Nikmatnya Menjaga Pandangan


Menundukan-pandangan-ri32

Memandang adalah sebuah kenikmatan bagi semua orang yang Allah anugerahkan mata dan penglihatan. Tinggal apakah pandangan itu akan bernilai ibadah atau tidak. atau malah berdosa.

Saat melihat pemandangan alam yang indah, atau melihat suatu keadaan yang baik. akan bernilai ibadah jika kita memuji Allah yang menciptakan itu semua. maka ucapkanlah masya Allah

Namun tidak semuanya layak kita pandang. Menjaga pandangan dari lawan jenis yang tidak halal kita pandang adalah bernilai ibadah. karena memandangnya dapat menimbulkan syahwat.

Dengan menjaga pandangan maka hati kita menjadi bersih, tidak membayangkan, tidak berangan-angan, dan tidak membandingkan dengan pasangan hidup kita.

Motivasi Menjaga Pandangan

”Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur : 30)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS An-Nur : 31)

“Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.” (HR. Ahmad no. 8356)

”Aku tidaklah meninggalkan cobaan yang lebih membahayakan bagi laki-laki selain dari (cobaan berupa) wanita” (HR. Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 9798)

”Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah iblis. Barangsiapa yang meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan memberi balasan iman kepadanya yang terasa manis baginya” (HR. Al-Hakim no. 7875)

”Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena menikah itu lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400)

”Jaminlah aku dengan enam perkara, dan aku akan menjamin kalian dengan surga: jujurlah (jangan berdusta) jika kalian berbicara; tepatilah jika kalian berjanji; tunaikanlah jika kalian dipercaya (jangan berkhianat); peliharalah kemaluan kalian; tahanlah pandangan kalian; dan tahanlah kedua tangan kalian.” (HR. Ahmad no. 22757)

Bagaimana Cara Menjaga Pandangan

  • Ingat Kepada Allah yang memerintahkan untuk menjaga pandangan baik laki-laki maupun perempuan. dalilnya terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits. tidaklah yang Allah perintahkan melainkan jika kita melakukannya pasti ada manfaatnya. dan tidaklah yang Allah larang jika kita melakukannya pasti ada kerugiannya.
  • Menghindari tempat yang banyak mengandung maksiat
  • Mengalihkan pandangan yang tidak disengaja
  • Menikahlah atau berpuasa
  • Berzikir dan berdoa kepada Allah agar kita senantiasa mampu untuk menjaga pandangan, hati, dan pikiran

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor. 31-03-2018

KangAgus

Advertisements

Menjaga Al-Qur’an dengan Membacanya


Latar Belakang

Saya membaca artikel di sebuah situs berita tentang aksi pembakaran kitab suci Al-Qur’an.

 Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka. (QS.Al-Baqarah:15)

Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk. (QS.Al-Baqarah:16)

Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat. (QS.Al-Baqarah:17)

Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar), (QS.Al-Baqarah:18)

Alqur’an di Akhir Zaman

Saya mengutip dari sebuah blog :

Ibnu Majah berkata, bahwa Abu Mu’awiyah meriwayatkan kepada kami dari Abu Malik al Asyja’i, dari Rabi’i bin Harasy, dari Hudzaifah bin al Yaman, ia mengatakan, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pernah menggambarkan :

“Islam akan berlalu sebagaimana memudarnya warna pada pakaian. Hingga tidak lagi diketahui apa itu puasa, shalat, nusuk (sikap tunduk, patuh), dan tidak pula sedekah. Akan terjadi proses lupa terhadap al Qur’an dalam waktu satu malam dan tidak ada yang tersisa di atas bumi walau hanya satu ayat. Sampai ada suatu golongan dari manusia yang sudah renta, dimana mereka mengatakan, ‘Kami mendapati nenek moyang kami berpegang atas kalimat LA ILAHA ILLALLAH, maka kami pun mengucapkannya.’”

Semua itu menunjukkan, bahwa keberadaan ilmu akan ditarik dari sisi manusia pada akhir zaman, hingga al Qur’an terlupakan, baik yang ada dalam lembaran-lembaran (mushaf) ataupun dari dada manusia. Tinggallah manusia tanpa ilmu agama.

Dimana kemudian orang-orang yang telah berusia senja memberitahukan, bahwa mereka pernah menemui suatu masa, yang mana masih ada orang yang bersaksi dengan kalimat La ilaha illallah dan mereka mengucapkan kalimat tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sungguh kalimat tersebut sangat bermanfaat bagi mereka, meskipun mereka tidak mempunyai amal shalih, ilmu yang bermanfaat, dan lainnya.

Apa yang harus kita lakukan

Ya Allah…
Sayangilah kami dengan Al-Qur’an
Jadikanlah ia sebagai imam, hidayah dan rahmat bagi kami..
Ingatkanlah apa yang kami lupa dari Al-Qur’an, dan ajarilah apa yang belum kami ketahui..
Berilah kami kemampuan utk selalu membacanya siang dan malam…aamiin

Sahabat muslim dan muslimah mari kita jaga Mukzijat akhir zaman ini. Kitab yang Allah SWT  turunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Zibril dimana membacanya merupakan suatu ibadah, penawar sakit, penentram hati, dan pedoman hidup bagi orang-orang yang Percaya.

Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min.
(QS. Al Isra/17: 82)

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram.
(QS. Ar Ra’d/13: 28)

Sahabat muslim dan muslimah mari kita sisihkan waktu untuk membaca Al-qur’an saat istirahat di sekolah, kampus, tempat kerja, tempat berjualan, dirumah, ataupun sebelum tidur.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 30-04-2012

noname

Menjaga Hati dan Pancaindera



Sahabat muslim jagalah pandangan dan tanganmu, sahabat muslimah jagalah akhlak dan pakaianmu.

Pendahuluan

Akhir jaman yang penuh dengan fitnah. budaya berpacaran dimasyarakat. dan cara berpakaian kaum hawa yang sudah tidak menghargai dirinya sendiri.

Dalam artikel ini, saya mengingatkan diri saya sendiri dan sahabat muslim-muslimah untuk bisa menjaga diri baik tangan, mata,  dan hati.

Menjaga Tangan

“Kepala salah seorang ditusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani)

“Sesungguhnya aku tidak mau berjabat tangan dengan kaum wanita. Hanyalah ucapanku kepada seratus wanita seperti ucapanku kepada seorang wanita.” (HR. Malik dan At-Tirmidzi)

“Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik, at-Tirmidzi dan an-Nasa’i)

Menjaga Pandangan

Rasulullah SAW bersabda, “Jaminlah untukku enam hal darimu, aku jaminkan surga untukmu; benar dalam bicara, tepat janji kepada Allah dan manusia, tunaikan amanah, tutup aurat dan jaga kemaluanmu, tahan matamu dari yang haram, dan jaga tangan.” (HR.Ahmad, Ibnu Hibban & Baihaki)

“katakanlah ( wahai Muhammad ) kepada orang lelaki yang beriman: hendaklah mereka menahan( sebahagian ) daripada pandangan mereka  dan memelihara kemaluan mereka yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat .” ( surah An-Nur ayat 30)

Solusi Islami

  1. Tundukan pandangan dari yang tidak halal kita lihat
  2. Berpuasa (misalnya puasa sunah senin kamis)
  3. Muslimah memakai jilbab yang sesuai syari’at
  4. Tidak berjabat tangan atau bersentuhan dengan yg bukan muhrim
  5. Ta’aruf dan menikah

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 14-03-2012

noname

%d bloggers like this: