Pengenalan Raspberry Pi & Raspbian


raspbian-ri32-logo

Latar Belakang

Saya suka tentang Robotika dan kebetulan di tempat saya bekerja sekarang, ada rekan kerja yang mengerti tentang robotika. sayapun mulai berkenalan dengan Perangkat Raspberry dan sistem operasi Raspbian.

Pengenalan Raspberry Pi

Raspberry Pi (Raspi) adalah modul micro computer yg juga mempunyai  input output digital port seperti  pada board microcontroller. Diantara kelebihan Rasberry Pi dibanding board microcontroller  yang lain yaitu mempunyai Port/koneksi untuk display berupa TV atau Monitor PC serta koneksi USB untuk  Keyboard serta Mouse. Raspberry Pi dibuat di inggris oleh Raspberry Pi Foundation. Pada awalnya Raspberry Pi ditunjukan untuk modul pembelajaran  ilmu komputer disekolah.

Sedangkan untuk nama Pi sendiri merupakan inisial dari Bahasa pemrograman Python. Seiring dengan pesatnya perkembangan mini computer raspberry pi, makin banyak programmer yang kembali melirik bahasa pemrogramman yang sudah cukup tua, yaitu python. Python merupakan bahasa pemrogramman yang mengedepankan readability dan productivity. Mungkin hal tersebut yang membuat para pengembang raspberry pi memilih Python sebagai bahasa pemrogramman yang mereka gunakan dalam pembuatan perangkat lunak yang bisa mengontrol board mereka. Python mulai diciptakan oleh Guido van Rossum pada tahun 80an. Sejarah lengkapnya dapat dibaca pada wikipedia python.

Pengenalan Raspbian

Raspbian (Raspberry Debian) adalah sistem operasi gratis yang berdasarkan pada Debian dan dioptimisasi untuk perangkat keras Raspberry Pi. Sebuah sistem operasi adalah satu set program dasar dan program kegunaan (utility) yang membuat Raspberry Pi Anda dapat bekerja. Namun, Raspbian menyediakan lebih dari sekedar sistem operasi murni. Raspbian datang dengan lebih dari 35.000 paket program, bundel perangkat lunak yang telah di pra-compile dalam format yang bagus agar mudah dipasang pada Raspi Anda.

Sebagai catatan, Raspbian tidaklah berafiliasi dengan Raspberry Pi Foundation. Raspbian diciptakan oleh tim kecil yang berdedikasi yang merupakan penggemar dari perangkat keras Raspberry Pi, tujuan pendidikan dari Raspberry Pi Foundation dan, tentunya juga dari Debian Project. Raspbian merupakan sistem operasi umum yang paling banyak orang gunakan pada Raspberry Pi, sebagian besar proyek dan tutorial tentang Raspberry Pi yang mungkin Anda temui akan menggunakan sistem operasi ini.

Perangkat yang dipakai

Dalam project ini saya menggunakan Raspberry Pi versi 3 yang sudah include dengan wireless adapter. Syukran jazakallah bi khoir untuk rekan saya yang sudah meminjamkan “mainannya”. untuk mengetahui harga raspberry Pi bisa liat-lihat di bukalapak.com

Raspberry Pi versi 3

Raspberry Pi versi 3

Referensi :

Sekian artikel dari saya. semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

 

KangAgus

Bogor, 23-08-2016

Advertisements

Konsep dan Pengenalan Integrasi


Kebutuhan integrasi akan selalu diperlukan, baik direncanakan ataupun tidak. Sejalan dengan pembentukan proses bisnis baru maka kebutuhan integrasi akan selalu mengikutinya. Apakah Anda memilih solusi integrasi yang cepat namun menyulitkan di kemudian hari atau “bersakit-sakit dahulu“ untuk mendapatkan manfaat besar di kemudian hari? Semua keputusannya ada di tangan Anda.

Mengapa perlu integrasi?

Banyak alasan mengapa suatu organisasi membutuhkan integrasi. Berikut ini adalah beberapa keputusan bisnis yang bisa memicu perlunya integrasi:

  • Merger dan Akuisisi (M&A). Untuk mendapatkan manfaat M&A maka sistem yang menangani transaksi yang serupa harus digabungkan.
  • Reorganisasi internal. Meskipun efeknya tidak sedramatis M&A tapi hal ini lebih sering terjadi
  • Data yang tidak konsisten/duplikasi/tersebar.
  • Strategi bisnis baru. Misalnya sebuah bank yang sebelumnya menerapkan online banking melalui sms, dapat memberikan layanan pembelian pulsa telepon seluler melalui sms.
  • Menyesuaikan dengan aturan pemerintah.

Level Integrasi

  • Integrasi data, penekanannya pada integrasi data dan biasanya berupa sinkronisasi content dari berbagai basisdata. Masalah utamanya adalah penyatuan skema antar data dan arti masing-masing elemen data.
  • Integrasi message, penekanannya pada pertukaran message antar aplikasi. Masalah utamanya adalah konversi data ke dalam message yang disepakati dan transformasi dalam berbagai format yang dimengerti oleh aplikasi.
  • Integrasi komponen, penekanannya pada membungkus aplikasi lama (legacy system) menggunakan teknologi komponen (CORBA, .NET, atau J2EE) dan menggabungkan komponen melalui interface. Masalah utamanya adalah integrasi antara model komponen yang berbeda.
  • Integrasi aplikasi, mengintegrasikan aplikasi menggunakan API yang dipublikasikan, format message, skema basisdata, atau teknik lainnya. Masalah utamanya adalah penyatuan model data antar aplikasi.
  • Integrasi servis, penekanannya pada pembuatan servis bisnis abstrak yang tidakterikat pada basis data, model komponen, atau paket aplikasi tertentu. Masalah utamanya adalah kesiapan artitektur integrasi sehingga interface servis dapat benar-benar dipisahkan dari implementasi di bawahnya.
  • Integrasi proses, penekanannya pada pembentukan proses bisnis baru dengan mengintegrasikan aset yang sudah ada (data, komponen, aplikasi, dan servis). Masalah utama dari integrasi ini adalah membutuhkan kesepakatan antar organisasi mengenai proses bisnis dan kesiapan infrastrukturnya.
  • Integrasi antar muka, salah satu pendekatannya adalah dengan membuat portal sebagai layer presentasi aplikasi lama. Masalah utama dari pendekatan portal adalah hanya menyelesaikan sebagian (antar muka) saja dari masalah integrasi yang lebih besar.
  • Integrasi B2B, penekanannya pada otomasi proses dan servis bisnis antar dua organisasi atau lebih. Masalah utamanya adalah ketika semakin banyak organisasi yang terlibat maka akan semakin kompleks.

Dua Pendekatan

Dalam kerangka pengembangan servis maka pendekatan integrasi adalah menggunakan Web Service dan XML. Ada dua pendekatan yaitu:

  • Web Service Integration (WSI), penerapan web service yang taktis dan oportunistik untuk menyelesaikan masalah integrasi dan interoperability.
  • Service-Oriented Integration (SOI), integrasi dengan pendekatan yang lebih strategik dan sistematis.

Kedua pendekatan ini sama-sama dibangun di atas XML, SOAP dan WSDL yang merupakan standar web service. Keduanya menggunakan teknologi yang sama, namun pendekatan SOI lebih strategis dan sistematik berdasarkan prinsip-prinsip Service Oriented Architecture (SOA). Sebagai contoh, kedua pendekatan bisa saja menggunakan UDDI sebagai service registry. Pada WSI masing – masing service memiliki registry yang belum tentu konsisten secara keseluruhan, sedangkan pada pendekatan SOI akan dibuat sebuah registry yang memenuhi kebutuhan semua service.

Web Service Integration

WSI cenderung lebih taktis dan digunakan untuk proyek yang memerlukan hasil yang cepat dan tidak terlalu memikirkan jangka panjang. Biasanya hanya melibatkan sedikit sistem yang harus diintegrasikan. Implementasinya adalah dengan mendefinisikan pertukaran data yang  diperlukan dan kemudian membentuk SOAP message. Kemudian didefinisikan WSDL yang meliputi interface, operasi dan message exchange pattern yang harus ditaati oleh service-service yang terlibat.

Keuntungan pendekatan WSI adalah kecepatan implementasinya (untuk integrasi sistem dalam jumlah kecil), dan biaya integrasi yang lebih murah. Tetapi pendekatan ini juga memiliki keterbatasan. Karena pendekatannya yang lebih taktis maka beberapa hal seperti masalah keamanan (security) dan manajemen transaksi hanya akan ditangani secara ad-hoc sesuai kebutuhan. SOAP message juga dikirim langsung ke transport-level yang dipilih sehingga akan sulit jika dipindahkan ke alternatif lain jika diperlukan.

Service-Oriented Integration

Pendekatan SOI adalah integrasi web service dalam kerangka SOA. Pendekatan ini akan lebih dipilih oleh organisasi yang menginginkan investasi jangka panjang dalam integrasi sistemnya. Bebeda dengan pendekatan WSI, pada pendekatan SOI maka sebelum proyek integrasi dimulai harus dilakukan fase untuk menentukan aturan yang akan dipakai pada implementasi integrasi selanjutnya. Pada fase ini akan dihasilkan aturan tentang framework, proses, model, dan tools yang digunakan serta ketegorisasi service misalnya dengan menyatukan service service yang melakukan hal yang serupa.

Proyek integrasi dengan pendekatan SOI akan meliputi:

  • Evaluasi data model yang sudah ada untuk mengakomodasi integrasi
  • Mendefinisikan service lebih dari sekedar WSDL, seperti aturan bisnis, kebijakan keamanan, manajemen versi, dan sebagainya
  • Membentuk wrapper bagi sistem lama agar memenuhi standar integrasi yang disepakati
  • Mendefinisikan pemetaan data antar model data yang berbeda
  • Menyesuaikan kebutuhan eksekusi, contohnya kebutuhan transaksi dan jaminan pengiriman message

Pada tahap awal akan dibentuk data, service dan model yang disimpan pada repository metadata. Proyek-proyek integrasi selanjutnya akan menggunakan kembali data ini sehingga akan diperoleh definisi yang konsisten antar sistem secara global.

Keuntungan pendekatan ini adalah adanya model data, service dan proses yang dapat digunakan kembali sehingga memudahkan proyek integrasi selanjutnya. Selain itu beberapa hal seperti keamanan dan manajemen transaksi menjadi konsisten untuk semua sistem yang terintegrasi.

Kerugiannya adalah biaya awal yang cukup besar dan waktu yang lama untuk implementasi awal. Selain itu memerlukan sumber daya manusia yang mampu merancang kebutuhan sistem untuk masa mendatang.

Kesimpulan

Integrasi bukanlah masalah yang sederhana karena harus menyatukan banyak persoalan, dan juga teknologi, produk dan proses yang berbeda yang telah digunakan lama sebelumnya. Web service menawarkan dua pendekatan yaitu WSI dan SOI. Pendekatan WSI lebih taktis dan oportunistik, sementara SOI cenderung lebih strategis dan sistematik. Implementasinya bisa dipilih diatara kedua pendekatan tersebut sesuai dengan kebutuhan bisnis dan teknis serta tujuan yang ingin dicapai dari integrasi itu sendiri.

Referensi

http://files.mhs.omahijo.net

Remedyforce sebagai solusi ServiceDesk Cloud Computing


download

Pengenalan RemedyForce

Salesforce telah bergabung dengan BMCsoftware untuk menciptakan cloud-bases IT Help Desk yang disebut dengan Remedyforce. Departemen IT mendukung konfigurasi yang semakin kompleks dari infrastruktur, platform, server, jaringan, perangkat mobile, public & private cloud, dan paket perangkat lunak.

Fokus IT harus mendorong pertumbuhan bisnis dan inovasi. Remedyforce adalah solusi IT Service Management yang mengelola ITIL komponen layanan seperti manajemen masalah, manajemen konfigurasi, manajemen insiden, service level agreements(SLA), dan manajemen perubahan.

Fitur Remedyforce meliputi:

  • Run in cloud (no sorfware, no hardware, no maintenance)
  • ITIL (best practices are built in)
  • Self Service Portal (users can raise incidents themselves or initiate standard IT requests like software access requests even from mobile devices)
  • Knowledge base (pengguna dapat memecahkan masalah sendiri)
  • Agents are more productive (Remedyforce dashboard mengelola kalender, insiden, kinerja agent, prioritas, dan tugas)
  • Collaboration with other agents (Chatter)
  • Broadcast companywide messages (Agents, Management, Staff)
  • Group incidents into problems (improves root cause analysis)
  • Configuration explorer (impact assessments)
  • Approval process

Video

Free Trial Registration

Partner Remedyforce Indonesia

Mitra Integrasi Informatika(MII) sebagai Mitra Teknologi Bisnis. Strategi kemitraan bisnis yang efektif dan saling menguntungkan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan MII selama ini. MII sebagai partner product BMC yang memberikan solusi :

  1. BMC Remedy IT Service Management Suite
  2. BMC Footprints Asset Core
  3. BMC Control-M
  4. BMC Remedyforce
  5. BMC Atrium Discovery and Dependency Mapping
  6. BMC ProactiveNet Performance Management
  7. BMC Cloud Lifecycle Management
  8. BMC Bladelogic Server Automation

Referensi

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 9-03-2013

GusnaNuri

Pengenalan Konsep Dasar ITIL v3


Ri32

Definisi

Information Technology Infrastructure Library (ITIL) merupakan sebuah kerangka dalam pengelolaan Teknologi Informasi (TI). ITIL dibuat oleh Central Computer and Telecommunication Agency (CCTA) di Inggris yang kemudian berubah menjadi Office of Government Commerece (OGC) atau setingkat dengan Departemen Perdagangan di Indonesia. Permulaan dibuatnya ITIL berawal dari:

  • Investasi TI dirasakan sangat mahal
  • Pengelolaan TI terlihat sebagai Black Box bagi bisnis dan manajemen organisasi
  • Pengelolaan TI semakin rumit
  • Bisnis dan pengguna layanan semakin menuntut adanya sebuah kualitas layanan yang baik

Versi ITIL

  • Versi 1 : Akhir 80-an dan awal 90-an, terdiri dari lebih 40 buku/publikasi, dan merupakan Dokumentasi Best Practice.
  • Versi 2 : Dikembangkan awal tahun 90-an sampai tahun 2004, terdiri dari 7 buku, dan tujuannya untuk menjembatani antara teknologi dan bisnis.
  • Versi 3 : Mulai dikembangkan dari tahun 2004 – 2007, terdiri dari 5 buku yang disebut CORE Books, dan integrasi antara IT dan Bisnis.

Tujuan ITIL

  • Memberikan panduan dalam pengelolaan layanan IT berdasarkan best practice
  • Menyelaraskan IT dengan kebutuhan organisasi
  • Menggunakan pendekatan kualitas dalam pengelolaan: People (SDM), Processes (Proses), dan Technology (Teknologi)

ITIL versi 3 dibuat untuk mengangkat posisi TI menjadi sejajar dengan bisnis (organisasi). ITIL versi 3 juga menyempurnakan proses-proses dan fungsi dalam ITIL versi 2 serta mengubah sudut pandang dari tata kelola TI berbasis proses menjadi berbasis layanan.

Pada 30 Juni 2007, OGC menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:

  1. Service Strategy
  2. Service Design
  3. Service Transition
  4. Service Operation
  5. Continual Service Improvement

Service Strategy(SS) memberikan panduan kepada pengimplementasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi (dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan TI), tapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan. Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar dari konsep ITSM, acuan-acuan serta proses-proses inti yang beroperasi di keseluruhan tahapan ITIL Service Lifecycle.

Service Design(SD) Agar layanan TI dapat memberikan manfaat kepada pihak bisnis, layanan-layanan TI tersebut harus terlebih dahulu di desain dengan acuan tujuan bisnis dari pelanggan. Service Design memberikan panduan kepada organisasi TI untuk dapat secara sistematis dan best practice mendesain dan membangun layanan TI maupun implementasi ITSM itu sendiri. Service Design berisi prinsip-prinsip dan metode-metode desain untuk mengkonversi tujuan-tujuan strategis organisasi TI dan bisnis menjadi portofolio/koleksi layanan TI serta aset-aset layanan, seperti server, storage dan sebagainya.

Service Transition(ST) Service Transition menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang diubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Tahapan lifecycle ini memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang didefinisikan dalam Service Strategy kemudian dibentuk dalam Service Design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.

Service Operation(SO) Service Operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup semua kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat berbagai panduan pada bagaimana mengelola layanan TI secara efisien dan efektif serta menjamin tingkat kinerja yang telah diperjanjikan dengan pelanggan sebelumnya. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI.

Continual Service Improvement(CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas, salah satunya adalah Plan-Do-Check-Act (PDCA) atau yang dikenal sebagi Deming Quality Cycle

Thaks to :

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 9-03-2013

GusnaNuri

Partner Salesforce.com di Indonesia


Definisi CRM

Ada beberapa definisi CRM (Customer Relationship Management) yang diberikan oleh para praktisi maupun peneliti, diantaranya :

  • Gartners Group, mendefinisikan CRM sebagai strategi bisnis perusahaan yang didesain untuk mengoptimalkan keuntungan, pendapatan dan kepuasan konsumen dengan mengelola bidang-bidang perusahaan yang berkaitan dengan segmentasi konsumen, mengembangkan sifat-sifat kepuasan konsumen dan menghubungkan proses dari konsumen melalui penyediaannya (produk/layanan).
  • Buttle, mendefinisikan CRM adalah strategi inti dalam bisnis yang mengintegrasikan proses-proses dan fungsi-fungsi internal dengan semua jaringan eksternal untuk menciptakan serta mewujudkan nilai bagi para konsumen sasaran secara profitable. CRM didukung oleh data konsumen yang berkualitas tinggi dan teknologi informasi.

Definisi Cloud Computing

Cloud computing adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing merupakan sebuah metode komputasi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.

Pengenalan Salesforce

Salesforce.com adalah vendor Software as a Service (SaaS) yang menyediakan aplikasi customer relationship management (CRM) yang meliputi salesforce automation to partner relationship management, marketing, dan customer service.

Aplikasi CRM yang berjalan di “awan” yang memungkinkan pengguna untuk mengelola dan melakukan hampir setiap detail pekerjaan mereka. Terletak di San Francisco, CA, Salesforce didirikan oleh Marc Benioff dan Parker Harris pada tahun 1999. Salesforce dimulai sebagai sebuah perusahaan perangkat lunak bisnis mendistribusikan produknya secara berlangganan. Sekarang telah berkembang menjadi solusi CRM # 1 di dunia.

Salesforce juga dikenal untuk platform force.com yang memungkinkan pengembang eksternal, seperti Riptide, untuk membuat add-on aplikasi yang berintegrasi dengan Salesforce, memungkinkan kustomisasi penuh untuk memenuhi setiap kebutuhan bisnis.

Video

Partner Salesforce di INDONESIA

Mitra Integrasi Informatika (MII), didirikan pada tahun 1996 sebagai anak perusahaan dari publik PT Metrodata Electronics, Tbk, telah diakui secara luas atas dedikasi yang konsisten untuk kedua segmen Enterprise dan Korporasi. Penawaran layanan TI MII  berkisar dari Layanan Sistem Integrasi IT Managed Services, dan Services Consulting untuk Pelaksanaan Bisnis Aplikasi berdasarkan Praktek industri terbaik.

Untuk memberikan kualitas layanan terbaik kepada klien kami, MII telah bersertifikat ISO 9001:2000 sejak tahun 2002 dan ditingkatkan menjadi ISO 9001:2008. Artinya, ISO standar untuk proses kerja dan kontrol kualitas telah sesuai dengan seluruh departemen dan divisi.

Thanks

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 30-12-2012

Gusnanuri

Aplikasi Cloud Computing


Latar Belakang

Jika teman-teman melakukan penulisan ilmiah atau skripsi mungkin pernah mengalami file-file penulisannya tertinggal di rumah atau di kosan, padahal hari itu harus ketemu dengan dosen pembimbing.

Dari pengalaman tersebut, saya sarankan untuk menyimpan file-file tersebut ke sebuah aplikasi yang bernama dropbox. dengan dropbox, kita seakan-akan mempunyai hardisk eksternal yang tersimpan di jaringan internet karena file-file tersebut di simpan di dalam sebuah server.

Jadi, misalnya kamu menyimpan file-file penulisan di folder drobox di laptop. dan laptop tersebut tertinggal di kosan misalnya. maka kamu bisa pergi ke warnet mengakses situs dropbox dan masuk dengan akun yang sudah terdaftar. maka file-file tersebut sudah bisa teman-teman download karena sudah dilakukan proses sinkronisasi. dengan syarat laptop di kosan tadi sudah terhubung internet. agar lebih jelas tentang cloud computing silahkan teman-teman baca artikel dibawah ini.

Cloud Computing

Dari artikel apa-itu-cloud-computing Cloud computing itu adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing merupakan sebuah metode komputasi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.

Software Cloud

  1. DropBox
  2. icloud
  3. cloudo
  4. zoho

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cibubur, 07-08-2012

NuriGusna

Konversi Database MySQL ke SQLite


Latar Belakang

Jika anda mempunyai database yang dibuat dengan MySQL kemudian ada rencana project untuk melakukan konversi database dari MySQL ke SQLite, maka pada artikel ini saya memberikan cara alternatif untuk melakukan konversi database tersebut.

Alternatif lain untuk melakukan konversi diantaranya adalah :

  1. http://trac.edgewall.org/wiki/SqLiteToMySql
  2. http://dbconvert.com/convert-sqlite-to-mysql-pro.php
  3. http://www.sqlite.org/cvstrac/wiki?p=ConverterTools

Sedangkan cara yang saya gunakan adalah dengan menggunakan SQLite Manager. untuk pengenalan SQLite dan SQLite Manager bisa anda baca di artikel ini.

Tahapan Konversi

  1. Jalankan PHPMyAdmin
  2. Buka database MySQL menggunakan PHPMyadmin
  3. Pilih salah satu table di database tersebut, kemudian export table tersebut
  4. Lakukan export pada table yang lainnya satu persatu
  5. Jalankan SQLite Manager
  6. Buat databasenya terlebih dahulu.
  7. Import table satu per satu sesuai dengan nama file *.csv yang sudah ada sebelumnya
  8. Lakukan mengimport untuk table yang lain satu persatu
  9. Selesai

Kekurangan

Tidak efektif untuk mengkonversi database dengan banyak tabel, karena anda harus mengimport tabel satu persatu. tidak bisa satu database sekaligus.

Keuntungan

  1. Sebagai alternatif aplikasi yang digunakan untuk mengkonversi database MySQL ke database SQLite.
  2. Menurut pengalaman saya dan teman-teman saya. melakukan konversi menggunakan software berbasis desktop selalu gagal.
  3. Anda bisa membuat atau mendefinisikan ulang table atau  field yang di import sesuai dengan struktur database asalnya di MySQL.

PHPMyAdmin

  1. Buka phpmyadmin
  2. Pilih salah satu database
  3. Pilih salah satu table
  4. Pilih tabmenu EXPORT
  5. Pilih CSV
  6. Klik tombol GO untuk menyimpan file *.csv
  7. Selesai

Export Table di PHPMyAdmin

Save file CSV

SQLite Manager

  1. Buka SQLite Manager (Tools>SQLite Manager)
  2. Buat database (Database>Create Database)
  3. Beri nama database misalnya “db_ci” kemudian tentukan tempat penyimpanannya misalnya di desktop
  4. Import database (Database>import)
  5. Klik tombol Select File untuk mencari file CSV
  6. Jika ada warning untuk memodifikasi table, pilih Cancel
  7. Jika ada konfirmasi data yang berhasil di import, pilih OK
  8. Lakukan import untuk table yang lainnya
  9. Selesai

Import file CSV di SQLite Manager

Konfirmasi untuk modify table pilih Cancel

Konfirmasi Import data ke table pilih OK

Sample Database

Untuk tujuan edukasi, silahkan download contoh file CSV dan file SQLite yang sudah saya buat. file-file yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

  • admin.csv (mewakili hasil export table admin di mysql)
  • guestbook.csv (mewakili hasil export dari table guestbook di mysql)
  • db_ci.sqlite (mewakili database awal yang dibuat di sqlite)
  • db_ci.sql (mewakili database asal terdapat table admin dan guestbook yang dibuat di mysql)

Download Sample DB

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 27-08-2011

noname

%d bloggers like this: