Terjemahan Surat Al-Haqqah Ayat 13-37


ingat hari kiamat

  1. Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
  2. dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
  3. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,
  4. dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
  5. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
  6. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).
  7. Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: “Ambillah, bacalah kitabku (ini)”.
  8. Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.
  9. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,
  10. dalam surga yang tinggi,
  11. buah-buahannya dekat,
  12. (kepada mereka dikatakan): “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu”.
  13. Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
  14. Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.
  15. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
  16. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.
  17. Telah hilang kekuasaanku daripadaku”.
  18. (Allah berfirman): “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.
  19. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
  20. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
  21. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.
  22. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.
  23. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.
  24. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
  25. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

Advertisements

Keutaman Qur’an Surat Al-Mulk (Kerajaan)


Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ada suatu surat dari al qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: “Tabaarakalladzii biyadihil mulku… (surat Al Mulk)” (HR. Tirmidzi no. 2891, Abu Daud no. 1400, Ibnu Majah no. 3786, dan Ahmad 2/299)

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, “Barangsiapa membaca “Tabarokalladzi bi yadihil mulk” (surat Al Mulk) setiap malam, maka Allah akan menghalanginya dari siksa kubur. Kami di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan surat tersebut “al Mani’ah” (penghalang dari siksa kubur).  Dia adalah salah satu surat di dalam Kitabullah. Barangsiapa membacanya setiap malam, maka ia telah memperbanyak dan telah berbuat kebaikan.” (HR. An Nasai dalam Al Kabir 6/179 dan Al Hakim. Hakim mengatakan bahwa sanad hadits tersebut shahih)

Tilawah

https://dl.dropboxusercontent.com/Qur’an Surat Al-Mulk.mp3

Terjemahan

http://www.alquran-indonesia.com/surat Al-Muluk (67)

Kandungan Surat Al Mulk

Secara umumnya, surah Al-Muluk ini banyak mengisahkan tentang kekuasaan Allah terhadap makhluk ciptaan-Nya. Ini jelas digambarkan pada surat ini, al-Mulk, yang bermaksud ‘ kerajaan’. Pada awal surah, ayat ini diceritakan kesempurnaan ciptaan alam ini, yang tidak ada cacat-celanya.

Allah telah menciptakan alam ini daripada awal yang tiada apa-apa menjadi ada dan seterusnya menjaga alam ini dengan penuh kesempurnaan. Allah berkuasa menciptakan dan mematikan sesuatu menurut kehendak-Nya.

Beberapa ayat yang seterusnya mengisahkan azab di neraka, di mana setiap kali sekumpulan manusia di campakkan ke dalam api neraka, malaikat penjaga bertanya, “Apakah belum pernah datang orang yang memberi peringatan kepada kamu?”. “Ya, tetapi kami mendustakannya”. Begitulah jawab mereka.

Coba kita lihat dalam kehidupan seharian kita. Adakah kita sering menolak ajakan untuk membuat kebaikan? Jika ya, coba periksa kembali keimanan kita, mudah-mudahan kita tidak termasuk ke dalam golongan yang akan menyesal di akhirat kelak.

Dan secara ringkasnya, ayat-ayat yang berikutnya berkisar kuasa Allah yang
mengetahui perkara yang disembunyikan, berkuasa menciptakan burung yang terbang di angkasa, dan yang berkuasa memberi dan menahan rezeki kita. Allah amatlah murka terhadap mereka yang mendustakannya, yang telah jelas bukti kewujudan dan kekuasaaan-Nya.

Surat Al-Muluk ditutup dengan suatu pernyataan yang harus kita renungi bersama : “Katakanlah (Muhammad), Terangkanlah kepadaku, jika sumber air kamu menjadi kering, maka siapa yang akan memberimu air yang mengalir?”

Referensi

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 7-09-2013

GusnaNuri

Surat dari Gaza


Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?

Wahai saudaraku di Indonesia,

Pernah saya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah, pasti sangat indah dan mengagumkan yah?. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian.

Pasti para ibu-ibu disana amat mudah menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.

Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil, yah diatas mobil saudaraku!.

Wahai saudaraku di Indonesia,

Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi, menderita busung lapar. Apa karena kalian sulit mencari rezki disana? apa negeri kalian sedang di blokade juga?

Perlu kalian ketahui, saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan, walau sudah lama kami diblokade.

Wahai Saudaraku di Indonesia,

Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut, program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan buku-buku pasti kalian telah lahap, kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karena kalian punya waktu.

Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam, yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh, setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami.

Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut walau cuma satu jam saudaraku, tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta’aruf, tafahum dan takaful di sana.

Hafalan kalian pasti lebih banyak dari kami, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang, bagaimana Dengan kalian??

Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al-qur’an, umurnya baru 10 tahun, saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al-quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.

Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma, yah di tempat itulah mereka belajar saudaraku, bunyi suara setoran hafalan al-quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal, karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.

Wahai Saudaraku di Indonesia,

Kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.

Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun, bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya.

Akhhuka…..Abdullah ( Gaza City ..1430 H)

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. (Q.S Al-Baqarah : 154)

Jum’at, 4-11-2011

noname

%d bloggers like this: