• Assalamu’alaikum

    Setiap manusia lahir dalam keadaan tidak berilmu. maka “Bacalah” dan “Ikatlah” Ilmu dengan Tulisan.

    “I am a Muslim…i want to be a Blogger, i want to be a Socialpreneur”

  • Kategori Tulisan

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog Ri32 dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email anda. Jika sudah bosan silahkan unsubscript.
    Terima kasih... : )

    Join 773 other followers

  • RSS Sahabat Al-Aqsha

    • 224.948 Warga Sipil Tewas di Suriah Kurun 2011-2019, Termasuk 29.017 Anak
      SYRIAN Network for Human Rigths mencatat, sejak tahun 2011 sampai 2019, jumlah korban warga sipil yang tewas akibat krisis berkepanjangan di Suriah mencapai 224.948 orang. Jumlah tersebut mencakup korban tewas […] The post 224.948 Warga Sipil Tewas di Suriah Kurun 2011-2019, Termasuk 29.017 Anak appeared first on Sahabat Al-Aqsha.
    • Serangan Rezim dan Sekutunya Kembali Meningkat, Ratusan Ribu Warga Suriah Menyelamatkan Diri
        LEBIH dari 350.000 warga Suriah telah melarikan diri dari serangan baru yang dibekingi Rusia, di provinsi Idlib yang dikuasai oposisi, sejak awal Desember 2019. Kamis (16/1/2019), PBB mengatakan bahwa […] The post Serangan Rezim dan Sekutunya Kembali Meningkat, Ratusan Ribu Warga Suriah Menyelamatkan Diri appeared first on Sahabat Al-Aqsha.

Program Membaca Terjemahan Al-Qur’an


Pendahuluan

Melanjutkan program sebelumnya yaitu pembiasaan diri dalam membaca Al-Qur’an. Saat ini saya berusaha meluangkan waktu dengan membaca terjemahan Al-Qur’an.

Belajar untuk memahami kandungan Al-Qur’an, Bertanya kepada Ustadz yang kompeten keilmuannya dan baik akidahnya. Serta berusaha untuk menyampaikan dan mengamalkan isinya (Program Qur’an).

Ada sebuah kaidah bahwa iman sebelum Al-Qur’an, adab sebelum ilmu, dan ilmu sebelum beramal. Sehingga tidak mungkin kita betah berlama-lama membaca Al-Qur’an jika hati kita belum mengimaninya dan niat kita belum lurus.

Waktu & Kegiatan

Baiknya memiliki mushaf Al-Qur’an perkata disamping ada terjemahannya. Dibaca dirumah dalam keadaan tenang dan santai. Untuk waktunya semampu kita. Saya biasanya setelah sholat malam atau setelah pulang sholat subuh atau sebelum tidur.

Baiknya bertahap dimulai dari surat-surat pendek sampai sedang yang ada di juz 30, juz 29 dan juz 28. Kemudian bisa dilanjutkan mulai dari juz pertama (Al-Fatihah, Al-baqoroh) dan juz seterusnya.

Baiknya membaca (tilawah) Al-Qur’an nya kemudian membaca terjemahan berusaha untuk memahami serta menghayati maknanya bisa juga membaca buku tafsir agar tidak salah dalam memahami maknanya.

Berikut saya cantumkan pertanyaan serta jawaban terkait dengan membaca terjemahan Al-Qur’an. Saya ambil dari salamdakwah.com

Ada pertanyaan kepada syaikh Ibnu Baz:

Apakah boleh membaca al-Qur’an tanpa memahami maknanya? Kami berharap penjelasannya.

Berikut ini petikan jawaban Beliau:

Ya. Seorang mukmin dan mukminah dibolehkan membaca al-Qur’an meski tidak memahami maknanya, akan tetapi mereka disyariatkan untuk menghayati dan memikirkan maknanya sampai dia faham. Dan hendaknya ia meruju’ ke kitab-kitab tafsir jika ia mampu memahaminya. Hendaknya ia juga merujuk kitab bahasa arab untuk mengambil faedah dari situ dan ia hendaknya bertanya kepada Ulama’ tentang kesulitan yang ia temui, tujuannya adalah supaya ia menghayati, sebab Allah ta’ala berfirman(shad:29)

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya orang-orang yang mempunyai fikiran mendapat pelajaran. http://www.binbaz.org.sa/mat/21534

Sehingga kesimpulannya adalah :

Seseorang yang membaca terjemah al-Qur’an atau tafsir saja (tanpa membaca ayat al-Qur’an dalam bahasa arab) dengan tujuan untuk memahami al-Qur’an hanya memperoleh pahala membaca tafsir dan tidak memperoleh pahala seperti orang yang membaca ayat al-Qur’an.

Idealnya adalah sebagaimana yang diterangkan oleh syaikh Ibnu Baz, yakni seorang mukmin atau mukminah membaca al-Qur’an dan berusaha memahami maknanya. Memahami makna al-Qur’an bisa dilakukan dengan melihat terjemah, kitab tafsir atau bertanya kepada Ulama’

Penutup

Setelah kita dapat beristiqomah dalam membaca Al-Qur’an setiap hari. Kita coba naikan level dengan memahami apa yang kita baca atau saat murojaah (mengulang) hafalan kita. Sehingga kita hafal ayatnya dan kita faham artinya.

Sedangkan bacaan Al-Qur’an tidak akan bisa menyatu dengan musik dan nyanyian. Sehingga jika kita ingin dekat dengan Al-Qur’an maka mulailah untuk mengurangi mendengarkan musik dan nyanyian.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 17-12-2019

KangAgus

Program Membaca Al-Qur’an Setiap Hari


Latar Belakang

Ada teman kantor yang resign karena beliau mau usaha, sebelumnya beliau menghadiahkan saya sebuah mushaf Al-Qur’an saku. Awalnya saya tidak membaca karena tulisannya cukup kecil dan itu mushaf Al-Qur’an untuk hafalan.

Tetapi setelah selesai bulan Ramadhan tahun ini, saya coba untuk mulai membacanya dan menjalankan (Program Qur’an) dengan istiqomah membaca Qur’an setiap hari.

Program Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Jika kita belum mampu membaca Al-Qur’an setiap hari 1 juz. Maka kita usahakan untuk tetap membaca Al-Qur’an setiap hari dan menyelesaikan 1 juz dalam waktu 1 pekan.

Yang biasa saya lakukan adalah membacanya pada waktu jam istirahat di kantor untuk sholat dzuhur dan ashar. Saya membacanya sampai Iqomah dikumandangkan. Dikantor dalam sehari mungkin hanya bisa membaca 1 lembar (2 halaman) namun itu dilakukan setiap hari.

Menjadi Gaya Hidup Seorang Muslim

Sekarang setiap berangkat kerja, yang ada di saku celana saya selain ada handphone dan dompet. Tidak lupa mushaf Al-Qur’an di saku baju saya. Akhir pekan pun saat mengajak berlibur keluarga, mushaf Al-Qur’an saku tidak lupa untuk dibawa. Agar saat istirahat untuk sholat bisa tetap membacanya.

Sehingga mengurangi untuk membaca Al-Qur’an menggunakan handphone. dan saat ke kamar mandi mushafnya kita simpan di tempat yang aman dan bersih. Atau dititipkan ke petugas yang ada di Toilet umum.

Sekian tulisan dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 21 September 2019

KangAgus

Tips membaca Buku yang baik dan benar


membaca-ri32

Latar Belakang

Membaca adalah salah satu proses yang sangat penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca, manusia dapat dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini. Sebab hidup manusia sangat bergantung pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya.

Di zaman sekarang ini, nampaknya sebagian besar pelajar kurang memiliki minat membaca, terutama membaca buku pelajaran. Ini diakibatkan oleh karena sebagian pelajar tidak memiliki metode dan kurangnya ketertarikan untuk membaca, sehingga pada saat membaca timbul rasa malas, bosan, dan mengantuk. Kondisi ini membuat pembaca susah untuk mengingat pelajaran yang dibacanya.

Tips Membaca Buku

Berikut adalah tips / cara agar anda bisa lebih optimal dalam membaca dan mengingat poin pentingnya

  1. Pilihlah waktu yang menurut kita sesuai untuk membaca. Waktu yang sesuai disini adalah waktu dimana tidak terdapat gangguan, baik dari luar maupun dari dalam diri kita. Waktu yang sesuai disini hanya kita sendiri yang tahu kapan. Namun, sebagain besar orang percaya bahwa waktu yang baik untuk membaca, khususnya buku pelajaran, adalah di pagi hari.
  2. Ada baiknya sebelum belajar kita berdoa terlebih dahulu sesuai dengan kepercayaan masing-masing supaya ilmu yang kita dapat bermanfaat.
  3. Pilihlah tempat dan suasana yang sesuai untuk membaca, yaitu tempat yang terang / baik dalam pencahayaan, sejuk, bersih, nyaman, tenang dan rapih menurut kita sendiri.
  4. tingkatkan motivasi agar lebih bersemangat dalam membaca
  5. Pastikan posisi membaca kita dalam posisi yang benar. Posisi yang benar pada waktu membaca adalah duduk dengan posisi badan tegak, tidak bungkuk, dan pastikan jarak antara buku dengan mata kita kurang lebih 30cm.
  6. Konsentrasi .Kebanyakan kita menganggap bahwa konsentrasi adalah pekerjaan berat dan sangat sulit dilakukan. Kita memiliki suatu keyakinan bahwa hal tersebut susah untuk dilakukan. Maka lakukan dengan baik intruksi sebelumnya agar bisa berkonsentrasi dengan baik.
  7. Siapkan juga hal-hal yang biasanya membantu kita dalam membaca, seperti pensil atau spidol.
  8. Berilah garis bawah atau stabillo pada kalimat-kalimat yang menurut anda penting. Dengan memberikan sesuatu, seperti garis bawah atau stabillo anda dapat mengingat baca dan merangkumnya.
  9. Baca ulang buku tersebut berulang-ulang sampai anda benar-benar puas, paham, & mengerti tentang isi bacaan tersebut.

Ya Allah tambahkanlah aku ilmu, Dan berikanlah aku karunia untuk dapat memahaminya, Serta jadikanlah aku termasuk golongan hamba-Mu yang sholeh…aamiin

Sekian sharing artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 26-12-2013

KangAgus

%d bloggers like this: