Ikhtiar itu Perbuatan, Rezeki itu Kejutan


rizki

Mungkin kau tak tahu dimana rezekimu, Tapi rezekimu tahu dimana dirimu.

Dari lautan biru, bumi dan gunung. Allah memerintahkan menujumu. Allah menjamin rezekimu sejak 4 bulan 10 hari dalam kandungan.

Amatlah keliru bila rezeki dimaknai dari hasil bekerja. karena bekerja adalah ibadah dan rezeki adalah urusan-Nya. Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang telah dijamin-Nya adalah sebuah kekeliruan.

Manusia membanting tulang demi angka simpanan gaji yang mungkin esok akan ditinggal mati. Mereka lupa bahwa hakekat rezeki bukanlah yang tertulis dalam angka. tapi apa yang telah dinikmatinya.

rezeki tak selalu pada pekerjaan kita, Allah menarunya sekehendak-Nya. Diulang bolak-balik 7 kali antara sofa dan marwa, tapi Zam-zam justru muncul dekat kaki bayinya.

Ikhtiar itu perbuatan, rezeki itu kejutan. Dan jangan lupa setiap hakekat rezeki akan ditanya darimana dan untuk apa. Karena rezeki adalah hak pakai. Halalnya dihisab dan haramnya diazab.

Maka jangan iri pada rezeki orang lain. Bila kau iri dengan rezeki orang lain, Kau juga harus iri dengan takdir matinya. Karena Allah telah membagi rezeki, jodoh, dan umur hamba-Nya tanpa bisa tertukar satu dengan yang lainnya.

Maka bertawakalah dan ridho dengan ketentuan-Nya. Sehingga apapun itu, engkau akan merasa cukup dan penuh kenikmatan.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar, dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (QS. Ath Thalaaq : 2-3)

Advertisements

Rumahku Syurgaku


ri32-sweet-home

Ya Allah…

Berikanlah kepada kami tempat tinggal yang baik

Dilingkungan yang baik

Beserta tetangga-tetangga yang baik

Dengan cara dan waktu yang baik

Serta dekatkanlah rumah kami dengan rumah-Mu (mesjid)

Ciawi-Bogor, 14 Juli 2016

Belajar Dari CCTV


CCTV-ri32

Latar Belakang

Zaman sekarang siapa yang tidak mengenal CCTV. Suatu perangkat yang biasa dipasang di rumah, gedung, jalan, atau instalasi yang vital dan berharga lainnya.

Pengenalan CCTV

  • CCTV adalah surveillance camera system atau kamera pengawas, yang terdiri dari kamera dan system DVR (Digital Video Recording)
  • CCTV adalah perangkat yang digunakan untuk mengawasi dan merekam segala bentuk aktifitas dalam suatu lokasi
  • CCTV dapat digunakan sebagai security alarm / alarm pengaman disebuah lokasi
  • CCTV menghadirkan terobosan teknologi terbaru yaitu CCTV ONLINE

Tafakur

Dengan adanya teknologi CCTV saja. Setiap ucapan, dan perbuatan kita selalu terawasi, dan terekam. bagaimana dengan teknologi yang Allah miliki beserta para Malaikat-Nya. Dengan sifat Allah yang Maha Melihat, dan Maha Mengawasi setiap makhluk ciptaan-Nya pasti lebih canggih dan tidak ada satupun yang luput dari pandangan-Nya.

Dalil

  • Dia selalu bersama kalian di mana pun kalian berada. (QS .Al-Hadid: 4)
  • Dan adalah Allah Maha mengawasi segala sesuatu.( QS. Al-Azab: 52)
  • Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. An-Nisa: 58)

Referensi :

https://muslim.or.id/3994-ar-raqiib-yang-maha-mengawasi.html

Sekian sharing artikel dari saya. semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

GusnaNuri

Ciawi, 27–03-2016

Zuhud tidak harus miskin


Zuhud adalah amal hati, sehingga yang bisa menilai hanya Allah. Karena itu, kita tidak bisa menilai status seseorang itu zuhud ataukah tidak zuhud, hanya semata dengan melihat penampilan luar. Kekayaan dan harta yang dimiliki, bukan standar zuhud. Orang bisa menjadi zuhud, sekalipun Allah memberikan banyak kekayaan kepadanya.

Kita tidak memungkiri bahwa para Nabi yang Allah beri kerajaan, seperti Nabi Yusuf, Daud, atau Sulaiman, mereka adalah manusia-manusia yang sangat zuhud. Allah berfirman tentang sifat Nabi Daud, Ingatlah hamba-Ku Daud, pemilik kekuatan (dalam melakukan ketaatan). Sesungguhnya beliau awwab (orang yang suka kembali kepada Allah). (QS. Shad: 17)

Allah juga berfirman tentang Nabi Sulaiman, Kami anugerahkan anak kepada Daud yang namanya Sulaiman. Sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia awwab (orang suka kembali kepada Allah). (QS. Shad: 30)

Kemudian, Allah berfirman tentang Nabi Ayub, “Kami dapati Ayub adalah orang yang sabar. Sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia orang yang awwab (suka kembali kepada Allah).” (QS. Shad: 44).

Kita bisa perhatikan, ketiga nabi mulia dengan ujian yang berbeda, Allah gelari mereka semua dengan kata ‘Awwab’. Daud dan Sulaiman ‘alaihimas salam diuji dengan kekayaan, sementara Ayyub diuji dengan kemiskinan.

Cara Agar bisa Zuhud

Hasan al-Bashri – pernah ditanya, “Apa rahasia zuhud anda terhadap dunia?”

Beliau menjawab,

  • Aku yakin bahwa rizekiku tidak akan diambil orang lain, sehingga hatiku tenang dalam mencarinya.
  • Aku yakin bahwa amalku tidak akan diwakilkan kepada orang lain, sehingga aku sendiri yang sibuk menjalankannya.
  • Aku yakin bahwa Allah selalu mengawasi diriku, hingga aku malu jika dalam pengawasannya aku melakukan maksiat.
  • Aku yakin bahwa kematian menantiku. Sehingga aku siapkan bekal untuk bertemu Allah…

Bisa disimpulkan bahwa zuhud itu bukanlah kemiskinan, bukan pula bermakna meninggalkan harta. Zuhud yang hakiki terdapat dalam hati dengan tergantungnya hati dengan akherat, serta menjaga jarak dengan dunia.

Seseorang yang zuhud menyikapi dunia dengan status hanya sekedar di tangan, bukan di hatinya. Sehingga semua aktivitasnya dia niatkan agar memberikan manfaat di akherat.

Ketika dia sibuk berbisnis maka bisnis tersebut dia manfaatkan untuk mendukung kebaikan dan hal hal yang memberikan manfaat di akherat.

Sekian dari saya, Semoga Allah membimbing kita untuk mengambil bagian dari sifat zuhud itu.

Referensi :

Bahaya Iklan Rokok


Sesungguhnya Allah tidaklah berbuat zalim kepada manusia barang sedikitpun, akan tetapi manusia itu sendirilah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri (Q.S. Yunus : 44)

Latar Belakang

Saya sadar bahwa tulisan saya ini hanyalah pemikiran sederhana saya. Tulisan sebagai rasa prihatin dan kasih sayang saya kepada saudara, teman-teman, dan generasi sekarang.

Rokok, siapa yang tidak tahu benda yang satu ini. setiap orang sadar dan tahu bahaya merokok bagi kesehatan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. tapi pertanyaan saya, kenapa semakin banyak orang yang mau sukarela merokok? rela mengorbankan kesehatan, dan uangnya hanya untuk benda yang bernama rokok.

Memprihatinkan

Sungguh rokok seperti sudah membudaya di negeri yang saya cintai ini. Tiga golongan (anak kecil, pelajar, wanita) sudah banyak yang menjadi perokok. Lalu siapa yang harus disalahkan atas semua ini? Saya berpikir, salah satu penyebabnya adalah iklan rokok!

Coba perhatikan, banyak sekali iklan rokok yang tema nya sudah menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat dan aspek jiwa kemanusiaan. seperti pertemanan, keberanian, gagah, kebersamaan,  ide, inspirasi, karya, kritik sosial budaya, keluarga, solidaritas, kerja sama, dunia kerja. yang seakan-akan semua itu tercapai dengan rokok. Coba perhatikan lagi :

  • Ada seorang bapak yang merokok disamping istri dan anaknya
  • Ada seorang anak muda yang setelah olah raga kemudian merokok
  • Ada seorang yang setelah berbuka puasa kemudian merokok
  • Ada seorang yang merokok diruang ber AC
  • Dan masih banyak lagi pemandangan yang seharusnya tidak dilakukan bagi orang-orang yang berfikir.

Setelah masyarakat disajikan dengan iklan rokok yang ‘keren’, nikotin yang sudah ada dialiran darah mulai bekerja.

Ada apa dengan Nikotin

Nikotin(C10H14N2) merupakan senyawa organic alkaloid, yang umumnya terdiri dari Karbon, Hydrogen, Nitrogen dan terkadang juga Oksigen. Senyawa kimia alkaloid ini memiliki efek kuat dan bersifat stimulant terhadap tubuh manusia. Contoh lain dari senyawa alkaloid ini misalnya, Kafein. Bagi pencinta kopi, tentu bisa merasakan effek stimulant dari kafein ini ketika meminum secangkir kopi di pagi hari.

Konsentrasi Nikotin biasanya sekitar 5% dari per 100 gram berat tembakau. Sebatang rokok biasanya mengandung 8-20 mg Nikotin, walaupun tentu saja, sangat bergantung pada merk rokok tersebut. Jika anda perokok, ketahuilah, tubuh kita menyerap 1mg Nikotin untuk satu batang rokok yang dihisap.

Layaknya zat additive lainnya, ada beberapa cara bagi Nikotin untuk terserap dalam tubuh manusia, yaitu melalui:

  • Kulit
  • Paru-paru
  • Mucous membranes (bagian dalam mulut, atau lapisan dalam hidung kita)

Setelah terserap melalui salah satu cara diatas, Nikotin akan masuk ke dalam system peredaran darah menuju ke otak dan diedarkan ke seluruh system tubuh. Merokok, atau proses inhalasi, adalah cara yang paling umum dan tercepat bagi Nikotin untuk terserap dalam darah. Paru-paru kita mengandung banyak alveolus. Alveolus adalah semacam kantung kecil, tempat terjadinya pertukaran antara udara kotor dan bersih yang kita hisap.

Setelah berada dalam system peredaran darah, Nikotin dengan cepat akan sampai ke otak, dan bereaksi dengan sel-sel otak sehingga terciptalah perasaan nyaman tersebut. Dibutuhkan 5-15 detik setelah setelah hisapan pertama bagi Nikotin untuk bereaksi dalam tubuh (otak) kita. Dalam satu kali merokok, kira-kira 0,031 mg Nikotin yang akan tertinggal dalam tubuh manusia.

Para peneliti sepakat bahwa Nikotin adalah salah satu zat addiktif yang berbahaya. Zat ini memenuhi dua efek sekaligus:

  1. Psikologis – Seseorang perokok, karena ketagihan, tetap akan merokok dan merokok, walaupun sangat tahu akan bahaya merokok bagi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
  2. Fisiologis – Para ahli syaraf menyatakan, karena merokok men-stimulus system syaraf sehingga si perokok merasa nyaman dan relax, maka si perokok akan mengulanginya lagi dan lagi demi mendapatkan perasaan nyaman tersebut

Efek Nikotin berbanding lurus dengan dosis yang digunakan. Setelah beberapa lama merokok, seseorang akan melewati batas toleran, artinya, jika sebelumnya butuh 1 batang rokok perhari untuk merasa nyaman, maka, setelah merokok selama satu bulan, ia akan membutuhkan 2 batang rokok per hari untuk merasakan kembali perasaan nyaman tersebut dan bertambah di bulan berikutnya.

Pemikiran Saya

Ternyata Nikotin inilah yang membuat para perokok merasa nyaman dengan apa yang dilakukannya. tidak merasa khawatir dengan akibat buruk yang ditimbulkannya, tidak khawatir walaupun harga rokok dinaikan, tidak khawatir dengan orang-orang yang disayanginya.

Walaupun sudah paham, dan mungkin sudah hafal dengan bunyi peringatan merokok yang sekarang kalimatnya lebih disederhanakan lagi “merokok membunuhmu”. ditambah dengan gambar yang “menyeramkan” dibungkus rokoknya. pertanyaan saya, apakah semua itu efektif? saat zat yang bernama nikotin sudah ada di otak dan pembuluh darah orang yang merokok. semuanya rela dikorbandan atas nama kenyamanan dan kepuasan sesaat.

Apa yang harus dilakukan

Bersyukur, itulah yang harus selalu ada dalam diri kita. Pertemanan, keberanian, gagah, kebersamaan,  ide, inspirasi, karya, kerja sama, solidaritas dunia kerja. insya Allah semua itu dapat kita raih tanpa harus merokok.

  • Bersyukur masih diberikan kesehatan
  • Bersyukur masih diberikan udara segar
  • Bersyukur masih dapat bernafas dengan lega
  • Bersyukur masih dapat bertemu orang-orang yang kita sayangi
  • Bersyukur masih dapat bekerja dengan baik
  • Bersyukur masih dapat mengendalikan diri
  • Bersyukur masih dapat menjadi diri sendiri
  • Bersyukur atas banyaknya nikmat yang tidak dapat kita dihitung

Bagaimana dengan iklan rokok

Harus ada tindakan nyata jika pemerintah benar-benar mau ‘melindungi’ rakyatnya dari bahaya asap rokok. tidak hanya selogan dan peringatan bahaya merokok. karena masyarakat sudah tahu akan hal itu. Namun iklan, produksi, dan distribusi rokok yang harus dikurangi secara konsisten.

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka, dan Allah sangat benci kepada orang-orang yang zalim. (Q.S. Ali ‘Imraan: 57)

Referensi

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua. Semoga Allah menjadikan anak-anak kita Pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa…aamiin

Cilangkap, 06-09-2014

GusnaNuri

Kisah Inspiratif – Jangan Mengeluh


Alkisah, ada seorang bangsawan kaya raya yang tinggal di sebuah daerah padang rumput yang luas. Suatu hari, karena ternak yang dimilikinya semakin banyak, sang bangsawan memilih 2 orang anak muda dari keluarga miskin untuk dipekerjakan. Yang berbadan tinggi dan tegap dipekerjakan sebagai pengurus kuda. Sedangkan yang berbadan kurus dan lebih kecil dipekerjakan sebagai pengurus ternak kambingnya.

Setelah beberapa saat, si badan tegap dengan arogan berkata kepada si badan kecil: “Hai sobat. Aku lebih besar badannya dari badanmu. Aku juga lebih tua darimu. Mulai besok, kita bertukar tempat. Aku memilih untuk mengurus kambing. Dan kamu menggantikan aku mengurus kuda. Awas kalau tidak mau!,jangan laporkan masalah ini ke tuan kita!”

Sore hari, dengan muka murung dan langkah gontai dia pulang ke rumah. Sesampai di rumah, melihat muka murung dan kegalauan anaknya, si ibu bertanya: “Nak, ada apa? Ada masalah apa? Coba ceritakan ke ibu”.

Dengan kasih sayang dan kelembutan, mereka berbincang saat makan malam.

Si anak pun menceritakan peristiwa yang tadi terjadi: “Sungguh tidak adil kan, Bu. Dia mengancam dan memaksa aku untuk mengurus kuda-kuda liar. Dia yang berbadan besar memilih mengurus kambing. Sedangkan badanku kecil begini, bagaimana aku bisa mengejar-ngejar kuda yang begitu besar. Aduuuh Bu…sungguh jelek nasibku.”

Si ibu dengan senyum bijak berkata, “Nak. Semua masalah pasti ada hikmahnya. Syukuri, hadapi, dan terima dengan besar hati. Tidak usah memusuhi dan membenci temanmu itu. Ibu percaya, semua kesulitan yang akan kamu hadapi, jika kamu mampu belajar dan bekerja keras, pasti akan membuatmu menjadi kuat dan bermanfaat untuk masa depanmu.”

Sejak saat itu, si anak itu dengan susah payah setiap hari bergelut dengan pekerjaan mengurus kuda-kuda yang bertubuh tegap, besar, dan masih liar. Dia harus jatuh bangun mengejar mereka, kadang terkena tendangan, bahkan pernah terinjak hingga terluka parah. Dari hari ke hari keahlian dan kemampuannya menguasai kuda-kuda pun semakin membaik. Tidak terasa, tubuhnya pun berkembang menjadi tinggi, tegap.

Hingga suatu hari, terjadi pecah perang. Kerajaan membutuhkan prajurit pasukan berkuda. Dan si pemuda pun terpilih sebagai pemimpin pasukan berkuda karena kepiawaiannya mengendalikan kuda-kuda.

Di kemudian hari, si pemuda berhasil memimpin dan memenangkan perang yang dipercayakan kepadanya dan dikenal banyak orang karena kebesaran namanya. Dia adalah pemimpin bangsa mongol yang tersohor, bernama: Genghis Khan.

Sahabat yang berbahagia,

Dalam putaran kehidupan sering kali kita dihadapkan pada keadaan yang sepertinya membuat kita dirugikan, menderita, dan kita pun tidak berdaya kecuali harus menerimanya. Kalau kita larut dalam kekecewaan, marah, emosi, pasti kita sendiri yang akan bertambah menderita.

Lebih baik kita anggap ketidaknyamanan sebagai latihan mental dan kesabaran. Mari berjiwa besar dengan tetap melakukan aktivitas yang positif, sehingga sampai suatu nanti pasti perubahan lebih baik, lebih luar biasa akan kita nikmati. insya Allah

http://www.andriewongso.com

Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 216)

Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Al-Insyirah : 6)

Nama Baik adalah Umur Kedua


kemuliaan-sholat

Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. (HR. Bukhari)

Perbedaan Usia dengan Umur

Di masyarakat biasanya usia dan umur mempunyai pengertian yang sama, namun sebenarnya usia dan umur mempunyai makna yang berbeda.

Usia dimaknai sebagai lamanya nyawa berada didalam tubuh kita, sementara umur adalah kemanfaatan/efisiensi dari tubuh itu sendiri.

Sebagai contoh Ani dan Budi membeli motor pada tanggal 1 Januari 2014 tetapi motor Ani tidak pernah dipakai sementara motor Budi selalu dipakai. dari segi usia kedua motor tersebut sampai hari ini adalah sama misalnya 5 bulan, tetapi dari segi manfaat motor Budi lebih bermanfaat dibanding motor Ani.

Perjalanan Hidup Manusia tercatat dalam Al-Qur’an

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku“(QS. Adz-Dzaariyaat:56)

“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” (QS. An Nisaa : 1)

“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah” (QS: Al-Hajj Ayat: 5)

Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai 40(empat puluh) tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. Al-Ahqaf: 15)

”Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukanlah aku kedalam golongan orang-orang yang shaleh. Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai Syurga yang penuh kenikmatan” (QS. Asy-Syu’ara : 83-85)

Doa diantara dua sujud

  • Rabbighfirli – Tuhan ampunilah aku
  • Warhamni – Sayangilah aku
  • Wajburni – Tutupilah kekuranganku
  • Warfa’ni – Tinggikanlah derajatku
  • Warzuqni – Berikanlah aku rezeki
  • Wahdini – Berikanlah aku petunjuk
  • Wa’afini – Sehatkanlah aku
  • Wa’fu’anni – Maafkanlah aku

Penutup

Ingatlah sahabat…usia dan umur itu ibarat untaian tasbih. di satu sisi bertambah, sedangkan di sisi lainnya berkurang.

Walaupun usia manusia telah selesai, namun dia akan tetap panjang umur dengan nama baiknya, dengan keturunannya, hartanya, serta ilmunya yang bermanfaat untuk orang lain.

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh. (HR. Muslim)

Referensi Tulisan

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Surabaya, 03-05-2014

GusnaNuri

%d bloggers like this: