Bulan Ramadhan Momentum Untuk Berhenti Merokok


ri32-Berhenti-merokok

Latar Belakang

Dari beberapa tulisan saya sebelumnya tentang rokok:

  1. https://ri32.wordpress.com/bahaya-iklan-rokok
  2. https://ri32.wordpress.com/nikmat-nafas-dan-udara

Saya sadar bahwa berhenti merokok itu adalah sulit, alhamdulillah saya tidak merokok walaupun orangtua saya merokok. Saya menekankan ke saudara dan adik-adik saya untuk tidak merokok.

Karena jika kita memperhatikan dilingkungan kita, dimana-mana banyak orang yang merokok. dari anak kecil, wanita, anak sekolah, orang tua, bahkan orang yang notabenenya tahu ilmu agamapun jika diperhatikan mereka merokok juga.

Padahal sudah jelas dalam agama islam mengajarkan masalah kesehatan, keselamatan, dan melarang umatnya untuk hidup boros, melarang umatnya untuk menyakiti baik diri sendiri maupun orang lain. lalu kenapa masih merokok? bukankah takwa itu artinya mengikuti segala perintah Allah dan Menjauhi segala larangan-Nya.

Bukankah kita dapat membaca tulisan disetiap bungkus rokok :

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN = MEROKOK MEMBUNUHMU

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan“. (QS. Al Baqarah: 195)

Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu“. (QS. An Nisaa: 29)

Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” (HR. Ibnu Majah no. 2340, Ad Daruquthni 3/77, Al Baihaqi 6/69, Al Hakim 2/66)

“Jika Allah ‘azza wa jalla mengharamkan untuk mengkonsumsi sesuatu, maka Allah haramkan pula upah (hasil penjualannya).” (HR. Ahmad 1/293)

Jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al Maidah: 2)

Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi? … Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?”. (QS. Yunus: 31)

Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan sesuatu yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5/363)

Keistimewaan Bulan Ramadhan

Ada beberapa tulisan saya sebelumnya bertema ramadhan:

  1. https://ri32.wordpress.com/rindu-ramadhan
  2. https://ri32.wordpress.com/nasehat-bulan-ramadhan
  3. https://ri32.wordpress.com/indahnya-waktu-subuh
  4. https://ri32.wordpress.com/10-hari-terakhir-ramadhan
  5. https://ri32.wordpress.com/keistimewaan-al-quran
  6. https://ri32.wordpress.com/cara-mengkhatam-al-quran-dibulan-ramadhan
  7. https://ri32.wordpress.com/malam-tahun-baru-vs-malam-lailatul-qodar

Saya merasa setiap ramadhan itu penuh dengan makna, dan selayaknya kita menjadikan bulan ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki hati kita, memperbaiki sholat kita, memperbaiki sedekah kita, dan memperbaiki bacaan Qur’an kita.

Serta kita jadikan ramadhan sebagai momentum untuk meninggalkan perbuatan yang tidak baik, dan meninggalkan lingkungan yang tidak baik.

Serta kita jadikan ramadhan sebagai momentum untuk menjaga niat, menjaga keikhlasan, menjaga pandangan, dan tetap istiqomah dalam beribadah dan beramal baik walaupun ramadhan telah berlalu.

Kesimpulan

Semua kembali kepada pribadi masing-masing, Agama itu mudah. Jika kita ingin selamat dunia dan akherat, maka pelajari, fahami, dan jalankan ajaran agama dengan baik dan benar.

Anggap tulisan ini hanyalah pengingat dari seorang teman yang peduli terhadap masalah rokok. dan tidak ada yang bisa dilakukan selain dengan tulisan.

Download Al-Qur’an Digital

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 04-05-2018

KangAgus

 

Advertisements

Nasehat Bulan Ramadhan


Bulan-Ramadhan-ri32

Jangan sia-sia kan bulan Ramadhan. tidak ada jaminan tahun depan kita bisa bertemu Ramadhan lagi. Ramadhan bulan taubat. Tidak ada perbuatan sekecil apapun yang tidak ada balasannya.

Waktu sahur penuh berkah. waktu yang baik untuk memohon ampun. sebelum makan sahur kita bisa sholat malam atau baca Al-Qur’an semampu kita. Al-Qur’an yang akan menjadi penerang dalam kubur.

Dunia tempat saling menasehati bukan saling membiarkan. karena di akherat tidak ada penolong selain amal sendiri.

Setiap do’a pasti Allah kabul. setiap taubat pasti Allah terima. hanya ada satu do’a dan taubat yg tidak akan dikabulkan Allah.

Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin” (QS. As-Sajadah : 12)

%d bloggers like this: