Do’a Untuk Saudara Kami


doa

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala alihi Muhammad

Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin laki-laki dan perempuan, mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha dekat dan Maha pengabulkan doa-doa.

Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami karena kelupaan dan kesalahan kami. Rabb kami, janganlah Engkau beri kami beban sebagaimana beban yang Engkau beri kepada para pendahulu kami. Rabb kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa-apa yang tidak kami sanggupi. Maafkanlah kami, ampunilah kami, sayangilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.

Ya Allah turunkanlah hukuman-Mu pada orang yang telah menzhalimi kaum muslimin dan para penolongnya yang telah melakukan kezhaliman dengan membunuh saudara-saudara kami kaum muslimin.

Ya Allah hukumlah mereka, sesungguhnya mereka tak mampu melemahkan-Mu. Ya Allah cerai beraikan mereka, porak porandakan kesatuan mereka, dan turunkanlah balasan-Mu atas mereka.

Ya Allah turunkanlah atas mereka dan semua pihak yang membantu mereka balasan-Mu yang tidak dapat ditolak oleh kaum yang berbuat kezhaliman.

Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami kaum muslimin yang lemah di Suriah. Ya Allah sayangi dan kasihilah mereka dan keluarkanlah mereka dari pengepungan dan keadaan sempit yang mereka alami saat ini.

Ya Allah terimalah syuhada mereka dan sembuhkanlah yang sakit dan terluka dari kalangan mereka. Ya Allah karuniakanlah kebaikan pada mereka dan janganlah Engkau timpakan keburukan pada mereka karena tiada daya dan kekuatan bagi mereka kecuali dengan pertolongan-Mu.

Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Suriah. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Palestina. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di seluruh permukaan bumi.”

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala alihi Muhammad

Donasi :

Jendela Dunia :

 

“Sesungguhnya mukmin itu bersaudara” (QS. Al-Hujuraat : 10)

“Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhori dan Muslim)

“Orang mukmin dengan orang mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain.” (HR. Muslim)

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” (HR. Muslim)

Kumpulan Do’a Para Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an


Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku (QS. Al-Baqarah : 186)

Do’a Nabi Adam 
”Ya Tuhan kami, kami telah dzalimkan diri kami sendiri, Jika Engkau tidak mengampuni kami dan Engkau rahmatkan kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi.” (Al A’raf : 23)

Do’a Nabi Nuh 

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakekatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Hud : 47)

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk kerumahku dengan beriman dan semua orang beriman yang laki-laki dan yang perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang dzalim itu selain binasaan.” (QS. Nuh :28)

Do’a Nabi Ibrahim

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami) sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah : 128-129)

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah do’aku. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim : 40 – 41)

“(Ibrahim berdo’a): Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukanlah aku kedalam golongan orang-orang yang shaleh. Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai Syorga yang penuh kenikmatan.” (QS. Asy-Syu’ara : 83-85)

“Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. Ya Tuhan kami janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mumtahanah : 4-5)

Do’a Nabi Luth 
(Luth berdo’a) : “Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan.” (QS. Asy-Syu’araa :169)

Do’a Nabi Yusuf 

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (QS. Yusuf :101)

Continue reading

Do’a dan semangat untuk saudaraku


Semangat

Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. (QS. At-Taubah : 33 )

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat (QS. An-Nashr : 1-3 )

Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. (QS. As-Shaff : 13 )

Dan katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Israa : 81 )

Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul, (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan. Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang, (QS. As-Shaffat : 171-173 )

Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang.” Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa (QS. Al Mujadilah : 21)

Karena itu janganlah sekali-kali kamu mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya; sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan (QS. Ibrahim : 47 )

Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur, sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh (QS. Al-Anbiya : 105)

Continue reading

Hikmah dibalik Do’a yang tidak terkabul


Ada seorang yang rajin berdoa, minta sesuatu kepada Allah SWT. Orangnya sholeh, Ibadahnya baik. Tapi doanya tak kunjung terkabul.

Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang dia panjatkan belum terkabul juga.

Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa, Sholat masih bolong-bolong, Kelakuannya juga sering tidak beres, sering tipu menipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia doa kan, semuanya dipenuhi. Orang sholeh ini pun heran.

Akhirnya, dia pun datang ke seorang ustadz. Berceritalah dia mengenai permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah mendapat apa yang dia inginkan.

Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini : Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang seorang pengamen, tampilannya urakan, main musiknya tidak bagus, suaranya fals, bagaimana?. Orang sholeh tadi menjawab Segera saya kasih uang pak ustadz, tidak tahan melihat dan mendengarkan dia lama-lama di situ, sambil bernyanyi pula.

Kalau pengamennya yang datang rapi, main musiknya enak, suaranya merdu, membawakan lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo itu, saya dengarkan ustadz. Saya biarkan dia nyanyi sampai habis. Lama pun tidak masalah. Kalau perlu saya suruh dia nyanyi lagi. Nyanyi sampai satu album pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga saya berani, ustadz.

Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah mendengarkan doamu. Melihat kamu. Dan Allah ingin sering bertemu kamu dalam waktu yang lama.

Bagi Allah, mengabulkan apa yang kamu mau itu sangatlah mudah. Tapi Dia ingin menahan kamu agar khusyuk, agar kamu dekat dengan Allah. Coba bayangkan, jika doamu cepat terkabul, apa kamu akan sedekat ini? Dan dipenghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan akan jauh lebih besar dari apa yang kamu minta. Allah SWT lebih tahu yang terbaik untuk kamu dan apa yang kamu butuhkan.

Berbeda dengan teman kamu itu. Allah tidak mau dia dekat-dekat sama Allah. Sudah dibiarkan saja bergelimang dosa. Makanya Allah buru-buru kabulkan do’a nya. Sudah jatahnya dia segitu. tidak bertambah lagi.

Dan yakinlah!, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta ternyata tidak Allah kabulkan sampai akhir hidupmu, masih ada kampung akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga untuk kita. Tidak akan merasa kurang kita di sana.

Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya. Semoga kisah ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua… Aamiin

Dan Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka katakanlah sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang memohon apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi (panggilan/perintah)-Ku, dan beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk (bimbingan). (QS. Al-Baqarah : 186)

Do’a Al-Ma’tsurat


“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (Qs. Al Ahzab: 41-42)

Pendahuluan

Al Matsurat, yang artinya Matsur atau terkenal banyak orang bahwa itu berasal dari Nabi SAW

Al-Ma’tsurat adalah kumpulan dari ayat al-quran utama dan hadits. Ia adalah bentuk wirid untuk dibaca setiap pagi dan petang. Al-ma’tsurat disusun oleh Imam Syahid Hasan Al-Banna, pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin, yang berusaha keras untuk mengingat Allah pada semua sisi kehidupan. Sesungguhnya, hal tersebut merupakan cara hati untuk mencapai kedamaian dan keseimbangan hati.

Hasan Al-Banna

Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur’an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).

Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak titipan pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.

Kepergian Hassan al-Banna pun menjadi duka berkepanjangan bagi umat Islam. Ia mewariskan 2 karya monumentalnya, yaitu Catatan Harian Dakwah dan Da’i serta Kumpulan Surat-surat. Selain itu Hasan al-Banna mewariskan semangat dan teladan dakwah bagi seluruh aktivis dakwah saat ini.

Selain itu ia juga dikenal akan cara berdakwahnya yang sangat tidak biasa. Ia terkenal sangat tawadlu dikarenakan ia sering berdakwah di warung-warung kopi tempat oarang-orang yang berpengetahuan rendah berkumpul untuk minum-minum kopi sehabis lelah bekerja seharian. Dan ternyata cara tersebut memang lebih efektif dilakukan dalam berdakwah.

“… Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS.Al-Baqarah:286)

Al-Ma’Tsurat

Hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang.” (QS. Ar Rad: 28)

Saya alhamdulilah sudah menghafal al-ma’tsurat, dan biasanya setiap saya berkendaraan saya membacanya selama perjalanan.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiiin

Cibubur, 04-07-2012

GusnaNuri

Doa dan Nasehat untuk Sahabat


Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran. (Al ‘Ashr: 1-3)

  • Assalamualaikum, Artinya “Semoga diberikan keselamatan atasmu”. diucapkan ketika bertemu dengan seorang sahabat atau memulai suatu pembicaraan.
  • Laa tahzan, innallaaha ma’anaa, Artinya “jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”. nasehat untuk sahabat muslim yang sedang bersedih hati. semoga allah memberikan jalan keluar untuk masalahnya.
  • Laa taghdhob fa lakal jannah, Artinya “janganlah marah, maka surga bagimu”. nasehat untuk sahabat muslim yang sedang marah. semoga allah menenangkan hatinya.
  • Syafakillah/syafakallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman, Artinya “semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya”. diucapkan ketika mendengar atau menjenguk sahabat yang sedang sakit.
  • Jazakallahu ma bi khair, Artinya “Semoga allah membalasmu dengan kebaikan”. Diucapkan ketika mendapatkan kebaikan dari sahabat atau orang lain sebagai ucapan terima kasih.

Depok, 27-09-2011

noname

Adab dan sebab-sebab do’a terkabul


Doa adalah sebuah kebutuhan manusia sebagai makhluk yang beriman. doa sebagai sarana komunikasi seorang hamba dengan Tuhannya untuk memohon perlindungan, memohon ampunan, memohon pertolongan, dan memohon kebahagiaan hidup di dunia dan di akherat.

Untuk teman-temanku yang muslim, berikut ini adalah adab dan sebab-sebab do’a terkabul yang saya ambil dari buku al-ma’tsurat :

  1. Memurnikan keikhlasan hanya kepada Allah
  2. Memulai dengan membaca kalimat pujian dan sanjungan kepada Allah. kemudian membaca shalawat demikian pula ketika mengakhirinya.
  3. Sungguh-sungguh dalam berdoa dan yakin akan dikabulkan
  4. Banyak mengulang-ulang doa dan tidak tergesa-gesa
  5. Menghadirkan hati saat berdoa
  6. Berdoa dalam keadaan lapang maupun susah
  7. Hanya memohon kepada Allah saja
  8. Tidak berdoa untuk kejelekan keluarga, harta, anak dan diri sendiri
  9. Merendahkan suara dalam berdoa. tidak terlalu pelan dan tidak terlalu keras
  10. Mengakui dosa dan memohon ampun kepada Allah serta mengakui nikmat dan bersyukur kepada Allah
  11. Tidak harus memakai sajak dalam bedoa
  12. Rendah hati, khusyu’, disertai perasaan harap dan takut
  13. Mengembalikan apapun yang diperoleh degan cara zalim kepada pemiliknya serta diiringi taubat
  14. Mengulangi doa sebanyak 3 kali
  15. Menghadap kiblat
  16. Mengangkat kedua tangan dalam berdoa
  17. Berwudhu sebelum berdoa bila mudah dilaksanakan
  18. Tidak berlebih-lebihan dalam berdoa
  19. Hendaklah memulai berdoa untuk dirinya sendiri bila hendak mendoakan orang lain
  20. Bertawasul kepada Allah dengan asmaul husna dan sifat-sifat-Nya yang tinggi, atau dengan amal shalih yang dikerjakan, atau dengan doa orang shalih yang masih hidup dan berada dihadapannya
  21. Hendaklah makanan, minuman dan pakaian yang dipakai dalam keadaan halal
  22. Tidak berdoa atau meminta sesuatu yang mengandung dosa dan pemutusan silaturrahmi
  23. Melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar
  24. Menjauhakan diri dari segala maksiat

Demikian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 6-7-2011

noname

%d bloggers like this: