• Kategori Tulisan

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog Ri32 dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email anda. Jika sudah bosan silahkan unsubscript.
    Terima kasih... : )

    Join 859 other followers

  • Web Analytics

Kursus Online Edugi – Membuat Website Blog Dengan Laravel Dan API


Pada kursus online ini saya akan menjelaskan Langkah-langkah dalam membuat aplikasi website menggunakan framework laravel dengan pendekatan mini project. Sehingga diharapkan teman-teman dapat mempelajari dan mengembangkan sendiri dari contoh aplikasi ini.

Di tutorial ini berisi coding untuk CRUD (Create – Read – Update – Delete) langsung ke databasenya dan coding yang CRUD melalui URL API yang telah kita buat. Sehingga diharapkan teman-teman mendapatkan gambaran perbedaan coding CRUD yang langsung ke database dan yang melalui API.

Website yang akan kita buat dengan laravel ini adalah sebuah web blog sederhana. sedangkan untuk API nya adalah sebuah menu di administrator yang digunakan untuk mengelola artikel blog. tutorial ini hanya berisi best practice tidak mendetail penjelasannya. mengajarkan logika dan daya Analisa teman-teman. jika ada kendala bisa disampaikan untuk diskusi. Baiknya baca dulu tutorial terkait website API setelah itu baru melangkah ke tutorial ini.

Apa yang akan teman-teman dapatkan :

  • Sourcecode Aplikasi
  • Database Aplikasi
  • Tutorial File PDF
  • Diskusi via Whatsapp

Bagi teman-teman yang ingin mengikuti kursusnya silahkan ke alamat website https://edugi.web.id

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 11-09-2020

KangAgus

Kursus Online Edugi – Membuat Website Marketplace Dengan Codeigniter Dan API


Pada kursus online ini, saya akan menjelaskan Langkah-langkah dalam membuat aplikasi website menggunakan framework codeigniter dengan pendekatan mini project. Sehingga diharapkan teman-teman dapat mempelajari dan mengembangkan sendiri dari contoh aplikasi ini.

Di tutorial ini berisi coding untuk CRUD (Create – Read – Update – Delete) langsung ke databasenya dan coding yang CRUD melalui URL API yang telah kita buat. Sehingga diharapkan teman-teman mendapatkan gambaran perbedaan coding CRUD yang langsung ke database dan yang melalui API.

Website yang akan kita buat dengan codeigniter ini adalah sebuah web toko online / marketplace sederhana. sedangkan untuk API nya adalah sebuah menu di administrator yang digunakan untuk mengelola artikel blog. tutorial ini hanya berisi best practice tidak mendetail penjelasannya. mengajarkan logika dan daya Analisa teman-teman. jika ada kendala bisa disampaikan untuk diskusi. Baiknya baca dulu tutorial terkait website API setelah itu baru melangkah ke tutorial ini.

Apa yang akan teman-teman dapatkan :

  • Sourcecode Aplikasi
  • Database Aplikasi
  • Tutorial File PDF
  • Diskusi via Whatsapp

Bagi teman-teman yang ingin mengikuti kursusnya silahkan ke alamat website https://edugi.web.id

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 11-09-2020

KangAgus

Web Development di Lingkungan Linux


Latar Belakang

Tulisan ini adalah pengembangan dari artikel sebelumnya mengubah-environment-coding-windows-menjadi-linux-mint. Ada beberapa yang tidak dipakai atau menggunakan tools yang lain.

Seperti yang sebelumnya saya menggunakan SVNserver dengan RabitSVN di clientnya, sekarang saya menggunakan GIT dengan servernya di Bitbucket untuk di clientnya menggunakan git command line.

Perintah Dasar GIT :
Git status
Git add -A
Git commit -am “message”
Git push
Git pull

Untuk databasenya karena sudah menggunakan mariaDB, yang sebelumnya menggunakan mysql workbench. saya ganti menggunakan DBeaver sebagai editor atau administration database. Sebagai tambahannya karena sekarang saya menggunakan RestAPI menggunakan lument dan laravel, maka saya menginstall Postman untuk testing API. Sedangkan untuk editornya saya menggunakan Visual Studio code.

Instalasi Software

  1. Aplikasi XAMPP saya download dalam format .run sehingga harus di chmod +x
  2. Aplikasi Postman karena sudah ada di repositorinya, maka saya tinggal install
  3. Aplikasi Composer dapat mengukuti langkah-langkah di blog ini
  4. Aplikasi DBeaver saya download dalam format debian package 64bit
  5. Aplikasi VisualStudioCode saya download dalam formt debian pckage 64bit

Untuk menginstall software dalam format debian package, maka kita tinggal mengklik filenya dan klik tombol Install tunggu sampai selesai. Berikut ini adalah referensi jika ada kendala Composer Update di Linux :

https://stackoverflow.com/questions/37873482/laravel-composer-update-the-requested-php-extension-dom-is-missing-from-your-s

Kenapa menggunakan Linux

Pada tulisan sebelumnya, dilaptop saya menggunakan dual booting (windows dan linux mint), pada tulisan kali ini karena satu dan lain hal. Maka saya install ulang windowsnya sehingga sekarang hanya satu OS linux mint di laptop saya. Sedangkan di kantor saya menggunakan virtualBox untuk install linux mint dalam bentuk format .iso

Saya menggunakan linux untuk pembiasaan bekerja di sistem operasi yang opensource. Setiap ada kendala kita dapat mencarinya di artikel blog baik di dalam maupun luar negeri. Dan selanjutnya kita bisa mengembangkan diri untuk belajar penetrasi testing (pentest) menggunakan tools-tools yang tersedia dilingkungan linux.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan Anda semua…aamiin

Bogor, 20 Agustus 2020

KangAgus

Membuat Web GIS Penyebaran Penyakit dengan MS4W


Latar Belakang

Saya menulis artikel ini untuk mereview penulisan ilmiah saya (PI) tahun 2009 saat masih menjadi menjadi mahasiswa tingkat 3 di Univ.Gunadarma Depok. Saat itu saya tertarik dengan GIS dan mencari penerapan GIS dimasyarakat. kebanyakan GIS tentang penyebaran fasilitas umum didaerahnya seperti sekolah sampai tempat wisata.

Saya tertarik dengan penyebaran penyakit di kota depok, karena saat itu di tempat Kos saya kebetulan aktif membantu ketua RW dalam penyusunan laporan atau proposal salah satunya terkait dengan kesehatan linkungan masyrakat. karena kota depok terkenal dengan penyakit DBD dan kaki gajah. sering ada penyuluhan dan himbauan ke masyarakat. Judul penulisan saya saat itu adalah “PEMBUATAN WEB GIS PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR DI KOTA DEPOK MENGGUNAKAN MAPSERVER”.

Definisi Endemik

Project yang saya buat waktu itu adalah aplikasi endemik. Adapun arti endemik dalam rujukan KBBI yaitu berkenaan dengan penyakit yang muncul dalam wilayah tertentu. Endemik merupakan frekuensi suatu masalah kesehatan yang pada umumnya berupa sebuah penyakit pada suatu wilayah tertentu yang menetap dalam waktu yang lama.

Penyakit endemik adalah suatu penyakit yang menyerang wilayah geografis atau kelompok populasi tertentu. Endemik bisa digambarkan salah satunya dengan definisi kejadian DBD misalnya. Penyakit yang disebabkan virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk ini dapat timbul sepanjang tahun.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk, jumlah penderita DBD serta luas daerah penyebarannya semakin bertambah. Selain DBD endemik di Indonesia antara lain adalah penyakit kaki gajah, kusta, atau malaria serta hepatitis.

Langkah 1 : Pengambilan Data

Setelah mendapat persetujuan dari Dosen Pembimbing, saya langsung membuat surat pengantar dari kampus untuk dinas kesehatan kota Depok. dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar surat saya disetujui dan saya diberikan data hardcopy berupa arsip jumlah penderita penyakit endemik per kecamatan per periode tahun. dan data ini saya masukan kedalam data spasial dan data non spasial.

Data spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu. sedangkan Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada.

Langkah 2 : Pembuatan Peta Digital

Setelah itu saya mulai mencari referensi cara membuat aplikasi web GIS dengan mapserver, mulai dari browsing artikel, membeli buku, dan mempelajari contoh web GIS. Untuk digitalisasi petanya saya menggunakan software quantum GIS. dengan mengubah gambar raster peta kota Depok dalam bentuk .png kedalam bentuk digital dengan memasukan informasi spasial seperti layer batas wilayah kota depok, layer batas kecamatan, dan layer point untuk titik-titik lokasi puskesmas dikecamatan tersebut.

Langkah 3 : Pembuatan Aplikasi Web

Setelah peta digital berhasil terbentuk, dilanjutkan dengan bagaimana cara menampilkan petanya dalam bentuk website. Saya pun mempelajari mapserver, dan library PHPmapscript yang sudah include dengan software MS4W.

Konsep website saya adalah sebuah portal, sehingga didalamnya tidak hanya berisi informasi peta penyebaran penyakit dalam bentuk peta, table, dan diagram. Namun ada fitur forum, artikel, dan guestbook dengan tujuan mengedukasi melalui artikel, komunikasi melalui forum, dan feedback melalui bukutamu. Alhamdulillah dengan kemampuan web programming PHP, saya tidak teralu kesulitan dalam buatan fitur-fiturnya. Karena saya saat itu aktif di Lab Pengembangan Internet (LapNet) dibawah divisi Lembaga Pengembangan Komputerisasi (LepKom) sebagai instruktur.

Langkah 4 : Publikasi Website

Setelah aplikasi websitenya selesai melewati fase testing, saatnya saya mencari hosting yang menyediakan mapserver di indonesia. Kebetulan saya hanya mendapatkan satu yang menyediakan layanan tersebut yaitu ruangweb.com. tapi sayang sekarang hostingnya sudah tidak aktif lagi. Menjadi penilaian tambahan bagi bahasiswa yang sidang jika website yang mereka buat sudah diupload ke hosting dan dapat diakses oleh publik.

Kursus Online

Agar belajarnya web GIS nya terstruktur saya buatkan kursus online “Membuat Web GIS dengan mapserver dan tools ms4w” yang dapat diakses secara gratis melalui website EDUGI.

Sekian sharing artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 24-03-2019

KangAgus

Membuat Aplikasi CRUD dengan Codeigniter versi 4



Latar Belakang

Dengan semakin terkenalnya framework Laravel ternyata framework Codeigniter versi 4 juga melakukan banyak perubahan di struktur coding dan struktur foldernya.

Sehingga saya tertarik untuk mempelajarinya dan memasukannya kedalam mini project saya. Dalam mini project saya ini bagaimana cara menampilkan data yang sama menggunakan framework yang berbeda.

Setelah itu baru kita koneksikan pengambilan datanya bukan dari database langsung, namun melalui website API sebagai pelantara. website API nya kita bangun menggunakan framework Lumen.

Kursus Online

Agar belajarnya terstruktur saya buatkan kursus online “Membuat Website CRUD dengan Codeigniter” yang dapat diakses secara gratis melalui website EDUGI.

Sekian sharing artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 12-03-2020

KangAgus

Membuat Aplikasi CRUD dengan Laravel versi 6



Latar Belakang

Setelah sebelumnya kita telah mempelajari cara instalasi laravel, maka sekarang kita lanjutkan dengan membuat aplikasi sederhana CRUD (create-read-update-delete) menggunakan framework laravel.

Artikel ini adalah rangkaian dari mini project yang saya buat, dimulai dari membuat web API dengan lumen, dilanjutkan dengan membuat CRUD dengan 2 framework yaitu Laravel versi 6 dengan Codeigniter versi 4. Tujuannya untuk membandingkan 2 framework yang biasa digunakan.

Sehingga goal dari mini project yang saya buat adalah bagaimana membuat sebuah sistem terintegrasi yang terdiri dari 1 database, dijembatani oleh web API lumen, diakses oleh 2 website framework dan 1 aplikasi mobile menggunakan flutter.

Kursus Online

Agar metode belajar kita terstruktur, saya membuatkan sebuah kursus online “Membuat Website CRUD dengan Laravel” yang dapat diakses secara gratis melalui website EDUGI.

Sekian sharing artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 12-03-2020

KangAgus

 

Testing Website API Dengan Aplikasi Postman


ri32-postman

Latar Belakang

Sebelumnya saya telah membuat artikel Cara Instalasi Framework Lumen yang akan digunakan sebagai web API. Setelah aplikasi sederhananya dibuat, maka tahap selanjutnya adalah melakukan testing menggunakan aplikasi Postman.

Definisi API

API adalah singkatan dari Application Programming Interface, dan memungkinkan developer untuk mengintegrasikan dua bagian dari aplikasi atau dengan aplikasi yang berbeda secara bersamaan

Dalam sebuah aplikasi proses yang terjadi biasanya ada Create, Read, Update dan Delete atau biasa kita kenal dengan CRUD. didalam API terdapat proses :

  • POST untuk menginput data (Create)
  • GET untuk menampilkan data (Read)
  • PUT untuk mengubah data (Update)
  • DELETE untuk menghapus data (Delete)

Perintah API dalam Postman

  1. Pastikan software Postman sudah terinstal
  2. Buka Postman dan masukan URL API yang dituju
  3. Untuk menampilkan data : gunakan method GET dan klik tombol Send
  4. Untuk menginput data : gunakan methode POST kemudian dibagian Parameter : Body => x-www-form-urlencoded. Masukan Key & Value yang akan diinput kemudian klik tombol Send. Untuk menampilkan data yang sudah diinput gunakan perintah GET
  5. Untuk menghapus data : tambahkan di URL nya parameter ID yang akan dihapus setelah itu klik tombol Send. Untuk menampilkan perubahan data gunakan kembali perintah GET
  6. Terakhir untuk update data : tambahkan di URL nya parameter ID yang akan diupdate, kemudian dibagian parameternya sama seperti POST. Dibagian Key & Value nya diinput perubahan yang akan dikirim. Setelah itu klik tombol Send. untuk menampilkan perubahan datanya gunakan kembali perintah GET

ri32-postman

Kursus Online

Sampai tahap ini kita sudah selesai melakukan proses instalasi Lumen, konfigurasi, coding dan tahap testing aplikasi API yang sudah kita buat.

Untuk tutorial lengkapnya dan file sourcecode “webapi” yang digunakan dalam project ini, Silahkan akses kursus gratis “Membuat Web Api Dengan Framework Lumen” di website EDUGI.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 27-02-2020

KangAgus

 

Membuat Website API dengan Lumen versi 6


Latar Belakang

Setelah sebelumnya berhasil menginstall framework laravel, Sekarang saya coba menjelaskan cara instalasi framework Lumen. Namun sebelum saya ingin menjelaskan tentang Lumen itu sendiri dan apa fungsinya di project yang akan kita pelajari ini.

Diambil dari salah satu artikel blog, bahwa Lumen adalah Micro Framework yang diciptakan pengembang Laravel untuk mengakomodasi kebutuhan developer yang ingin membuat aplikasi dalam skala lebih kecil dari Laravel. Karena banyak library yang dihilangkan dalam bundle source code, Lumen bisa dijadikan framework untuk membuat REST API.

Sehingga dari definisi diatas, saya menggunakan Lumen disini untuk membuat website API yang nanti skenarionya akan digunakan oleh 3 aplikasi yang dibuat menggunakan Codeiniter, Laravel, dan Flutter.

Instalasi Lumen dengan Composer

  1. Sama seperti cara instalasi laravel, kita harus mendownload dan menginstall software Composer terlebih dahulu
  2. Setelah itu kita testing composernya di CMD dengan mengetik composer, jika berhasil maka akan tampil logo tulisan composer
  3. Kemudian kita masuk ke folder htdocs atau lokasi yang lain dimana project kita akan dibuat. dengan perintah cd C:\xampp\htdocs
  4. Setelah masuk, kita ketik perintah composer create-project –prefer-dist laravel/lumen webapi
  5. Tunggu sampai prosesnya selesai

Konfigurasi Key Lumen

  1. Setelah tahap instalasi selesai, di htdocs ada folder baru bernama webapi. 
  2. Buka file web.php yang ada di folder “routes” C:\xampp\htdocs\webapi\routes
  3. Untuk generate key, Silahkan copy paste code dibawah ini kedalam file tersebut

$router->get(‘/key’, function() {
return \Illuminate\Support\Str::random(32);
});

Membuat Virtual Host 

Setelah mempersiapkan untuk generate key, kita buat sebuah virtual host karena nanti akan digunakan untuk testing API menggunakan aplikasi postman. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Langkah Pertama. Edit file “httpd-vhosts.conf” di alamat folder C:\xampp\apache\conf\extra

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin webmaster@localhost.com
DocumentRoot “C:/xampp/htdocs/”
ServerName localhost
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin webmaster@localhost.com
DocumentRoot “C:/xampp/htdocs/webapi/public”
ServerName webapi.localhost
</VirtualHost>

Langkah Kedua. Edit file “host” :

  1. Jalankan aplikasi “Notepad” bawaan windows dengan klik kanan “Run as Administrator”
  2. Kemudian Open file (Ctrl+O) untuk edit file “host” di alamat folder C:\Windows\System32\drivers\etc
  3. Jika tidak muncul ganti menjadi “All Files” tambahkan di bagian localhost name

# localhost name resolution is handled within DNS itself.
127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 webapi.localhost
# ::1 localhost

Langkah Ketiga. Setelah langkah diatas selesai dilakukan, silahkan “restart” xampp dengan mematikan dan menghidupkan kembali “Apache”

Generate Key Lumen

  1. Buka web browser dan ketikan http://webapi.localhost/key
  2. Copy kode yang tampil misalnya : UHN5q7FDqebkRwQoCo8Kd8fqALCuGhOu
  3. Buka file “.env” di alamat folder C:\xampp\htdocs\webapi 
  4. Kemudian Paste kan dibagian key

APP_NAME=Lumen
APP_ENV=local
APP_KEY=UHN5q7FDqebkRwQoCo8Kd8fqALCuGhOu
APP_DEBUG=true
APP_URL=http://localhost
APP_TIMEZONE=UTC

Kursus Online

Sampai tahap ini kita sudah selesai melakukan proses instalasi Lumen, tahap selanjutnya adalah melakukan pembuatan database dan konfigurasinya.

Untuk tutorial lengkapnya dan file sourcecode “webapi” yang digunakan dalam project ini, Silahkan akses kursus gratis “Membuat Web Api Dengan Framework Lumen” di website EDUGI.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 25-02-2020

KangAgus

Membuat Aplikasi Akuntansi Online versi 3 Menggunakan PHP dan MySQL


akuntansi-ri32

Latar Belakang

Ini adalah pengembangan dari aplikasi akuntansi sebelumnya versi 1 & 2. Pada versi ini telah menggunakan data real untuk perusahaan jasa. Diharapkan teman-teman dapat memahami proses akuntansi dasar dalam sebuah aplikasi akuntansi.

Perbaikan Aplikasi

  • Perbaikan menu laporan keuangan, menambahkan parameter Laba bersih.
  • Disediakan file excel untuk validasi hasil perhitungan manual dan aplikasi.
  • Perbaikan menu setup akun untuk nominal minus (penyusutan).
  • Perbaikan menu setup sistem untuk nomor rekening (laporan).
  • Perbaikan fungsi posting harian untuk rekening penyusutan.
  • Penambahan fitur hapus semua jurnal di form transaksi.
  • Perbaikan fungsi perhitungan laba rugi.

WhatsApp Image 2019-12-31 at 13.34.02

Download Full Version :

https://edugi.web.id

Live Demo Aplikasi :

https://akuntansi.imtiyaz.web.id

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 31 Desember 2019

KangAgus

Cara Instalasi Framework Laravel


ri32-laravel-logo

Untuk instalasi Laravel bisa menggunakan 2 cara yaitu : kita dapat menggunakan composer atau kita mendownload langsung sourcecodenya. Perbandingan 2 cara ini artikelnya dapat dibaca disini.

Instalasi Laravel dengan Composer

  1. Jika kita menggunakan software composer, kita harus mendownload dan menginstallnya terlebih dahulu
  2. Setelah itu kita testing composernya di CMD dengan mengetik composer, jika berhasil maka akan tampil logo tulisan composer
  3. Kemudian kita masuk ke folder htdocs atau lokasi yang lain dimana project kita akan dibuat. dengan perintah cd C:\xampp\htdocs
  4. Setelah masuk, kita ketik perintah composer createproject preferdist laravel/laravel laravelguestbook
  5. Tunggu sampai prosesnya selesai

Instalasi Laravel dengan Sourcecode

  1. Silahkan download filenya di alamat https://id-laravel.com/download.
  2. Setelah itu kita extract file yang sudah didownload
  3. Kemudian kita simpan foldernya di htdocs atau di lokasi yang lain dengan nama laravelguestbook

Setelah proses instalasi selesai, dilanjutkan dengan testing di browser. Untuk mengakses web project Laravel kita  bisa menggunakan 2 cara yaitu : mengakses melalui Laravel development server atau melalui Apache web server yang biasa ada di software XAMPP.

Testing Melalui Laravel Development Server

  1. Misalnya folder web project Laravel berada di drive D:\laravelguestbook atau lokasi selain htdocc dan kondisi apache server dalam keadaan OFF
  2. Kemudian kita buka kembali CDM dan masuk ke folder web project Laravel
  3. Setelah itu ketik perintah php artisan serve. Sampai muncul notifikasi Laravel development server started on…
  4. Kemudian kita buka web browser dan mengakses http://localhost:8000
  5. Jika muncul logo tulisan Laravel berarti instalasi telah berhasil

Testing Melalui Apache Web Server 

  1. Misalnya folder web project Laravel berada di folde htdocs. Dan kondisi apache dalam keadaan ON
  2. Maka kita tinggal mengaksesnya di web browser melalui alamat misalnya http://localhost/laravelguestbook/public
  3. Jika muncul logo tulisan Laravel berarti instalasi telah berhasil

Kita juga bisa mengkombinasikan antara Lavel development server dengan Apache web server. Dengan kondisi folder web project kita berada di folder yang sama yaitu htdocs.

Sehingga kita bisa mengaksesnya baik menggunakan alamat http://localhost:8000 ataupun melaui alamat http://localhost/laravelguestbook/public.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 23-09-2019

KangAgus

%d bloggers like this: