Anakku, Kita Hidup di Akhir Zaman


Anakku, kita hidup di akhir zaman
Saat kemaksiatan menjadi biasa
Panca Indera yang sudah tak terjaga
Dosa besar yang kian tak terasa

Anakku, kita hidup di akhir zaman
Saat yang benar dan yang salah sulit dibedakan
Saat lisan tak sejalan dengan perbuatan
Saat kehormatan rela dihilangkan

Anakku, kita hidup di akhir zaman
Banyak orang pintar namun membodohi
Banyak orang kuat namun mendzolimi
Banyak orang kaya namun menyakiti

Anakku, Kita hidup diakhir zaman
Jaga iman dan ketakwaan
Amal dan Pahala menjadi harapan
Sebagai bekal di hari pembalasan

Anakku, Kita hidup di akhir zaman
Menunggu waktu yang telah ditentukan
Berharap kita dipertemukan
Ditempat yang sudah dijanjikan

Bogor, 05-10-2017

KangAgus

Advertisements

Teman Hidup


Ini bukan tentang lebih tua, seumuran, atau lebih muda. Ini tentang yang menyeimbangkan hidup dan yang bisa berjalan beriringan. Yang memberi kedamaian di hati, kenyamanan di sisi, dan kasih sayang tiada henti.

Tentang tertawa bersama, saling mensupport, mendo’akan satu sama lain. Berbicara lepas tak berbatas. Ketika Dunia begitu kejam, dia menjadi tempatmu untuk selalu pulang. Yang bisa membuatmu sangat sabar, dan berusaha mengerti mesti sulit. Menerimamu apa adanya meskipun kamu cuma seadanya.

Wajah mungkin tak rupawan tapi kebersamaan dengannya itu sesuatu yang kamu yakin harus perjuangkan. Masa lalunya tidak kamu persoalkan karena kamu tahu itu yang membentuknya sekarang. Kekurangan masing-masing adalah tugas bersama untuk belajar saling menerima dan memperbaiki agar jadi lebih baik.

Tentang dia yang kamu ikhlas seumur hidup menjadi makmum/imamnya. Membuatmu bangga menjadi ibu/ayah dari anak-anaknya.

Cilangkap, 18 Maret 2012

GusnaNuri

3 kekayaan dalam hidup manusia


3-kekayaan

Kekayaan Ilmu

“…niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadalah : 11)

Prinsip Ilmu dalam Islam :

  • Tidak ada manusia yang lahir dalam keadaan berilmu
  • Setiap muslim wajib mencari ilmu baik ilmu dunia maupun ilmu agama
  • Dengan Ilmu sebagai modal mencari rezeki yang halal dan berkah
  • Dengan Ilmu sebagai dasar dalam beribadah dan beramal sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Hadits

Kekayaan Harta

”Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar” (QS. Al-Hadid : 7)

”Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan” (QS. Al-Kahfi : 46)

Prinsip Harta dalam Islam :

  • Harta bukanlah tujuan utama manusia
  • Kebahagiaan bukan diukur dari banyaknya harta
  • Harta sebagai modal untuk beribadah, mulai dari sarana sholat, membayar zakat, sampai pergi ketanah Suci
  • Harta sebagai sarana untuk membantu sesama

Kekayaan Hati

“Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

“Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah, jika dia baik, maka anggota tubuh akan baik semuanya. Jika dia rusak, maka rusaklah anggota tubuh yang lain. Sesungguhnya itu adalah hati.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

  • Hati sebagai pengendali kekayaan ilmu dan kekayaan harta
  • Dengan kekayaan hati, kita berbagi ilmu yang bermanfaat untuk orang lain
  • Dengan kekayaan hati, berbagi rezeki dengan orang yang membutuhkan
  • Menyadari bahwa ilmu dan harta hanyakan titipan dan ujian untuk manusia

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 28 Oktober 2013

GusnaNuri

3 Hal dalam Hidup Manusia


3 Hal dalam hidup yang tidak akan kembali :

  • Waktu
  • Ucapan
  • Kesempatan

3 Hal yang menghancurkan hidup manusia :

  • Kemarahan
  • Keangkuhan
  • Dendam

3 Hal yang tidak boleh hilang :

  • Harapan
  • Keikhlasan
  • Kejujuran

3 Hal yang paling berharga :

  • Kasih Sayang
  • Cinta
  • Kebaikan

3 Hal yang membentuk watak seseorang :

  • Komitmen
  • Ketulusan
  • Kerja Keras

3 Hal yang tidak pernah pasti :

  • Kekayaan
  • Kejayaan
  • Mimpi

3 Hal yang tidak pernah manusia tahu :

  • Rejeki
  • Umur
  • Jodoh

3 Hal yang yang pasti :

  • Tua
  • Sakit
  • Kematian

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). (QS. Al An’am:59)

Cilangkap, 31-05-2013

GusnaNuri

Hidup di Dunia hanya 90 Menit


Latar Belakang

  • Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. (QS. As-Sajdah : 5)
  • Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun, sedikit yang melampaui itu. (HR. Tirmidzi)

Usia Rosulullah

Rasulullah, berapa usia beliau saat wafat? Beliau mencapai usia 63 tahun. Bukankah angka ini seperti sabda beliau, antara 60-70 tahun. Inilah yang semakin menguatkan bahwa apapun yang disampaikan dalam al-Qur’an dan hadits, beliau ada pada titik paling ideal. Termasuk panjang usia ideal ini.

Uniknya, ke empat shahabat beliau yang memimpin pada fase khilafah ‘ala minhaj an-Nubuwwah, tiga di antara mereka berusia sama dengan usia Rasulullah. Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, ketiga generasi terbaik Rasul itu wafat seperti usia Rasulullah : 63 tahun. Sementara Utsman bin Affan mewakili kalimat nabi (sedikit yang melampaui itu). Utsman wafat pada usia 82 tahun. Radhiallahu anhum ajma’in.

Perhitungan

  • Di sisi Allah 1 hari setara dengan 1000 tahun di sisi manusia
  • Jika 1 hari = 24 jam setara dengan 1000 tahun di sisi manusia
  • Maka   24/1000 setara dengan 1 tahun di sisi manusia
  • Misal usia rata2 manusia 63 tahun maka
  • 24/1000 * 63 setara dengan 63 tahun di sisi manusia atau
  • 63 tahun umur manusia setara dengan 24/1000 * 63 atau 1.512 jam atau 90.72 menit di sisi Allah

Nasehat

” Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (Al-A’raaf: 34)

“Dia (Allah) berfirman, ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung.’ Dia (Allah) berfirman, ‘Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui.” (QS, Al-Mu’minun: 112-114)

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cibubur, 04-07-2012

GusnaNuri

Tiga Prinsip Hidup


Pertama kali saya mendengar tiga prinsip hidup ini dari KH.Abdullah Gymnastiar(Aa Gym) tiga prinsip hidup manusia itu adalah zikir, pikir, dan ikhtiar. Dan saya pikir memang betul 3 kata ini adalah prinsip pokok hidup manusia dan penulis akan mencoba untuk menjelaskannya dengan bahasa dan pemikiran penulis sendiri

  1. Zikir adalah tugas pokok manusia sebagai hamba tuhan selama hidup di dunia. Pengertian zikir adalah ingat. Artinya manusia harus selalu ingat kepada Alloh yang telah menciptakannya dengan cara beribadah yang telah di atur oleh Alloh sebagai wujudpenyembahan diri kita kepada Nya. Tetapi pertanyaan nya kenapa kita harus menyembah Alloh? Karena manusia sangat membutuhkan Alloh di dalam hidupnya. Alloh yang telah menghidupkan kita, memberi makan kita, yang mematikan kita, dan kepada Nyalah kita akan kembali, jadi hidup kita sangat bergantung kepada Nya.
  2. Pikir adalah aktivitas manusia dalam mencari, memahami, suatu informasi sehingga ilmu itu dapat di aplikasikan dalah kehidupan manusia. Kita tahu mulai dari kecil kita sudah di sekolahkan sampai keperguruan tinggi (bila yang beruntung) dan di ajarkan mengaji. Yang penulis perhatikan mengenai prinsip Pikir atau mencari ilmu sekarang di bagi menjadi dua pandangan : pertama, orang yang mencari ilmu semata-mata untuk bekal dalam mencari nafkah karena sekolah itu ujung-ujungnya untuk mencari kerja. Kedua, orang yang mencari ilmu semata-mata karena perintah Alloh dan ilmunya di amalkan untuk mencari nafkah yang halal.
  3. Ikhtiar atau dalam arti lain adalah bekerja atau berusaha. Seperti halnya prinsip Pikir, ikhtiar juga dibagi menjadi 2 pandangan : pertama, seseorang beriktiar atau berusaha semata-mata untuk bertahan hidup, dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Kedua, selain untuk bertahan hidup tetapi seseorang juga berikhtiar untuk bekal beribadah kepada Alloh, karena tidak mungkin kita beribadah tanpa didukung sarana dan prasarana seperti mesjid, pakaian, untuk sholat uang/harta untuk zakat, pesawat untuk mengantarkan kita ketanah suci, dan lain-lain yang semua itu dicapai dengan bekerja atau berikhtiar.

Diagram

Penjelasan Diagram :

  • Diagram Piramida. Dari ketiga prinsip hidup manusia tadi, penulis dapat menggambarkan hubungan ketiganya dengan menggunakan 2 diagram. Yang pertama adalah diagram piramida dimana zikir menempati posisi paling atas, dan yang paling bawah adalah ikhtiar sedangkan pikir berada diantara zikir dan ikhtiar.
    Yang menarik disini, mengapa pikir berada di antara kedua prinsip yaitu zikir dan ikhtiar. jika di ibaratkan, pikir seperti jembatan yang menghubungkan keduanya. hubungan antara pikir dengan zikir adalah pikir yang dalam aplikasinya adalah sebuah ilmu, digunakan untuk mengenal Alloh, membaca ayat-ayat Alloh baik yang tersirat maupun yang tersurat, serta mencari ilmu bagaimana cara beribadah kepada Alloh.
    Sedangkan hubungan pikir dengan ikhtiar adalah pikir yang dalam aplikasinya adalah sebuah ilmu, digunakan untuk mencari ilmu keduniawian, dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada orang banyak.
    Dan antara prinsip pikir dan ikhtiar, semuanya berpusat pada satu prinsip yaitu zikir yang merupakan prinsip pokok manusia.
  • Diagram Lingkaran. Pada diagram lingkaran ini menggambarkan lingkaran kehidupan manusia. dapat dilihat bahwa ikhtiar merupakan lingkaran inti atau penyokong kehidupan manusia. Bahwa selama hidupnya manusia harus selalu berusaha untuk bertahan hidup dan bekal beribadah. Sedangkan pikir tetap berada diantara keduanya.
    Walaupun ikhtiar dianggap sebagai inti kehidupan, tetapi didalam diagram tersebut lingkaran ikhtiar dan pikir berada di dalam lingkaran zikir. Maknanya adalah semua ikhtiar dan pikir kita tidak lepas dari tujuan utama kita yaitu berzikir ingat kepada Alloh yang merupakan puncak dan lingkaran utama dari prinsip kehidupan manusia. Tinggal bagaimana seseorang mengatur urutannya atau bahkan bagaimana seseorang melengkapi ketiga prinsip kehidupannya.

Depok, 01-09-07-Sabtu

noname

%d bloggers like this: