Kesabaran dalam Mendidik Anak


parenting

Merawat dan mendidik anak itu butuh bergunung-gunung kesabaran. dari pagi sampai malam kita harus menghadapi tingkah pola anak yang tak ada habisnya.

Anak adalah ujian bagi orangtuanya. Jika kita mampu bersabar dalam mendidik mereka tentu akan ada balasan pahala, dan kelak kita akan menuai buah dari kesabaran yang manis bagaikan madu. Yaitu ketika mereka telah dewasa, kala mereka telah terbiasa dan terdidik dengan kebaikan yang kita ajarkan dan mereka menjadi manusia yang taat pada Rabbnya.

Do’a-do’a yang selalu mereka panjatkan untuk kita adalah harta dan investasi yang tak ternilai harganya. berikut adalah contoh kesabaran dalam mendidik anak :

1. Sabar dalam mengajarkan kebaikan pada anak.

Salah satu bagian dari kesabaran yang dijelaskan para ulama adalah kesabaran dalam melakukan ketaatan pada Allah. Sabar dalam mengajarkan kebaikan pada anakpun termasuk dalam kategori ini. mengajarkan kebaikan membutuhkan kesabaran seorang ibu dan ayah. mengajarkan doa-doa harian, adab dan akhlak yang baik, menghafal Qur’an, dan lain sebagainya.

2. Sabar dalam menjawab pertanyaan anak

Dalam masa tumbuh kembangnya, anak akan mengalami fase dimana ia akan selalu bertanya tentang hal-hal disekelilingnya mulai dari hal yang besar sampai hal-hal yang sepele. Jangan keluhkan hal ini, wahai Ibu dan Ayah! bersabarlah menjawab setiap pertanyaan anak kita karena dengan anak bertanya kepada kita, sesungguhnya ia menaruh kepercayaan pada kita sebagai orang tuanya.

Jika kita ogah-ogahan atau malah marah-marah dengan pertanyaan yang anak lontarkan maka anak mungkin akan jera bertanya lagi dan ia tak akan menaruh kepercayaan lagi pada kita sehingga akan bertanya pada orang lain. Lalu apa jadinya, jika ia bertanya pada orang yang tidak tepat sehingga mendapatkan jawaban yang berbahaya bagi dirinya dan agamanya?

3. Sabar menjadi pendengar dan teman yang baik

Termasuk sifat sabar dalam mendidik anak adalah menjadi pendengar yang baik. Jangan pernah menganggap remeh curhatan anak kita, dengarkan dan komentari dengan bijak serta sisipi dengan nasehat.

4. Sabar ketika emosi memuncak

Menghadapi kelakukan anak yang terkadang nakal memang menjengkelkan. Saat inilah dibutuhkan kesabaran. Jika amarah itu datang, cobalah sementara untuk menjauh dari anak hingga emosi kita mereda. Setelah reda, baru dekati anak lagi, dan cobalah menasehatinya. Menasehati anak sambil marah-marah tidak akan ada gunanya dan tidak akan memberikan kesadaran pada anak.

5. Sabar jika ikhtiar kita dalam mendidik anak belum ada hasil maksimal

Bersabarlah jika belum ada hasil yang maksimal dalam mendidik anak kita. Ingatlah bahwa Allah akan selalu melihat proses bukan hasil. Selalu berdo’a agar anak-anak kita menjadi anak yang shalih-shalihah.

Artikel ini saya kutip dari majalah Lentera Ummat Edisi Oktober 2014 / Dzulhijjah 1435H.

Sekian sharing artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…Aamiin

Cilangkap, 28-10-2014

GusnaNuri

Advertisements

Ayat-ayat Cinta di dalam Al-Qur’an


Ya Allah…
Ketika ku katakan : Hamba disakiti
Engkau menjawab : “… janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah” (QS.Az-Zumar : 53)

Ketika ku katakan : Tak ada yang mengerti kegalauan hati hamba
Engkau menjawab : “Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.” (QS.Ar-Ra’du : 28)

Ketika ku katakan : Begitu banyak orang yang menyakiti hamba
Engkau menjawab : “Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka…” (QS. Ali Imran : 159)

Ketika ku katakan : Hamba sangat kesepian
Engkau menjawab : “Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS.Qaaf :16)

Ketika ku katakan : Dosa hamba melimpah
Engkau menjawab : “…dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah.” (QS. Ali Imran : 135)

Ketika ku katakan : Jangan tinggalkan hamba
Engkau menjawab : “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu” (QS. Al-Baqarah :152)

Ketika ku katakan : Masalah hamba sangat banyak
Engkau menjawab : “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. At-Thalaq :2)

Ketika ku katakan : Impian hamba banyak yang tidak menjadi nyata
Engkau menjawab : Berdo’alah kepada-Ku,niscaya akan Ku-perkenankan bagimu” (QS. Al-Mu’min : 60)

Ya, Allah…
Bagaimana mungkin hamba-Mu yang hina ini tidak mencintai-Mu sepenuh jiwa dan raga?

http://sajaktanpaaksara.blogspot.com/love-allah.html

3 kekayaan dalam hidup manusia


3-kekayaan

Kekayaan Ilmu

“…niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadalah : 11)

Prinsip Ilmu dalam Islam :

  • Tidak ada manusia yang lahir dalam keadaan berilmu
  • Setiap muslim wajib mencari ilmu baik ilmu dunia maupun ilmu agama
  • Dengan Ilmu sebagai modal mencari rezeki yang halal dan berkah
  • Dengan Ilmu sebagai dasar dalam beribadah dan beramal sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Hadits

Kekayaan Harta

”Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar” (QS. Al-Hadid : 7)

”Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan” (QS. Al-Kahfi : 46)

Prinsip Harta dalam Islam :

  • Harta bukanlah tujuan utama manusia
  • Kebahagiaan bukan diukur dari banyaknya harta
  • Harta sebagai modal untuk beribadah, mulai dari sarana sholat, membayar zakat, sampai pergi ketanah Suci
  • Harta sebagai sarana untuk membantu sesama

Kekayaan Hati

“Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

“Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah, jika dia baik, maka anggota tubuh akan baik semuanya. Jika dia rusak, maka rusaklah anggota tubuh yang lain. Sesungguhnya itu adalah hati.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

  • Hati sebagai pengendali kekayaan ilmu dan kekayaan harta
  • Dengan kekayaan hati, kita berbagi ilmu yang bermanfaat untuk orang lain
  • Dengan kekayaan hati, berbagi rezeki dengan orang yang membutuhkan
  • Menyadari bahwa ilmu dan harta hanyakan titipan dan ujian untuk manusia

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 28 Oktober 2013

GusnaNuri

Kumpulan Do’a Para Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an


Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku (QS. Al-Baqarah : 186)

Do’a Nabi Adam 
”Ya Tuhan kami, kami telah dzalimkan diri kami sendiri, Jika Engkau tidak mengampuni kami dan Engkau rahmatkan kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi.” (Al A’raf : 23)

Do’a Nabi Nuh 

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakekatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Hud : 47)

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk kerumahku dengan beriman dan semua orang beriman yang laki-laki dan yang perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang dzalim itu selain binasaan.” (QS. Nuh :28)

Do’a Nabi Ibrahim

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami) sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah : 128-129)

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah do’aku. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim : 40 – 41)

“(Ibrahim berdo’a): Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukanlah aku kedalam golongan orang-orang yang shaleh. Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai Syorga yang penuh kenikmatan.” (QS. Asy-Syu’ara : 83-85)

“Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. Ya Tuhan kami janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mumtahanah : 4-5)

Do’a Nabi Luth 
(Luth berdo’a) : “Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan.” (QS. Asy-Syu’araa :169)

Do’a Nabi Yusuf 

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (QS. Yusuf :101)

Do’a Nabi Ayyub 

”Ya Tuhanku, bahwasanya aku telah ditimpa bencana, dan Engkaulah Tuhan yang paling rahim dari segala yang rahim (Penyanyang)” (Al Anbiyaa : 83)

Do’a Nabi Syu’aib 
”Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan yang hak (adil) dan Engkaulan Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.” (QS. Al-A’raf : 89)

Do’a Nabi Musa

”Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.” (Qs. Thaahaa : 25)

”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku.” (QS. Qashas : 16)

”Wahai Tuhan kami, lepaskanlah aku dari kaum yang dzalim.” (QS Thaahaa : 27)

”Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. AL-Qashash :24)

”Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukanlah kami kedalam Rahmat Engkau dan Engkau adalah Maha Penyayang diantara Para Penyayang.” (QS. Al-A’raaf : 151)

”Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami Rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya. Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan didunia ini dan akherat. Sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau.” (QS. AL-A’raaf :155-156)

Do’a Nabi Sulaiman 

”Ya Tuhanku, berikanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.” (QS. An-Naml : 19)

Do’a Nabi Yunus
”Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Anbiya :87)

Do’a Nabi Zakaria

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do’a.” (QS. AL-Imron :38)

“Ya Tuhanku, Janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkau lah waris yang paling baik.” (QS. Al-Anbiya : 89)

Do’a Nabi Isa 

”Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu kehidupan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, beri rezeki kami dan Engkaulah Pemberi rezeki yang paling utama.” (QS. AL-Maaidah :114)

Do’a Nabi Muhammad

”Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan dunia dan kebaikan di akhirat dan periharalah kami dari adzab neraka.” (QS Al Baqarah : 201)

”Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Al-Baqarah : 286)

”Ya Allah, Janganlah Engkau palingkan hati kami setelah menerima petunjuk Engkau, dan berilah kami akan Rahmat dari Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang banyak pemberiannya.” (QS. Al-Imran : 8)

”Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan) pada hari yang tak ada keraguan padanya.” Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS. Al-Imran : 9)

”Katakanlah : Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau Cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Ditangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam kesiang dan Engkau masukkan siang kedalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisap. (QS. Ali Imran : 26-27)

”Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara yang baik dan keluarkanlah aku dengan cara yang baik dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.” (QS. Al-Israa : 80)

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya

 

Konversi ukuran file dalam format byte


aplikasi upload update photo RI32 Agus Sumarna

Aplikasi Biodata Sahabat Ri32

Latar Belakang

Saat membuat aplikasi upload file biasanya user ingin mengetahui ukuran file yang diupload. namun ukurannya masih dalam format satuan byte. misalnya ukuran file 1MB dalam byte adalah sekitar 1.000.000 byte.

Sehingga perlu adanya script untuk konversi ukuran file agar mudah dibaca. ukuran file yang biasa user ketahui adalah dalam format :

  • KB(Kilo Byte)
  • MB(Mega Byte)
  • GB(Gyga Byte)
  • TB(Tera Byte)

Fungsi Konversi

function formatBytes($size, $precision = 2){
$base = log($size) / log(1024);
$suffixes = array(”, ‘ KB’, ‘ MB’, ‘ GB’, ‘ TB’);
return round(pow(1024, $base – floor($base)), $precision) . $suffixes[floor($base)]; }

Cara Panggil Fungsi

Ukuran dalam database masih dalam satuan byte, namun saat di tampilkan dalam halaman aplikasi sudah dikonversi dengan fungsi konversi. Untuk mengkonversi ukuran file, perlu memanggil fungsi konversi dengan cara :

<?php echo formatBytes($row[‘ukuran’],0);?>

Free Download :

http://sourcecode.kangagus.id/script-konversi-ukuran-file

Koleksi Buku :

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 7 Juli 2013

GusnaNuri

3 Hal dalam Hidup Manusia


3 Hal dalam hidup yang tidak akan kembali :

  • Waktu
  • Ucapan
  • Kesempatan

3 Hal yang menghancurkan hidup manusia :

  • Kemarahan
  • Keangkuhan
  • Dendam

3 Hal yang tidak boleh hilang :

  • Harapan
  • Keikhlasan
  • Kejujuran

3 Hal yang paling berharga :

  • Kasih Sayang
  • Cinta
  • Kebaikan

3 Hal yang membentuk watak seseorang :

  • Komitmen
  • Ketulusan
  • Kerja Keras

3 Hal yang tidak pernah pasti :

  • Kekayaan
  • Kejayaan
  • Mimpi

3 Hal yang tidak pernah manusia tahu :

  • Rejeki
  • Umur
  • Jodoh

3 Hal yang yang pasti :

  • Tua
  • Sakit
  • Kematian

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). (QS. Al An’am:59)

Cilangkap, 31-05-2013

GusnaNuri

Etika Bisnis Dalam Islam


Siapa yang ingin rezekinya dilapangkan Allah atau ingin usianya dipanjangkan, maka hendaklah ia menyambungkan silaturahim. (HR Muslim, dari anak bin malik Ra)

Jika kalian berserah diri kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa, niscaya Dia menjamin rezekimu sebagaimana Dia menjamin kebutuhan burung yang terbang dipagi hari dengan perut kosong dan kembali pada sore hari dengan perut kenyang. (HR. Imam Tirmidzi, Nasa’i Ibnu Majah dan Ibnu Hiban)

Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar dan timbanglah dengan neraca yang lurus. itulah lebih bagus akibatnya (QS. Al-Isra : 35)

Tidak dibenarkan seorang muslim menjual satu jualan yang mempunyai aib sebelum ia menjelaskan aibnya. (HR. Al-Quzuwaini)

Saudagar yang jujur dan dapat dipercaya akan dimasukan dalam golongan para nabi, orang-orang jujur dan para syuhada. (HR.Tirmidzi)

Allah mengasihi orang yang bermurah hati ketika menjual, membeli, dan menagih (HR. Bukhari dari Jabir bin Abdullah Ra)

Padagang yang baik adalah pedagang yang mudah dalam membeli dan mudah dalam menjual. (HR. Bukhari dari Jabir Ra)

Yang dinamakan berjualan dengan sumpah palsu adalah usaha untuk melariskan barang dagangannya, lagi berusaha dengan cara yang tercela. (HR Bukhari dan Muslim)

Dua orang yang berjual beli masing-masing mempunyai hak pilih (untuk meneruskan jual beli atau tidak) selama keduanya masih belum berpisah, jika keduanya berlaku jujur dan berterus terang menjelaskan (keadaan barang yang diperjualbelikan), maka keduanya mendapat berkat dengan jual beli mereka. tetapi jika mereka berdusta dan menyembunyikan cacat, hilanglah berkat jual beli mereka (HR Muslim dari Hakim bin Hizam Ra)

Tidak boleh orang kota menjadi perantara niaga bagi orang desa. biarkanlah orang memperoleh rezeki Allah satu dari yang lainnya (HR Muslim dari Jabir Ra)

Janganlah kamu menjual menyaingi penjualan saudaramu (HR Bukhari dari Abdullah bin umar Ra)

Thanks to :

  • Judul Buku :  “Marketing Muhammad”
  • Penerbit : Madani Prima
  • Penulis : Thorik Gunara & Utus Hardiono Sudibyo

Lakukan yang terbaik, Allah yang menggerakan hati pembeli.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 27-12-2011

noname

%d bloggers like this: