bogor, 31-03-2017

Kang Agus

Do’a Untuk Saudara Kami


doa

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala alihi Muhammad

Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin laki-laki dan perempuan, mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha dekat dan Maha pengabulkan doa-doa.

Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami karena kelupaan dan kesalahan kami. Rabb kami, janganlah Engkau beri kami beban sebagaimana beban yang Engkau beri kepada para pendahulu kami. Rabb kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa-apa yang tidak kami sanggupi. Maafkanlah kami, ampunilah kami, sayangilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.

Ya Allah turunkanlah hukuman-Mu pada orang yang telah menzhalimi kaum muslimin dan para penolongnya yang telah melakukan kezhaliman dengan membunuh saudara-saudara kami kaum muslimin.

Ya Allah hukumlah mereka, sesungguhnya mereka tak mampu melemahkan-Mu. Ya Allah cerai beraikan mereka, porak porandakan kesatuan mereka, dan turunkanlah balasan-Mu atas mereka.

Ya Allah turunkanlah atas mereka dan semua pihak yang membantu mereka balasan-Mu yang tidak dapat ditolak oleh kaum yang berbuat kezhaliman.

Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami kaum muslimin yang lemah di Suriah. Ya Allah sayangi dan kasihilah mereka dan keluarkanlah mereka dari pengepungan dan keadaan sempit yang mereka alami saat ini.

Ya Allah terimalah syuhada mereka dan sembuhkanlah yang sakit dan terluka dari kalangan mereka. Ya Allah karuniakanlah kebaikan pada mereka dan janganlah Engkau timpakan keburukan pada mereka karena tiada daya dan kekuatan bagi mereka kecuali dengan pertolongan-Mu.

Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Suriah. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Palestina. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di seluruh permukaan bumi.”

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala alihi Muhammad

Donasi :

Jendela Dunia :

 

“Sesungguhnya mukmin itu bersaudara” (QS. Al-Hujuraat : 10)

“Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhori dan Muslim)

“Orang mukmin dengan orang mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain.” (HR. Muslim)

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” (HR. Muslim)

%d bloggers like this: