Database Oracle 11g untuk Latihan Query SQL


ri32-oracle-11g

Latar Belakang

Saat ini saya sedang kursus database Oracle di Kampus, setiap hari sabtu selama 18 pertemuan. Jadi saya coba menginstall dan mempraktekan materi-materinya. Sebelumnya saya pernah menulis beberapa artikel terkait penerapan database Oracle 10g dengan bahasa pemrograman PHP.

Instalasi Database Oracle

Untuk file instalasi Oracle 10g sudah tidak disediakan lagi secara online oleh pihak Oracle. yang tersedia hanya Oracle 11g (grid computing) dan Oracle 12c (cloud computing). Sehingga jika kita ingin menggunakan database Oracle 10g untuk keperluan edukasi, kita harus mencari ke situs yang menyediakan file instalasi seperti getintopc.com

  1. Download dan Install Oracle 11g
  2. Proses Instalasi Oracle 11g lebih sederhana dibandingkan Oracle 10g
  3. Kita hanya diminta memasukan password system
  4. Jika telah selesai maka di desktop ada icon Get Started With Oracle Database 11g Express Edition
  5. Silahkan cek juga di Start Menu->All Programs->Oracle Database 11g Express Edition
  6. Pastikan database oracle sudah berjalan Start Menu->All Programs->Oracle Database 11g Express Edition->Start Database

Untuk masuk ke Oracle ada beberapa cara yaitu :

  1. Melalui Command Line Start Menu->All Programs->Oracle Database 11g Express Edition->Run SQL Command Line
  2. Melalui Web Browser Start Menu->All Programs->Oracle Database 11g Express Edition->Get Started
  3. Melalui Software Oracle SQL Developer

 Membuka Database HR (Human Resource)

  1. Sebagaimana yang ada pada tutorial Unlock HR Using the SQL Command Line
  2. Buka SQL Command Line Start Menu->All Programs->Oracle Database 11g Express Edition->Run SQL Command Line
  3. Ketik connect kemudian tekan enter
  4. Masukan  username : system dan password system yang telah diinput saat proses instalasi
  5. Jika berhasil login maka akan ada tulisan Connected
  6. Kemudian ketik dan tekan enter ALTER USER hr ACCOUNT UNLOCK;
  7. Kemudian ketik dan tekan enter ALTER USER hr IDENTIFIED BY  bismillah;
  8. Sehingga untuk mengakses database HR kita gunakan username hr dan password bismillah
  9. Untuk keluar silahkan ketik exit kemudian tekan enter

Mengakses Database Melalui Command Line

  1. Buka Command Line ketik connect
  2. Kemudian masukan username hr dan password bismillah
  3. Jika berhasil login maka akan ada tulisan Connected
  4. Ketik select * from employees;
  5. Jika datanya muncul maka silahkan lanjutkan dengan query yang lain

Setup Application Express

  1. Buka Menu Start Menu->All Programs->Oracle Database 11g Express Edition->Get Started
  2. Atau klik icon yang ada di desktop Get Started With Oracle Database 11g Express Edition
  3. Semuanya akan mengarah ke web browser misalnya google chrome
  4. Setelah itu klik top menu Application Express
  5. Masukan username : system dan password system yang telah diinput saat proses instalasi
  6. Untuk menggunakan Application Express kita harus membuat sebuah workspace
  7. Pilih database user : Use Existing
  8. Pilih atau langsung ketik database username : HR
  9. Masukan Application Express Username misalnya : HR_APEX
  10. Masukan Password dan Konfirmasi Password misalnya : alhamdulillah
  11. Password yang digunakan oleh username HR_APEX boleh berbeda dengan username HR
  12. Sehingga username HR digunakan untuk Command Line sedangkan HR_APEX digunakan untuk Application Express

Mengakses Database Melalui Application Express

  1. Setelah berhasil membuat username, maka klik tombol Already have an account? Login Here
  2. Atau bisa melalui URL http://127.0.0.1:8081/apex/
  3. Setelah berhasil login maka pilih menu SQL Workshop->SQL Command
  4. Ketik select * from employees;
  5. Kemudian klik tombol Run
  6. Jika datanya muncul maka silahkan lanjutkan dengan query yang lain

Oracle Fundamental 

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 29-09-2017

KangAgus

Advertisements

Cara Merubah Booting OS di Linux Mint


Latar Belakang

Di komputer saya menggunakan 2 OS yaitu linux mint dan windows 7. Setiap booting default nya adalah linux sedangkan saya lebih sering menggunakan windows. sehingga saya harus memilih manual Windows sebelum linux terpilih otomatis.

Install GRUB Customizer

sudo add-apt-repository ppa:danielrichter2007/grub-customizer
sudo apt-get update
sudo apt-get install grub-customizer
  1. Login ke linux, Kemudian membuka terminal dan mengetikan baris diatas
  2. Setelah instalasi selesai, cari aplikasi Grub Customizer
  3. Pindahkan posisi windows menjadi paling atas->Move up->Save
  4. Setelah disimpan kemudian restart komputer

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 28-09-2017

KangAgus

Manajemen Project dengan Assembla dan Tortoise


ri32-assembla

Latar Balakang

Setelah di artikel sebelumnya saya membahas VisualSVNServer dan TortoiseSVN, sekarang saya coba membahas tentang Assembla dan TortoiseSVN. sebagai alternatif jika kita tidak memiliki server yang bisa di akses secara online. kita bisa menggunakan Assembla sebagai SVNserver online dan TortoiseSVN sebagai aplikasi clientnya.

Cara Menggunakan Assembla

  1. Daftar dan Login ke situs Assembla
  2. Pilih tanda plus warna hijau->New Space
  3. Masukan nama project misalnya ri32-webproject
  4. Buat repository baru misalnya mywebproject
  5. Pilih tipe repository : subversion
  6. Create Repository
  7. Setelah berhasil, maka akan masuk ke halaman project
  8. Kemudian klik menu checkout->copy urlnya misalnya https://subversion.assembla.com/svn/ri32-webproject/

Cara Instalasi TortoiseSVN

  1. Buat folder baru di htdocs misalnya ri32-webproject
  2. Klik kanan di folder tersebut->SVN Checkout
  3. Paste url yang didapat dari assembla dengan menambahkan /trunk
  4. Kemudian klik OK
  5. Masukan username dan password yang sama digunakan saat login ke assembla
  6. Jika berhasil, maka folder project tadi ada centang warna hijau tanda sudah terhubung ke server assembla

Cara Penggunaan 

Untuk penggunaanya sama dengan cara penggunaan pada artikel sebelumnya, bedanya saat commite, maka file sourceode kita diupload dan disimpan di server assembla.

Mengingat Assembla adalah produk yang berbayar maka pasti ada fitur-fitur yang tidak bisa dipakai untuk versi free. teman-teman mungkin bisa mencari alternatif lain diluar sana.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 28-09-2017

KangAgus

Manajemen Project dengan SVNServer dan Tortoise


ri32-svnServer

Latar Belakang

Misalnya kita mempunyai sebuah project web, dan project itu dikerjakan oleh lebih dari 1 orang programmer. maka kita butuh suatu software atau aplikasi yang kita gunakan untuk manajemen source code, sehingga kita bisa mengetahui siapa yang terakhir mengedit file source code, jika ada terjadi kesalahan dalam source code kita dapat mengembalikan ke versi file sebelumnya. dan masih banyak lagi fitur-fitur yang bisa kita explore dan dapat membantu kita dalam proses development.

Menurut wikipedia sendiri definisi SVN atau Subversion adalah suatu perangkat lunak sumber terbuka pengontrol versi yang dapat mengatur proses pengembangan perangkat lunak yang dilakukan oleh suatu kelompok pemrogram yang terpisah menjadi runut dan teratur.

Yang Diperlukan

Untuk menerapkan konsep SVN dalam project, saya biasanya menggunakan VisualSVNServer sebagai aplikasi server tempat pengimpanan source code project dan TortoiseSVN sebagai aplikasi client untuk menghubungkan file di komputer local dengan file yang ada di komputer server.

Dalam project saya biasanya menggunakan istilah lingkungan sandbox dan production. sandbox adalah komputer yang digunakan untuk proses development sedangkan production adalah komputer atau server tempat aplikasi atau sistem kita berada dan digunakan oleh end user. Dibawah ini akan saya jelaskan cara penggunaan 2 aplikasi SVN. kita asumsikan bahwa project kita berbasis website yang disimpan di htdocs, sistem operasi windows, dan menggunakan jaringan LAN.

Cara Instalasi VisualSVNServer

  1. Download VisualSVNServer
  2. Setelah diinstall maka jalankan aplikasinya
  3. Buat user SVN misalnya ri32-dev
  4. Setelah user dibuat, maka buat repositori misalnya ri32-project
  5. Klik kanan repositories->create new repositories->reguler FSFS repository
  6. Beri nama repository->single project repository->all subversion user have read/write access
  7. Klik tombol Create->Finish

 Cara Instalasi TortoiseSVN

  1. Download TortoiseSVN
  2. Setelah di install, maka fungsi-fungsinya akan muncul saat kita melakukan klik kanan disuatu file project
  3. Kemudian kita ke SVNServer->klik kanan nama repository->Copy URL to Clipboard
  4. Buat folder di htdocs misalnya ri32-project
  5. Kemudian klik kanan di folder tersebut->SVN Checkout
  6. Kemudian paste URL tadi dengan menambahkan /trunk misalnya http://client-41:8080/svn/ri32-project/trunk
  7. Setelah itu klik OK
  8. Jika ada kotak login, maka masukan username dan password user SVN yang telah dibuat sebelumnya
  9. Jika berhasil, maka difolder tersebut akan ada tanda ceklis hijau

Cara Menggunakan SVN

  1. Misalnya jika membuat sebuah file index.php di folder ri32-project
  2. Kemudian kita klik kanan folder project->SVN Commit->Check All->OK
  3. Maka file sourcecode kita akan disimpan di aplikasi SVNServer
  4. Jika kita melakukan perubahan ke file index.php maka akan ada tanda seru warna merah pada folder project
  5. Jika perubahan itu sudah fix, maka kita bisa meng commit kembali di folder project atau langsung commit di file index.php tersebut
  6. Jika perubahan itu dilakukan oleh orang lain dan kita ingin mengupdate sourcecode kita, maka klik kanan folder project->SVN Update
  7. Jika ingin mengembalikan project ke versi sebelumnya maka klik kanan folder->TortoiseSVN->Revert
  8. Jika ingin mengembalikan project atau file project ke versi tertentu maka klik kanan->TortoiseSVN->Update to revision

 

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Bogor, 28-09-2017

KangAgus

Membuat Aplikasi Simulasi UNBK dengan Codeigniter dan MySQL


ri32-simulasi-ujian-unbk-tryout-online

Latar Belakang

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Maksud dari artikel ini adalah ingin membantu sekolah yang ingin membuat aplikasi simulasi UNBK berbasis web. Selain untuk simulasi UNBK, aplikasi ini juga dapat dikembangkan untuk kebutuhan tryout online, simulasi dan ujian online secara umum.

Aplikasi ini bersifat responsive artinya dapat menyesuaikan tampilan saat diakses baik oleh browser handphone maupun komputer desktop. Aplikasi ini dibuat menggunakan framework Codeigniter dan database MySQL dengan fitur sebagai berikut :

Fitur Admin :

  • Setup siswa
  • Setup Soal-soal
  • Setup Kegiatan Ujian
  • Setup Pemilihan Soal
  • Dapat melihat detail hasil ujian siswa
  • Dapat meng-copy hasil ujian siswa ke excel
  • Dapat me-reset hasil ujian siswa

Fitur Siswa :

  • Menu Tryout
  • Klik tombol kerjakan soal
  • Klik tombol panduan aplikasi
  • Soal tampil secara random (acak)
  • Dapat melihat hasil ujian beserta rinciannya

Tampilan Aplikasi Web :

ri32-admin-edukasi-online

ri32-admin-kegiatan-ujian

simulasi-unbk-tryout-online-ujian-ri32-2

simulasi-unbk-tryout-online-ujian-ri32-3

Koleksi Buku :

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua. jika ada pertanyaan silahkan via email : sumarna_agus[et]yahoo.com

Kang Agus

Bogor, 19-05-2017

Koneksi Raspberry Pi 3 dari Komputer dan Smartphone


raspberry

Setelah proses instalasi selesai, saatnya mencoba untuk mengakses perangkat Raspberry pi 3. Teknik yang digunakan adalah headless artinya kita tidak menggunakan layar monitor untuk mengakses Raspberry (biasanya menggunakan konektor HDMI). tapi disini kita menggunakan teknik remot desktop raspberry yang sudah ter install raspbian.

Koneksi Raspberry dari Komputer

ri32-koneksi-raspberry

Tahap Persiapan :

  1. Download Angry IP Scanner untuk scan IP jaringan
  2. Download Putty untuk remote via SSH
  3. Download Real VNC Viewer untuk remote desktop
  4. Kabel jaringan dengan konektor RJ45
  5. Perangkat Switch atau Router yang sudah akses internet

Tahap Koneksi :

  1. Sambungkan Raspberry dan Komputer ke perangkat Switch
  2. Dari komputer jalankan aplikasi Angry IP Scanner yang sudah di install
  3. Setelah di Scan, maka akan terlihat IP milik perangkat Raspberry
  4. Jalankan aplikasi Putty dan masukan IP Raspberry
  5. Setelah itu muncul tampilan Console Raspberry
  6. Masukan username : pi dan password default : raspberry
  7. Setelah berhasil login, maka update raspbian dengan perintah : sudo apt-get update
  8. Setelah itu install aplikasi Tight VNCServer untuk remote desktop dengan perintah :  sudo apt-get install tightvncserver
  9. Buat session remote VNCServer dengan perintah : sudo vncserver :1
  10. Masukan password yang nanti akan digunakan untuk remot desktop Raspberry dari komputer

Tahap Remoting :

  1. Jalankan aplikasi VNC Viewer
  2. Masukan alamat IP raspberry disertai dengan kode session remote VNC contohnya : 192.168.1.126:5901
  3. Kode 59 adalah port VNC, sedangkan kode 01 adalah nomor session (dari tahap koneksi nomor 9)
  4. Jika berhasil, maka kita sudah berada tampilan desktop Raspbian

scan-ip-pakai-angry-ip-scanner

remote-vnc-client

Koneksi Raspberry dari Smartphone 

Tahap Persiapan :

  1. Smartphone dengan OS Android
  2. Install Aplikasi NetworkIP
  3. Install Aplikasi vSSH
  4. Install Aplikasi VNCViewer

Tahap Koneksi :

  1. Kita akan menjadikan smartphone sebagai Access Point
  2. Setup Nama WiFi (Network SSID). Silahkan lihat tutorial
  3. Pastikan WiFi di smartphone sudah aktif
  4. Karena kita sudah dapat melakukan remot desktop melalui komputer, maka kita dapat memilih nama WiFi yang sudah kita buat pada langkah nomor 2. Silahkan lihat tutorial
  5. Masukan password WiFi, jika berhasil maka perangkat raspberry sudah terkoneksi dengan WiFi yang ada di smartphone

Tahap Remoting :

  1. Jalankan aplikasi NetworkIP untuk menscan alamat IP yang terhubung dengan WiFi smartphone
  2. Nanti ada alamat IP beserta nama perangkat raspberry
  3. Jalankan aplikasi vSSH untuk remote console, masukan alamat IP raspberry
  4. Sama seperti remote aplikasi putty di desktop, jika sudah tampil console nya. masukan username dan password raspberry
  5. Buat session kedua untuk remote raspberry via smartphone dengan perintah : sudo vncserver :2
  6. Jalankan aplikasi VNCViewer dan masukan alamat IP beserta port dan session VNC Contohnya : 192.168.1.126:5902
  7. Kode 59 adalah port VNC, sedangkan kode 02 adalah nomor session (dari tahap remoting nomor 5)
  8. Jika berhasil, maka kita sudah berada tampilan desktop Raspbian

koneksi-rapsberry-smartphone

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

KangAgus

Bogor, 7 september 2016

Instalasi Raspbian ke Raspberry Pi 3


ri32-instalasi-raspbian-raspberry

Persiapan Hardware

  1. Adapter MicroSD untuk membaca MicroSD ke komputer
  2. Kartu MicroSD untuk menyimpan OS
  3. Raspberry Pi 3
  4. Kabel OTG untuk power ke raspberry

Persiapan Software

  1. Download Rapbian Jessie
  2. Download SDFormatter
  3. Download Win32DiskImager

ri32-sdformatter

ri32-win32diskimager

Tahap Format MicroSD

  1. Masukan MicroSD ke Adapter
  2. Masukan Adapter ke komputer
  3. Jalankan software SDFormatter
  4. Pastikan Drive nya menuju ke MicroSD
  5. Klik tombol Option
  6. Format Size Adjusment : ON
  7. Klik tombol Format

Tahap Mengcopy Raspbian ke MicroSD

  1. Exctract file .zip hasil download raspbian sehingga menghasilkan file .img
  2. Jalankan software Win32DiskImager
  3. Buka dan cari file .img raspbian
  4. Device : drive MicroSD
  5. Klik tombol Copy

Tahap Instalasi Raspbian ke Raspberry Pi 3

  1. Instalasi menggunakan teknik headless
  2. Masukan MicroSD ke perangkat Raspberry Pi 3
  3. Masukan kabel OTG ke Raspberry untuk memulai instalasi
  4. Tunggu proses instalasi sekitar 15 menit

Video Tutorial 

Untuk tutorial lebih lengkap silahkan kunjungi Channel Youtube Belajar Berbagi

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

KangAgus

Bogor, 7 September 2016

 

%d bloggers like this: