Remedyforce sebagai solusi ServiceDesk Cloud Computing


download

Pengenalan RemedyForce

Salesforce telah bergabung dengan BMCsoftware untuk menciptakan cloud-bases IT Help Desk yang disebut dengan Remedyforce. Departemen IT mendukung konfigurasi yang semakin kompleks dari infrastruktur, platform, server, jaringan, perangkat mobile, public & private cloud, dan paket perangkat lunak.

Fokus IT harus mendorong pertumbuhan bisnis dan inovasi. Remedyforce adalah solusi IT Service Management yang mengelola ITIL komponen layanan seperti manajemen masalah, manajemen konfigurasi, manajemen insiden, service level agreements(SLA), dan manajemen perubahan.

Fitur Remedyforce meliputi:

  • Run in cloud (no sorfware, no hardware, no maintenance)
  • ITIL (best practices are built in)
  • Self Service Portal (users can raise incidents themselves or initiate standard IT requests like software access requests even from mobile devices)
  • Knowledge base (pengguna dapat memecahkan masalah sendiri)
  • Agents are more productive (Remedyforce dashboard mengelola kalender, insiden, kinerja agent, prioritas, dan tugas)
  • Collaboration with other agents (Chatter)
  • Broadcast companywide messages (Agents, Management, Staff)
  • Group incidents into problems (improves root cause analysis)
  • Configuration explorer (impact assessments)
  • Approval process

Video

Free Trial Registration

Partner Remedyforce Indonesia

Mitra Integrasi Informatika(MII) sebagai Mitra Teknologi Bisnis. Strategi kemitraan bisnis yang efektif dan saling menguntungkan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan MII selama ini. MII sebagai partner product BMC yang memberikan solusi :

  1. BMC Remedy IT Service Management Suite
  2. BMC Footprints Asset Core
  3. BMC Control-M
  4. BMC Remedyforce
  5. BMC Atrium Discovery and Dependency Mapping
  6. BMC ProactiveNet Performance Management
  7. BMC Cloud Lifecycle Management
  8. BMC Bladelogic Server Automation

Referensi

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 9-03-2013

GusnaNuri

Advertisements

Partner Salesforce.com di Indonesia


Definisi CRM

Ada beberapa definisi CRM (Customer Relationship Management) yang diberikan oleh para praktisi maupun peneliti, diantaranya :

  • Gartners Group, mendefinisikan CRM sebagai strategi bisnis perusahaan yang didesain untuk mengoptimalkan keuntungan, pendapatan dan kepuasan konsumen dengan mengelola bidang-bidang perusahaan yang berkaitan dengan segmentasi konsumen, mengembangkan sifat-sifat kepuasan konsumen dan menghubungkan proses dari konsumen melalui penyediaannya (produk/layanan).
  • Buttle, mendefinisikan CRM adalah strategi inti dalam bisnis yang mengintegrasikan proses-proses dan fungsi-fungsi internal dengan semua jaringan eksternal untuk menciptakan serta mewujudkan nilai bagi para konsumen sasaran secara profitable. CRM didukung oleh data konsumen yang berkualitas tinggi dan teknologi informasi.

Definisi Cloud Computing

Cloud computing adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing merupakan sebuah metode komputasi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.

Pengenalan Salesforce

Salesforce.com adalah vendor Software as a Service (SaaS) yang menyediakan aplikasi customer relationship management (CRM) yang meliputi salesforce automation to partner relationship management, marketing, dan customer service.

Aplikasi CRM yang berjalan di “awan” yang memungkinkan pengguna untuk mengelola dan melakukan hampir setiap detail pekerjaan mereka. Terletak di San Francisco, CA, Salesforce didirikan oleh Marc Benioff dan Parker Harris pada tahun 1999. Salesforce dimulai sebagai sebuah perusahaan perangkat lunak bisnis mendistribusikan produknya secara berlangganan. Sekarang telah berkembang menjadi solusi CRM # 1 di dunia.

Salesforce juga dikenal untuk platform force.com yang memungkinkan pengembang eksternal, seperti Riptide, untuk membuat add-on aplikasi yang berintegrasi dengan Salesforce, memungkinkan kustomisasi penuh untuk memenuhi setiap kebutuhan bisnis.

Video

Partner Salesforce di INDONESIA

Mitra Integrasi Informatika (MII), didirikan pada tahun 1996 sebagai anak perusahaan dari publik PT Metrodata Electronics, Tbk, telah diakui secara luas atas dedikasi yang konsisten untuk kedua segmen Enterprise dan Korporasi. Penawaran layanan TI MII  berkisar dari Layanan Sistem Integrasi IT Managed Services, dan Services Consulting untuk Pelaksanaan Bisnis Aplikasi berdasarkan Praktek industri terbaik.

Untuk memberikan kualitas layanan terbaik kepada klien kami, MII telah bersertifikat ISO 9001:2000 sejak tahun 2002 dan ditingkatkan menjadi ISO 9001:2008. Artinya, ISO standar untuk proses kerja dan kontrol kualitas telah sesuai dengan seluruh departemen dan divisi.

Thanks

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 30-12-2012

Gusnanuri

Aplikasi Cloud Computing


Latar Belakang

Jika teman-teman melakukan penulisan ilmiah atau skripsi mungkin pernah mengalami file-file penulisannya tertinggal di rumah atau di kosan, padahal hari itu harus ketemu dengan dosen pembimbing.

Dari pengalaman tersebut, saya sarankan untuk menyimpan file-file tersebut ke sebuah aplikasi yang bernama dropbox. dengan dropbox, kita seakan-akan mempunyai hardisk eksternal yang tersimpan di jaringan internet karena file-file tersebut di simpan di dalam sebuah server.

Jadi, misalnya kamu menyimpan file-file penulisan di folder drobox di laptop. dan laptop tersebut tertinggal di kosan misalnya. maka kamu bisa pergi ke warnet mengakses situs dropbox dan masuk dengan akun yang sudah terdaftar. maka file-file tersebut sudah bisa teman-teman download karena sudah dilakukan proses sinkronisasi. dengan syarat laptop di kosan tadi sudah terhubung internet. agar lebih jelas tentang cloud computing silahkan teman-teman baca artikel dibawah ini.

Cloud Computing

Dari artikel apa-itu-cloud-computing Cloud computing itu adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing merupakan sebuah metode komputasi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.

Software Cloud

  1. DropBox
  2. icloud
  3. cloudo
  4. zoho

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cibubur, 07-08-2012

NuriGusna

Mengenal Cloud Computing


Latar Belakang Penulisan

Saya sering mendengar istilah cloud computing namun belum tergerak untuk mencari tahu apa itu cloud computing, sejarahnya, manfaatnya, keuntungan dan kerugiannya, serta implementasinya dalam dunia IT.

Ketika di lab internet, saya diberitahu oleh teman asisten bahwa ada sistem operasi berbasis web.  saya heran dan membuka situs www.eyeos.org saat itu saya belum tahu bahwa itu sudah termasuk cloud computing. atau mungkin teman-teman pernah ada yang mengedit photo secara online di situs www.photofunia.com, menyimpan file-file di situs www.4shared.com, atau mungkin pernah men scan virus secara online disitus www.bitdefender.com.

Dengan kemajuan dan perkembangan internet, aplikasi desktop atau bahkan device yang biasa kita jalankan atau gunakan di komputer rumah, sekarang dapat dijalankan online melalui jaringan internet (cloud).  seperti sistem operasi, software edit photo, tempat penyimpanan, anti virus, dll.

Dalam artikel ini saya hanya mengambil kesimpulan dari artikel-artikel sebelumnya.  semoga dapat dipahami.

Definisi

Ada beberapa definisi mengenai cloud computing diantaranya adalah

  1. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing :  “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”
  2. Stevan Greve : “Internet bisa dianggap awan besar. Awan berisi komputer yang semuanya saling tersambung. Dari situlah berasal istilah ‘cloud’. Jadi semuanya disambungkan ke ‘cloud’, atau awan itu.
  3. Cloud computing is a style of computing in which dynamically scalable and often virtualized resources are provided as a service over the internet. Users need not have knowledge of, expertise in, or control over the technology infrastructure in the cloud that supports them.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa :
  • CLOUD  : Awan (Internet)  dan COMPUTING : Proses komputasi
  • Penggunaan teknologi komputer untuk pengembangan berbasis Internet dengan piranti lunak lengkap dan sistem operasional juga tersedia secara online.
  • Dengan kata lain, internet dan semua yang terkait dengannya, menjadi terminal pusat.

Cloud Computing

Konsep

Cloud computing adalah teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi. Cloud computing membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith.

Cloud computing dipecah ke dalam 3 segmen : aplikasi, platform, dan infrastruktur. Setiap segmen memberikan tujuan dan penawaran produk yang berbeda untuk pebisnis dan individual di seluruh dunia. Pada bulan Juni 2009, penelitian dilakukan oleh VersionOne yg menemukan bahwa 41% profesional senior di bidang IT tidak tahu apa itu cloud computing dan dua pertiga dari profesional keuangan bingung dengan konsep tersebut.

Pada bulan September 2009, penelitian Aberdeen Group menemukan bahwa perusahaan yang disiplin mencapai rata-rata 18% pengurangan biaya IT mereka dari cloud computing dan 16% pengurangan dalam data center power costs. cloud computing sangat erat hubunganya dengan bisnis dan dunia IT.

Komponen Cloud Computing

  • Cloud Clients adalah seperangkat komputer ataupun software yang didesain secara khusus untuk penggunaan layanan berbasis cloud computing.
  • Cloud Services adalah produk, layanan dan solusi yang dipakai dan disampaikan secara real-time melalui media Internet. Contoh yang paling popular adalah web service.
  • Cloud Applications memanfaatkan cloud computing dalam hal arsitektur software. Sehingga user tidak perlu menginstal dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan komputer.
  • Cloud Platform : merupakan layanan berupa platform komputasi yang berisi hardware dan software2 infrasktruktur. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan layanan PaaS sebagai infrastruktur aplikasi bisnisnya.
  • Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan.
  • Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan.

Implementasi

Contoh cloud computing adalah Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan server semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc.

Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya. Analoginya adalah, “Jika and membutuhkan susu, kenapa membeli sapi?” Yang semua pengguna butuhkan adalah manfaat menggunakan software atau hardware seperti mengirim email dll. Hanya untuk mendapatkan manfaat ini (susu) mengapa konsumen harus membeli sapi (software/hardware)

Keuntungan

  • Trend sesungguhnya dari komputansi awan justru terjadi pada perusahaan. Perusahaan tiap tahun dipusingkan pengeluaran besar untuk membeli piranti keras dan lunak. Bila cukup membeli satu terminal, bukan saja lebih murah, tapi juga perlengkapan yang simpel lebih tahan lama.
  • Pada umumnya, komputer di rumah meniupkan udara panas. Udara panas itu berasal dari energi. Energi dibutuhkan supaya komputer bisa nyala. Tapi kebanyakan energi itu menjadi udara panas. Dengan ‘cloud computing’, sebuah komputer pusat, maka di rumah dibutuhkan lebih sedikit listrik, jadi sangat menghemat. (Raham Lingkungan)
  • Perusahaan tersebut juga tidak perlu memiliki departemen IT yang bertugas untuk memonitor server, storage, jaringan, dan aplikasi bisnis.
  • Perusahaan pengadopsi teknologi ini tidak perlu membeli peralatan/hardware.
  • Perusahaan juga tidak perlu membeli lisensi/software.

Kendala

  • Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi.
  • Mengharuskan anda untuk memahami service level mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Karena orang lain/perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud?
  • Mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Bagaimana data mereka dilindungi?
  • Bagaimana penyedia jasa mengatasi celah-celah ancaman (vulnerabilities)?
Referensi

Mobile Computing


Assalamualikum, artikel ini berhubungan dengan tugas matakuliah “Softskill” saya. Kali ini saya akan membahas tentang Mobile Computing. Dalam artikel ini, saya akan membahas tentang :

  • Definisi Mobile Computing
  • Perkembangan H/W
  • Perkembangan Mobile Computing
  • Aplikasi Mobile Computing
  • Konsep Mobile Computing
  • Pendukung Mobile Computing
  • Keterbatasan Mobile Computing

PEMBAHASAN

1) Definisi Mobile Computing

Pada bagian pertama ini kita akan “berkenalan” dulu dengan mobile computing. Apa itu mobile computing? Beberapa pengertian tentang mobile computing diantaranya :

  • Mobile computing merupakan paradigma baru dari teknologi yang mampu melakukan komunikasi walaupun user melakukan perpindahan.
  • Merupakan kemajuan teknologi komputer, sering disebut sebagai mobile computer (portable computer) yang dapat berkomunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel).
  • Merupakan sekumpulan peralatan(hardware), data, dan perangkat lunak aplikasi yang bermobilisasi/berpindahlokasi.
  • Merupakan kelas tertentu dari system terdistribusi dimana beberapa node dapat melepaskan diri dari operasi terdistirbusi, bergerak bebas, dan melakukan koneksi kembali pada jaringan yang berbeda.
  • Tidaksamadenganwireless computing.

Dari definisi diatas kita dapat memahami mengapa kita membutuhkan mobile computing. Kata kuncinya adalah kita manusia dinamis yang senantiasa bergerak dan berkembang dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Sehingga membutuhkan suatu device yang mampu mengikuti pergerakan kita. Bergerak disini dilihat dari dua sisi yaitu orang dan device.

  • Orang bergerak
    • Perpindahan posisi geografis
    • Perpindahan jaringan komunikasi
    • Perpindahan peralatan komunikasi
    • Perpindahan antara aplikasi
  • Device bergerak
    • Perpindahan posisi geografis
    • Perpindahan jaringan komunikasi.

2) Perkembangan H/W (Hardware)

Seperti yang kita ketahui hardware berkembang sangat pesat. Khususnya hardware yang berhubungan dengan mobile computing baik dari sisi tampilan luarnya maupun dari teknologi didalamnya. Seperti yang dapat di ilustrasikan pada gambar di bawah ini :

Compaq Luggable ~ 1987

Compaq iPaq~ 1999

IBM Linux Wristwatch ~ 2000

3) Perkembangan Mobile Computing

Seperti yang sudah saya singgung diatas, perkembangan mobile computing sejalan dengan perkembangan hardware yang ada. Perkembangan mobile computing seperti gambar dibawah ini :

Motorola Envoy

Palm

Nokia Communicator 9000

4) Aplikasi Mobile computing

Setelah kita mengetahui mengapa kita membutuhkan mobile computing, kita bisa menyebutkan mobile applications yang sudah ada saat ini. Diantaranya adalah :

  • Kendaraan(untuk pemantauan dan koordinasi, GPS)
  • Peralatan Emergensi(akses kedunia luar)
  • Akses web dalam keadaan bergerak
  • Location aware services
  • Information services
  • Disconnected operations (mobile agents)
  • Entertaintment(network game groups)

Jenis Mobile Computing

  1. Laptop
  2. Wearable computer
  3. PDA
  4. Smart phone
  5. Carputer
  6. UMPC

5) Konsep Mobile computing

  • Mobilitas
    • Handoff : kapan melakukannya, Pilih jaringan.
    • Proses Migrasi: aplikasi infrastruktur pendukung yang mengikuti mobilitas
  • Privasi dan Keamanan
    • Otentikasi
    • Otorisasi
    • Enkripsi: keamanan

6) Pendukung Mobile Computing

  • Hardware:
    • Computing Unit (Central Processing Unit)
    • Memory
    • Storage
    • Communication: Wireless (WiFi/Wimax, CDMA/GSM/3G, Bluetooth, dll)
    • Sensing Device: camera dll
    • Displace Devices: LCD Display, dll
  • Software:
    • Operating System:Microsoft Windows Mobile/CE, Symbian, RIM, Palm, Linux, Savale
    • GUI
    • Applications: cell phone applications, calendar, dll
    • Java ME, popular untuk game
    • Symbian, general purpose, didukung Nokia
    • Android adalah berbasis Linux
    • iPhone , hanya pada Mac OS X
    • Palm OS, kuat di US

7) Keterbatasan Mobile Computing

  • Bandwidth yang belum memadai
  • Standard keamanan
  • Pemakaiana listrik
  • Interface untuk transmisi
  • User Interface
  • Kesehantan

Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman tentang mobile computing, mohon maaf atas segala kekurangannya. untuk materi lebih lengkap bisa anda baca di :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/computer-system-s1/sistem-komputasi-bergerak

Depok, 6-04-2010

noname

%d bloggers like this: