Motivasi Saat Kita Memiliki Masalah


Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. (QS. Al-Insyirah : 5)

Setiap ada awal pasti ada akhir, setiap masalah pasti ada solusi. Jangan pernah menyerah, percaya diri, Insya Allah bahagia menanti.

Sahabat sejati dapat menunjukkanmu bahwa hidup tak seburuk yang kamu pikirkan dan  masalahmu tak sebesar yang kamu takutkan.

Mereka yang bahagia bukanlah yang hidup tanpa masalah, namun mereka yang terampil untuk mengelola tiap masalah jadi penuh hikmah.

Jika kamu berpikir kamu lemah, kamu salah! Tuhan tahu kemampuanmu, Masalah hanya untuk orang yg kuat. Kamu lemah jika kamu menyerah.

Jangan katakan..Wahai Tuhan..aku punya masalah besar, tapi katakan Hai Masalah..aku punya Tuhan Yang Maha Besar.

Apapun masalahmu, Tuhan tak pernah terlambat memberi pertolonganNya. Kamu hanya butuh sedikit kesabaran.

Masalah apapun yang menimpamu, jangan pernah menyerah! Tunjukkan bahwa kamu cukup kuat untuk menyelesaikannya.

Sesulit apapun masalah yang kita hadapi, ia harus diselesaikan, bukan dihindari.

Jangan pernah iri dengan apa yg orang lain miliki. Setiap orang punya masalahnya sendiri. Bersyukurlah untuk hidup ini.

Masalah tidak akan menjadi rumit jika kamu bisa menyikapinya dengan sabar dan dengan kelapangan hati.

Hal yang sangat kecil dapat menyebabkan masalah yang sangat besar. Jangan pernah meremehkan hal-hal kecil.

Hadapi masalah tanpa masalah agar masalah tidak menjadi risalah kesalahan sepanjang perjalanan hidup.

Setetes embun harapan, cukup untuk bangkitkan asa di padang gersang kehidupan.

Advertisements

Anjuran Rosulullah Sebelum Kita Tidur


Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan (QS. Ar-Ruum: 23)

Berwudhu sebelum tidur
“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari dan Muslim)

Membersihkan Tempat Tidur
“Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengibaskan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”. Di dalam riwayat yang lain dijelaskan bahwa jumlah kibasan yang dianjurkan adalah sebanyak tiga kali (HR. Bukhari dan Muslim)

Mematikan lampu
“Matikanlah lampu-lampu diwaktu malam jika kalian hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bejana serta makanan dan minuman kalian. (HR. Bukhari dan Muslim)

Berbaring ke sebelah kanan
“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari dan Muslim)

Membaca Beberapa ayat Al-Qur’an
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya, lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari)

Membaca Do’a
“Bismikallahumma amuut wa ahyaa” (HR Bukhari)
“Bismikarabbii wa dho’tu jambii wa bika arfa’uhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltahaa fahfazhhaa bimaa tahfazha bihi ‘ibaadakasshaalihiin.” (HR Bukhori dan Muslim)

“Dengan Nama-Mu, ya Rabb-ku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan Nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Makruh tidur di atas dak terbuka
“Barangsiapa yang tidur malam di atas atap rumah yang tidak ada penutupnya, maka hilanglah jaminan darinya” (HR. Bukhari)

Makruh tidur dalam posisi telungkup (perut sebagai tumpuan)
“Sesungguhnya cara berbaring seperti ini (telungkup) adalah cara berbaringnya penghuni neraka“. (HR Ibnu Majah)

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. (QS. Al Israa’ : 79)

Terimakasih:

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua sahabat muslim…aamiin

Cilangkap, 15-01-2013

KangAgus

%d bloggers like this: