• Assalamu’alaikum…



    “I am a Muslim…i want to be a Blogger, i want to be a Socialpreneur”

  • Kategori Tulisan

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog Ri32 dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email anda. Jika sudah bosan silahkan unsubscript.
    Terima kasih... : )

    Join 814 other followers

  • RSS Sahabat Al-Aqsha

    • Penjajah ‘Israel’ Larang Pengiriman Bahan Bangunan ke Gaza
      GAZA (Palinfo) – Otoritas Palestina di Jalur Gaza mengatakan bahwa penjajah ‘Israel’ telah melarang masuknya bahan bangunan ke Gaza mulai Selasa (11/8/2020), hingga pemberitahuan lebih lanjut. Aparat Palestina mengatakan, perusahaan […] The post Penjajah ‘Israel’ Larang Pengiriman Bahan Bangunan ke Gaza appeared first on Sahabat Al-Aqsha.
    • Serdadu Zionis Culik Tujuh Pemuda Palestina di Baitul Maqdis
      BAITUL MAQDIS (Palinfo) – Serdadu zionis ‘Israel’, Senin (10/8/2020), menculik tujuh pemuda Palestina setelah menyerbu dan menggeledah rumah mereka di Baitul Maqdis. Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa para pemuda yang diculik, […] The post Serdadu Zionis Culik Tujuh Pemuda Palestina di Baitul Maqdis appeared first on Sahabat Al-Aqsha.

Membuat Web GIS Penyebaran Penyakit dengan MS4W


Latar Belakang

Saya menulis artikel ini untuk mereview penulisan ilmiah saya (PI) tahun 2009 saat masih menjadi menjadi mahasiswa tingkat 3 di Univ.Gunadarma Depok. Saat itu saya tertarik dengan GIS dan mencari penerapan GIS dimasyarakat. kebanyakan GIS tentang penyebaran fasilitas umum didaerahnya seperti sekolah sampai tempat wisata.

Saya tertarik dengan penyebaran penyakit di kota depok, karena saat itu di tempat Kos saya kebetulan aktif membantu ketua RW dalam penyusunan laporan atau proposal salah satunya terkait dengan kesehatan linkungan masyrakat. karena kota depok terkenal dengan penyakit DBD dan kaki gajah. sering ada penyuluhan dan himbauan ke masyarakat. Judul penulisan saya saat itu adalah “PEMBUATAN WEB GIS PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR DI KOTA DEPOK MENGGUNAKAN MAPSERVER”.

Definisi Endemik

Project yang saya buat waktu itu adalah aplikasi endemik. Adapun arti endemik dalam rujukan KBBI yaitu berkenaan dengan penyakit yang muncul dalam wilayah tertentu. Endemik merupakan frekuensi suatu masalah kesehatan yang pada umumnya berupa sebuah penyakit pada suatu wilayah tertentu yang menetap dalam waktu yang lama.

Penyakit endemik adalah suatu penyakit yang menyerang wilayah geografis atau kelompok populasi tertentu. Endemik bisa digambarkan salah satunya dengan definisi kejadian DBD misalnya. Penyakit yang disebabkan virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk ini dapat timbul sepanjang tahun.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk, jumlah penderita DBD serta luas daerah penyebarannya semakin bertambah. Selain DBD endemik di Indonesia antara lain adalah penyakit kaki gajah, kusta, atau malaria serta hepatitis.

Langkah 1 : Pengambilan Data

Setelah mendapat persetujuan dari Dosen Pembimbing, saya langsung membuat surat pengantar dari kampus untuk dinas kesehatan kota Depok. dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar surat saya disetujui dan saya diberikan data hardcopy berupa arsip jumlah penderita penyakit endemik per kecamatan per periode tahun. dan data ini saya masukan kedalam data spasial dan data non spasial.

Data spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu. sedangkan Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada.

Langkah 2 : Pembuatan Peta Digital

Setelah itu saya mulai mencari referensi cara membuat aplikasi web GIS dengan mapserver, mulai dari browsing artikel, membeli buku, dan mempelajari contoh web GIS. Untuk digitalisasi petanya saya menggunakan software quantum GIS. dengan mengubah gambar raster peta kota Depok dalam bentuk .png kedalam bentuk digital dengan memasukan informasi spasial seperti layer batas wilayah kota depok, layer batas kecamatan, dan layer point untuk titik-titik lokasi puskesmas dikecamatan tersebut.

Langkah 3 : Pembuatan Aplikasi Web

Setelah peta digital berhasil terbentuk, dilanjutkan dengan bagaimana cara menampilkan petanya dalam bentuk website. Saya pun mempelajari mapserver, dan library PHPmapscript yang sudah include dengan software MS4W.

Konsep website saya adalah sebuah portal, sehingga didalamnya tidak hanya berisi informasi peta penyebaran penyakit dalam bentuk peta, table, dan diagram. Namun ada fitur forum, artikel, dan guestbook dengan tujuan mengedukasi melalui artikel, komunikasi melalui forum, dan feedback melalui bukutamu. Alhamdulillah dengan kemampuan web programming PHP, saya tidak teralu kesulitan dalam buatan fitur-fiturnya. Karena saya saat itu aktif di Lab Pengembangan Internet (LapNet) dibawah divisi Lembaga Pengembangan Komputerisasi (LepKom) sebagai instruktur.

Langkah 4 : Publikasi Website

Setelah aplikasi websitenya selesai melewati fase testing, saatnya saya mencari hosting yang menyediakan mapserver di indonesia. Kebetulan saya hanya mendapatkan satu yang menyediakan layanan tersebut yaitu ruangweb.com. tapi sayang sekarang hostingnya sudah tidak aktif lagi. Menjadi penilaian tambahan bagi bahasiswa yang sidang jika website yang mereka buat sudah diupload ke hosting dan dapat diakses oleh publik.

Kursus Online

Agar belajarnya web GIS nya terstruktur saya buatkan kursus online “Membuat Web GIS dengan mapserver dan tools ms4w” yang dapat diakses secara gratis melalui website EDUGI.

Sekian sharing artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 24-03-2019

KangAgus

Membuat Aplikasi CRUD dengan Codeigniter versi 4



Latar Belakang

Dengan semakin terkenalnya framework Laravel ternyata framework Codeigniter versi 4 juga melakukan banyak perubahan di struktur coding dan struktur foldernya.

Sehingga saya tertarik untuk mempelajarinya dan memasukannya kedalam mini project saya. Dalam mini project saya ini bagaimana cara menampilkan data yang sama menggunakan framework yang berbeda.

Setelah itu baru kita koneksikan pengambilan datanya bukan dari database langsung, namun melalui website API sebagai pelantara. website API nya kita bangun menggunakan framework Lumen.

Kursus Online

Agar belajarnya terstruktur saya buatkan kursus online “Membuat Website CRUD dengan Codeigniter” yang dapat diakses secara gratis melalui website EDUGI.

Sekian sharing artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 12-03-2020

KangAgus

Membuat Aplikasi CRUD dengan Laravel versi 6



Latar Belakang

Setelah sebelumnya kita telah mempelajari cara instalasi laravel, maka sekarang kita lanjutkan dengan membuat aplikasi sederhana CRUD (create-read-update-delete) menggunakan framework laravel.

Artikel ini adalah rangkaian dari mini project yang saya buat, dimulai dari membuat web API dengan lumen, dilanjutkan dengan membuat CRUD dengan 2 framework yaitu Laravel versi 6 dengan Codeigniter versi 4. Tujuannya untuk membandingkan 2 framework yang biasa digunakan.

Sehingga goal dari mini project yang saya buat adalah bagaimana membuat sebuah sistem terintegrasi yang terdiri dari 1 database, dijembatani oleh web API lumen, diakses oleh 2 website framework dan 1 aplikasi mobile menggunakan flutter.

Kursus Online

Agar metode belajar kita terstruktur, saya membuatkan sebuah kursus online “Membuat Website CRUD dengan Laravel” yang dapat diakses secara gratis melalui website EDUGI.

Sekian sharing artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 12-03-2020

KangAgus

 

Testing Website API Dengan Aplikasi Postman


ri32-postman

Latar Belakang

Sebelumnya saya telah membuat artikel Cara Instalasi Framework Lumen yang akan digunakan sebagai web API. Setelah aplikasi sederhananya dibuat, maka tahap selanjutnya adalah melakukan testing menggunakan aplikasi Postman.

Definisi API

API adalah singkatan dari Application Programming Interface, dan memungkinkan developer untuk mengintegrasikan dua bagian dari aplikasi atau dengan aplikasi yang berbeda secara bersamaan

Dalam sebuah aplikasi proses yang terjadi biasanya ada Create, Read, Update dan Delete atau biasa kita kenal dengan CRUD. didalam API terdapat proses :

  • POST untuk menginput data (Create)
  • GET untuk menampilkan data (Read)
  • PUT untuk mengubah data (Update)
  • DELETE untuk menghapus data (Delete)

Perintah API dalam Postman

  1. Pastikan software Postman sudah terinstal
  2. Buka Postman dan masukan URL API yang dituju
  3. Untuk menampilkan data : gunakan method GET dan klik tombol Send
  4. Untuk menginput data : gunakan methode POST kemudian dibagian Parameter : Body => x-www-form-urlencoded. Masukan Key & Value yang akan diinput kemudian klik tombol Send. Untuk menampilkan data yang sudah diinput gunakan perintah GET
  5. Untuk menghapus data : tambahkan di URL nya parameter ID yang akan dihapus setelah itu klik tombol Send. Untuk menampilkan perubahan data gunakan kembali perintah GET
  6. Terakhir untuk update data : tambahkan di URL nya parameter ID yang akan diupdate, kemudian dibagian parameternya sama seperti POST. Dibagian Key & Value nya diinput perubahan yang akan dikirim. Setelah itu klik tombol Send. untuk menampilkan perubahan datanya gunakan kembali perintah GET

ri32-postman

Kursus Online

Sampai tahap ini kita sudah selesai melakukan proses instalasi Lumen, konfigurasi, coding dan tahap testing aplikasi API yang sudah kita buat.

Untuk tutorial lengkapnya dan file sourcecode “webapi” yang digunakan dalam project ini, Silahkan akses kursus gratis “Membuat Web Api Dengan Framework Lumen” di website EDUGI.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 27-02-2020

KangAgus

 

Reset Password Windows Dengan Hiren Boot


ri32-reset-password

Latar Belakang

Ada saudara saya yang minta tolong saya untuk dibukakan password Windows. karena laptopnya mau dipakai oleh anaknya untuk keperluan kuliah. Ayahnya adalah seorang karyawan telkom dan beliau sudah meninggal (semoga Allah merahmatinya).

Tadinya oleh ibunya laptop tersebut mau dibawa ke tempat service, namun saya khawatir ada data-data perusahaan yang penting. Apalagi kalo nanti di install ulang.

Solusi

  1.  Download file .iso software Hiren’s BootCD
  2. Jadikan bootable USB flashdisk menggunakan software Rufus
  3. Masuk ke menu bootable setelah melewati BIOS baca tutorialnya

Untuk tutorial penggunaan Hiren saya mereferensikan dari bloger dan youtuber yang sudah berbaik hati membuat tutorialnya :

Setelah berhasil mengganti password dari username yang ada, Silahkan restart dan coba login ke windows.

Sekian artikel dari saya, Semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 11-10-2019

KangAgus

Manajemen Project dengan Bitbucket dan TortoiseGit


ri32-git

Latar Belakang

Sebelumnya saya menggunakan software SVNServer untuk mengelola sourcecode project via jaringan LAN. kemudian saya juga pernah menggunakan Assembla agar sourcecodenya disimpan secara online. Namun kendalanya assembla sekarang berbayar.

Terakhir saya mendapat saran dari teman untuk menggunakan Bitbucket karena cocok untuk repository yang private. setelah saya registrasi dan coba interfacenya cukup userfriendly. dan ada fitur group untuk mengumpulkan repo dengan tim programmer.

Solusi Cloning Desktop

Tahap selanjutnya adalah melakukan cloning repo project tersebut ke masing-masing komputer programmer. Saya menggunakan 2 software dibawah ini :

  1. http://git-scm.com/downloads
  2. https://code.google.com/tortoisegit/Download

Di komputer saya terinstall 2 aplikasi client yaitu tortoiseSVN dan tortoiseGit. Yang membedakan adalah pada tortoiseGit ada tombol Push untuk mengupload file yang sudah di commit dan tombol Pull untuk mendownload file dari server bitbucket ke komputer local.

tortoise-ri32

tortoiseGit-ri32

tortoiseButton-ri32

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 17-06-2019

KangAgus

Membuat Anti Spam dengan reCAPTCHA


Latar Belakang

Sebelumnya saya pernah membuat aplikasi captcha menggunakan PHP. Pada artikel kali ini saya ingin sharing pengalaman bagaimana cara membuat anti spam dengan reCAPTCHA yang merupakan salah satu layanan yang disediakan oleh Google.

Langkah Pertama

  1. Masuk ke halaman http://developer.google.com
  2. Cari dan pilih product “recaptcha” . Kemudian klik Get started
  3. Setelah itu akses https://www.google.com/recaptcha/admin
  4. Kemudian klik icon “create” untuk membuat setup baru
  5. Silahkan isi judul label, pilih type captcha (saya pilih tipe 2)
  6. Klik menu recaptcha Key untuk melihat code yang akan disisipkan di website
  7. Masukan domain termasuk localhost dan alamat domain di hosting
  8. Klik tombol Save

Langkah Kedua

  1. Buka file HTML yang berisi script form login
  2. Buka file PHP yang berisi script untuk memproses login
  3. Silahkan lihat contoh codingnya dibawah ini
  4. Ganti kode key nya sesuai yang tampil di web developer google

Script Form Login

Script Proses Login

Tips & Trik Seputar reChaptcha

  • Pastikan web server (hosting) sudah membuka fitur untuk file_get_contents. Jika menggunakan localhost lihat setingan di php.ini
  • Biasanya tidak berjalan di mode incognito, sehingga walaupun sudah berkali-kali kita memilih tes gambar yang tepat, tidak terverifikasi
  • Untuk mengganti tulisan “I ‘am not robot” menjadi “Saya bukan robot”, silahkan lihat di bagian script form login baris ke 5.
  • Jika tampilan recaptcha tidak dapat menyesuaikan tampilan responsive halaman form login, silahkan gunakan script CSS yang ada di bagian script form login baris ke 7

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 31-03-2019

KangAgus

Backup Database MySQL Dengan Metode Replikasi


ri32_mysql_backup

Pendahuluan

Setiap organisasi yang memiliki database perlu melakukan aktivitas backup secara periodik. Sebagai bentuk antisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. 2 metode yang pernah saya terapkan adalah metode dump file dan metode replikasi.

Metode Dump File .SQL

Metode ini menggunakan script tertentu dan fungsi mysqldump sehingga terbentuk sebuah file dengan penamaan sesuai dengan periode waktu membackup database. Sedangkan untuk penjadwalannya memanfaatkan fasilitas window scheduler. Untuk tutorialnya bisa dibaca di blog berikut ini membuat-jadwal-backup-database-otomatis.

Namun saya menemukan kelemahan dari metode ini. Setelah berjalan beberapa lama file .SQL yang tercipta di PC backup terus terbentuk. bayangkan jika setiap filenya berukuran 2GB dan dibackup setiap hari. Maka perlu setiap minggu dilakukan penghapusan file di PC backup.

Ditambah, jika terjadi kesalahan atau error sistem sehingga perlu adanya tindakan restore database maka kita harus mengupload file database yang telah kita backup sebelumnya. dari pengalaman saya untuk import database jika terdapat field yang menampung jenis data BLOB. saya mengalamasi kesulitan karena didalam field BLOB terdapat karakter tertentu sehingga proses import selalu gagal. Sehingga saya menggunakan metode yang lain yaitu replikasi database.

Metode Replikasi Database

Replikasi database adalah seperangkat teknologi yang digunakan untuk menyalin dan mendistribusikan data dari satu database ke database yang lain. Dan selanjutnya, mensinkronisasikan antar database untuk menjaga konsistensi.

Dalam implementasi metode ini saya masih menggunakan PC backup sebagai SLAVE yang menampung data dari Database Server sebagai MASTER. Namun bedanya data dari master tidak ditampung ke dalam dump file .SQL tapi langsung disimpan ke database lokal yang ada di PC backup.

Dengan menggunakan metode ini, tidak perlu banyak file yang terbentuk dari proses backup database. cukup sediakan satu database lokal yang bertindak sebagai SLAVE. yang menampung data dari MASTER secara periodik. karena data nya sudah di sinkronisasi antar 2 database. Sehingga jika terjadi kerusakan data dapat dengan cepat di import dari SLAVE ke MASTER. untuk tutorialnya bisa dibaca di blog berikut ini synchronize-database-mysql-menggunakan.

Namun saya menemukan kelemahan dari metode ini, jika ternyata terdapat kesalahan data di database server dan databasenya sudah di sinkronisasi dengan database lokal secara periodik. maka jika kita ingin mengimport database di SLAVE ke MASTER datanya telah ikut terkontaminasi.

Penutup

Setiap metode ada kekurangan dan kelebihannya. tinggal kita memilih apakah menggunakan salah satu metode atau menggunakan kombinasi 2 metode.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 02-04-2018

KangAgus

Manajemen Project dengan Assembla dan Tortoise


ri32-assembla

Latar Balakang

Setelah di artikel sebelumnya saya membahas VisualSVNServer dan TortoiseSVN, sekarang saya coba membahas tentang Assembla dan TortoiseSVN. sebagai alternatif jika kita tidak memiliki server yang bisa di akses secara online. kita bisa menggunakan Assembla sebagai SVNserver online dan TortoiseSVN sebagai aplikasi clientnya.

Cara Menggunakan Assembla

  1. Daftar dan Login ke situs Assembla
  2. Pilih tanda plus warna hijau->New Space
  3. Masukan nama project misalnya ri32-webproject
  4. Buat repository baru misalnya mywebproject
  5. Pilih tipe repository : subversion
  6. Create Repository
  7. Setelah berhasil, maka akan masuk ke halaman project
  8. Kemudian klik menu checkout->copy urlnya misalnya https://subversion.assembla.com/svn/ri32-webproject/

Cara Instalasi TortoiseSVN

  1. Buat folder baru di htdocs misalnya ri32-webproject
  2. Klik kanan di folder tersebut->SVN Checkout
  3. Paste url yang didapat dari assembla dengan menambahkan /trunk
  4. Kemudian klik OK
  5. Masukan username dan password yang sama digunakan saat login ke assembla
  6. Jika berhasil, maka folder project tadi ada centang warna hijau tanda sudah terhubung ke server assembla

Cara Penggunaan 

Untuk penggunaanya sama dengan cara penggunaan pada artikel sebelumnya, bedanya saat commite, maka file sourceode kita diupload dan disimpan di server assembla.

Mengingat Assembla adalah produk yang berbayar maka pasti ada fitur-fitur yang tidak bisa dipakai untuk versi free. teman-teman mungkin bisa mencari alternatif lain diluar sana.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 28-09-2017

KangAgus

Manajemen Project dengan SVNServer dan Tortoise


ri32-svnServer

Latar Belakang

Misalnya kita mempunyai sebuah project web, dan project itu dikerjakan oleh lebih dari 1 orang programmer. maka kita butuh suatu software atau aplikasi yang kita gunakan untuk manajemen sourcecode, sehingga kita bisa mengetahui siapa yang terakhir mengedit file sourcecode, jika ada terjadi kesalahan dalam sourcecode kita dapat mengembalikan ke versi file sebelumnya. dan masih banyak lagi fitur-fitur yang bisa kita explore dan dapat membantu kita dalam proses development.

Menurut wikipedia sendiri definisi SVN atau Subversion adalah suatu perangkat lunak sumber terbuka pengontrol versi yang dapat mengatur proses pengembangan perangkat lunak yang dilakukan oleh suatu kelompok pemrogram yang terpisah menjadi runut dan teratur.

Yang Diperlukan

Untuk menerapkan konsep SVN dalam project, saya biasanya menggunakan VisualSVNServer sebagai aplikasi server tempat pengimpanan sourcecode project dan TortoiseSVN sebagai aplikasi client untuk menghubungkan file di komputer local dengan file yang ada di komputer server.

Dalam project saya biasanya menggunakan istilah lingkungan sandbox dan production. sandbox adalah komputer yang digunakan untuk proses development sedangkan production adalah komputer atau server tempat aplikasi atau sistem kita berada dan digunakan oleh end user. Dibawah ini akan saya jelaskan cara penggunaan 2 aplikasi SVN. kita asumsikan bahwa project kita berbasis website yang disimpan di htdocs, sistem operasi windows, dan menggunakan jaringan LAN.

Cara Instalasi VisualSVNServer

  1. Download VisualSVNServer
  2. Setelah diinstall maka jalankan aplikasinya
  3. Buat user SVN misalnya ri32-dev
  4. Setelah user dibuat, maka buat repositori misalnya ri32-project
  5. Klik kanan repositories->create new repositories->reguler FSFS repository
  6. Beri nama repository->single project repository->all subversion user have read/write access
  7. Klik tombol Create->Finish

 Cara Instalasi TortoiseSVN

  1. Download TortoiseSVN
  2. Setelah di install, maka fungsi-fungsinya akan muncul saat kita melakukan klik kanan disuatu file project
  3. Kemudian kita ke SVNServer->klik kanan nama repository->Copy URL to Clipboard
  4. Buat folder di htdocs misalnya ri32-project
  5. Kemudian klik kanan di folder tersebut->SVN Checkout
  6. Kemudian paste URL tadi dengan menambahkan /trunk misalnya http://client-41:8080/svn/ri32-project/trunk
  7. Setelah itu klik OK
  8. Jika ada kotak login, maka masukan username dan password user SVN yang telah dibuat sebelumnya
  9. Jika berhasil, maka difolder tersebut akan ada tanda ceklis hijau

Cara Menggunakan SVN

  1. Misalnya jika membuat sebuah file index.php di folder ri32-project
  2. Kemudian kita klik kanan folder project->SVN Commit->Check All->OK
  3. Maka file sourcecode kita akan disimpan di aplikasi SVNServer
  4. Jika kita melakukan perubahan ke file index.php maka akan ada tanda seru warna merah pada folder project
  5. Jika perubahan itu sudah fix, maka kita bisa meng commit kembali di folder project atau langsung commit di file index.php tersebut
  6. Jika perubahan itu dilakukan oleh orang lain dan kita ingin mengupdate sourcecode kita, maka klik kanan folder project->SVN Update
  7. Jika ingin mengembalikan project ke versi sebelumnya maka klik kanan folder->TortoiseSVN->Revert
  8. Jika ingin mengembalikan project atau file project ke versi tertentu maka klik kanan->TortoiseSVN->Update to revision

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 28-09-2017

KangAgus

%d bloggers like this: