Perjalanan Ibadah Umroh


Tour-Travel-Umroh-Haji

Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga.(HR Bukhari dan Muslim)

Umroh adalah mengunjungi Ka’bah (baitullah) untuk melaksanakan serangkaian kegiatan ibadah dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan Hadits.

Hukum melaksanakan umroh sendiri adalah sunnah bagi setiap muslim yang mampu melaksanakannya, baik mampu secara materi maupun non materi. umroh sendiri dapat dilakukan kapan saja kecuali pada hari Arafah yaitu tanggal 10 Zulhijjah dan hari tasrik yaitu pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah.

Pengalaman Umroh Pertama

Alhamdulillah saya pernah melaksanakan ibadah umroh bersama orangtua. banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan selama umroh.

Kita bertafakur, Allah yang Maha Kuasa telah menciptakan manusia dengan berbagai macam bangsa dan bahasa. dan kita bersyukur Allah yang Maha Penyayang menjadikan suatu tempat yang aman, dan tempat terkabulnya doa, serta pahala yang berlipat jika kita sholat, dan beribadah di Masjidil Haram, dan Masjid Nabawi.

Pada saat umroh, rombongan kami berada di kota Madinah selama 3 hari. Alhamdulillah hotel tempat kami menginap tidak jauh dari masjid nabawi sekitar 5 menit berjalan kaki. di madinah kita bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan umroh ke kota Mekah dengan mengambil miqot di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali. disana kami mengenakan pakaian imroh dan berniat untuk umroh.

Kami tiba di kota Mekah sekitar jam 11 malam. Setelah istirahat sejenak di Hotel, kami melanjutkan dengan melaksanakan ibadah umroh. dimulai dari tawaf, sa’i, dan ditutup dengan tahalul. Setelah ibadah umroh selesai, kami melanjutkan dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di kota Mekah.

 

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua. semoga kita diberikan jalan serta kemudahan agar dapat melaksanakan perjalanan umroh bersama istri, anak, orangtua, serta saudara-saudara kita…aamiin

Bogor, 03 Juni 2017

KangAgus

Advertisements

Perjalanan terjauh dan terberat


Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Buktinya banyak orang kaya raya tidak sanggup mengerjakannya.
Jangankan sehari lima waktu, bahkan seminggu sekali pun terlupa.
Tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah kesana.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
karena orang pintarpun sering tidak mampu menemukannya.
Walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga kuliah di Universitas Eropa atau Amerika, dapat melangkahkan kaki Ke Jepang dan Korea, dengan semangat yang membara. Namun ke mesjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukkan puncak gunung Bromo dan Merapi pun sering mengeluh ketika diajak ke mesjid. Alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Maka berbahagialah dirimu bila dari kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kaki di mesjid.

Karena bagi kami, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yang paling kami banggakan selain perjalananmu ke mesjid.

Sahabatku, Biar kuberi tahu rahasia kepadamu, sejatinya perjalananmu ke mesjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabbmu. Dan itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabi, serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabbnya.

Perjalanan terjauh dan terberat itu adalah perjalanan ke mesjid.
Maka lakukanlah walau engkau harus merangkak dalam gelap shubuh demi mengenal Rabbmu. Semoga Allah Memberi HidayahNya Buat Kita dan Keluarga… Aamiin

Hiburlah mereka yang berjalan menuju Masjid dimalam gelap, bahwa alam yang terang benderang disediakan untuknya kelak dihari kiamat (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)

Salah satu dari 7 golongan yang mendapat naungan Allah dihari kiamat, dimana tidak ada sama sekali naungan kecuali naungan Allah, adalah orang yang hatinya terpaut dengan Masjid (HR. Muslim)

 

Surabaya, 08-04-2014

GusnaNuri

%d bloggers like this: