Integrasi Database antara Aplikasi SIBILING dengan SINO


database-integration

Latar Belakang

Sebelumnya saya telah membuat dua sistem informasi yaitu Sistem Informasi Nilai Online (SINO) dan Sistem Informasi Bimbingan Konseling (SIBILING).

Dua aplikasi tersebut memiliki master data yang sama yaitu data induk guru, siswa, orangtua, dan kelas. sehingga saya melakukan integrasi dari sisi database untuk menyatukan 2 aplikasi tersebut. Sehingga saat ini untuk aplikasi SIBILING memiliki 2 versi yaitu versi standalone dengan database sendiri dan versi integrasi database dengan SINO.

Tampilan Login SINO

Tampilan Login SIBILING

Sekian informasi dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Cilangkap, 07-12-2014

GusnaNuri

Aplikasi export database ke excel dengan PHP


Menampilkan data di halaman Web (file index.php)

<table>
<tr>
<th>No</th>
<th>Nama Siswa</th>
<th>NIS</th>
<th>Kelamin</th>
<th>Alamat</th>
<th>Telpon</th>
</tr>
<?php
$query=mysql_query(“select * from data_siswa order by id_siswa asc”);
while($row=mysql_fetch_array($query)){
?>
<tr>
<td><?php echo $c=$c+1;?></td>
<td><?php echo $row[‘nama_siswa’];?></td>
<td><?php echo $row[‘nis’];?></td>
<td><?php echo $row[‘kelamin’];?></td>
<td><?php echo $row[‘alamat’];?></td>
<td><?php echo $row[‘telpon’];?></td>
</tr>
<?php
}
?>
</table>

Link export database ke Excel (file index.php)

<a href=”javascript:;” ><img src=”excel-icon.jpeg” width=”18″ height=”18″ border=”0″ onClick=”window.open(‘./excel/export_excel.php’,’scrollwindow’,’top=200,left=300,width=800,height=500′);”></a>

Script Export Database ke Excel (file export_excel.php)

//koneksi database
include “../koneksi.php”;
//query database untuk menampilkan data siswa
$queabsdetail = “SELECT * FROM data_siswa order by id_siswa asc”;
$exequeabsdetail = mysql_query($queabsdetail);
while($res = mysql_fetch_array($exequeabsdetail)){
//mengambil data siswa dari database dimasukan ke array
$data[‘id_siswa’][] = $res[‘id_siswa’];
$data[‘nama_siswa’][] = $res[‘nama_siswa’];
$data[‘nis’][] = $res[‘nis’];
$data[‘kelamin’][] = $res[‘kelamin’];
$data[‘alamat’][] = $res[‘alamat’];
$data[‘telpon’][] = $res[‘telpon’];
}
//untuk primary key table data_siswa yaitu id_siswa
$jm = sizeof($data[‘id_siswa’]);
header(“Pragma: public” );
header(“Expires: 0” );
header(“Cache-Control: must-revalidate, post-check=0, pre-check=0” );
header(“Content-Type: application/force-download” );
header(“Content-Type: application/octet-stream” );
header(“Content-Type: application/download” );;
header(“Content-Disposition: attachment;filename=file_siswa.xls ” );
header(“Content-Transfer-Encoding: binary ” );
xlsBOF();
/*
posisi excel berdasarkan baris dan kolom
diaplikasi posisinya berdasarkan nomor array dimulai dari 0
sedangkan di excel dimulai dari 1
ini untuk judul di excel. posisinya di baris array 0, kolom array 3
berarti posisi di excel 0 berarti baris 1, dan 3 berarti kolom 4
*/
xlsWriteLabel(0,3,”Data Siswa” );
/*
untuk nama2 field dimulai dari baris array 2(baris 3 di excel)
untuk kolomnya dimulai dari array 0(baris 1 di excel)
*/
xlsWriteLabel(2,0,”Nomor” );
xlsWriteLabel(2,1,”Nama Siswa” );
xlsWriteLabel(2,2,”NIS” );
xlsWriteLabel(2,3,”Kelamin” );
xlsWriteLabel(2,4,”Alamat” );
xlsWriteLabel(2,5,”Telpon” );
/*
untuk mulai baris data (row) dimulai pada array 3(baris 4 di excel)
*/
$xlsRow = 3;
//untuk menampilkan data dari database di file excel
for ($y=0; $y<$jm; $y++) {
++$i;
xlsWriteNumber($xlsRow,0,”$i” );
xlsWriteLabel($xlsRow,1,$data[‘nama_siswa’][$y]);
xlsWriteLabel($xlsRow,2,$data[‘nis’][$y]);
xlsWriteLabel($xlsRow,3,$data[‘kelamin’][$y]);
xlsWriteLabel($xlsRow,4,$data[‘alamat’][$y]);
xlsWriteLabel($xlsRow,5,$data[‘telpon’][$y]);
$xlsRow++;
}
xlsEOF();
exit();

Tampilan Output

Alur Aplikasi

  1. Menampilkan data di halaman web
  2. Klik icon excel untuk export data ke file excel
  3. Akan muncul window untuk open atau download file dengan nama file_siswa.xls
  4. Selesai

Download

http://www.4shared.com/zip/u-4B7Wd9/export-excel-ri32.html

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 03-03-2012

noname

Import data Excel kedalam database MySQL


 

Latar Belakang

Terkadang dalam membuat aplikasi, sumber data itu berbagai macam. ada yang langsung di input (data entry) ada juga dari sumber file yang lain. Bagaimana jika kita ingin mengimport data yang ada di file excel kedalam sebuah database.

Konsep

  1. Aplikasi ini menggunakan library excel reader.
  2. File excel yang dapat dibaca adalah xls.
  3. Buat terlebih dahulu databasenya dalam contoh ini adalah db_mahasiswa.
  4. Buat tabel dan struktur field nya.
  5. Tombol kosongkan table akan menjalankan query truncat untuk mengosongkan semua nilai tabel.
  6. Yang di import disini hanya nilai data di excel yang kolom2 nya sama dengan urutan field2 yang ada di database.
  7. Aplikasi akan membaca setiap baris dalam setiap kolom dan memasuknanya ke dalam database sesuai field2 yang sudah di tentukan.

Script Import

<?php
include “koneksi.php”;
include “excel_reader2.php”;
$data = new Spreadsheet_Excel_Reader($_FILES[‘userfile’][‘tmp_name’]);
$baris = $data->rowcount($sheet_index=0);

$sukses = 0;
$gagal = 0;

for ($i=2; $i<=$baris; $i++) //akan membaca data excel mulai dari baris dua. karena baris satu di excel untuk judul field
{
$nama = $data->val($i, 2); //baca data di kolom ke dua yaitu untuk nama
$npm = $data->val($i, 3); //baca data di kolom ke dua yaitu untuk npm
$kelas = $data->val($i, 4); //baca data di kolom ke dua yaitu untuk kelas

if(!empty($nama)){ //cek salah satu inputan
$query=mysql_query(“INSERT INTO tbl_biodata(nama,npm,kelas) VALUES (‘$nama’,’$npm’,’$kelas’)”) or die(mysql_error());

if ($query) $sukses++;
else $gagal++;
}
}
echo “<h3>Proses import data selesai. <a href=’?pg=index.php’>Refresh</a></h3>”;
echo “<p>Jumlah data yang sukses diimport : “.$sukses.”<br>”;
echo “Jumlah data yang gagal diimport : “.$gagal.”</p>”;
?>

Download

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

 

Depok, 10-02-2012

noname

Script Backup Restore Database menggunakan Framework CI


Latar Belakang

Sebagai utilitas dari aplikasi yang anda bangun jika membutuhkan fasilitas untuk backup atau restore sebuah database  yang sedang digunakan. saya asumsikan temen-teman sudah falimiar dengan framework CI. buat sebuah controller misalnya utilitas.php simpan di folder application/controllers

Script Backup

Jika didalam database anda terdapat tabel view, maka itu harus di hapus terlebih dahulu. silahkan buat metode pada sebuah model yg berfungsi untuk menghapus table view.

function backup(){
$this->Edit_model->hapus_view();

$this->load->helper(‘download’);
$tanggal=date(‘Ymd-His’);
$namaFile=$tanggal . ‘.sql.zip’;
$this->load->dbutil();
$backup=& $this->dbutil->backup();
force_download($namaFile, $backup);
}

sehingga jika nanti berhasil membackup database, maka akan keluar kotak dialog untuk menyimpan file backup database.

Script Restore

  • Sebelum melakukan restore anda harus extrak dahulu file zip yang tadi di download sehingga menjadi file misalnya 20110919-165636.sql
  • Diasumsikan file tersebut di simpat di root system
  • Sebagai alternatif, anda bisa membuat aplikasi upload file database yang akan di restore ke dalam folder yang sudah ditentukan misalnya folder backupdb
  • Setelah file berada di folder tersebut, maka script akan membaca file tersebut dan melakukan proses restore

function restore(){
//hapus dulu database jika proses restore gagal.
$this->Edit_model->hapus_db();

//upload dulu filenya
$fupload = $_FILES[‘datafile’];
 $nama = $_FILES[‘datafile’][‘name’];
if(isset($fupload)){
$lokasi_file = $fupload[‘tmp_name’];
$direktori=”backupdb/$nama“;
move_uploaded_file($lokasi_file,”$direktori”);
}

//restore database
$isi_file=file_get_contents($direktori);
$string_query=rtrim($isi_file, “\n;” );
$array_query=explode(“;”, $string_query);

foreach($array_query as $query){
$this->db->query($query);
}

$data[‘page’]=’restore’;
$this->load->view(‘home’,$data);
}

Sekian artikel dari saya sekedar catatan kecil untuk saya, dan semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 25-09-2011

noname

Memasukan file gambar kedalam database dengan tipe data BLOB


Pendahuan Ada dua teknik yang digunakan dalam mengupload file khususnya file gambar yaitu :

  1. Cara pertama : Mengupload file gambar dan menyimpan file gambar tersebut kedalam sebuah folder image, sedangkan nama atau alamat gambar tersebut disimpan kedalam sebuah database gambar.
  2. Cara Kedua : Mengupload dan menyimpan gambar tersebut kedalam sebuah database dengan tipe data BLOB

Cara Kedua Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara yang kedua yaitu dengan cara menyimpan file gambar kedalam sebuah database.  kita membutuhkan sebuah file dengan tipedata BLOB atau Binary Large OBject.  untuk itu kita membuat sebuah tabel “gambar”  di database “test” misalnya :

CREATE TABLE gambar ( id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT, file_content BLOB, file_name varchar(256) NOT NULL, file_type varchar(256) NOT NULL, file_size int(50) NOT NULL, PRIMARY KEY(id) ) ;

Sehingga jika sudah ada datanya akan tampil seperti dibawah ini. (saya menggunakan PHPMyAdmin)

Tabel Gambar

Adapun file-file yang dibutuhkan adalah :

  1. koneksi.php untuk koneksi ke database
  2. index.php untuk halaman utama dan form upload gambar
  3. upload.php untuk memproses input gambar dan menyimpan ke database
  4. view.php untuk menampilkan data sebuah file gambar yang tersimpan
  5. view2.php untuk menampilkan salah satu gambar yang dipilih

Potongan Program

Lihat Gambar

Setelah gambar di upload dan dijadikan file temporial di server, gambar tersebut dibaca dan diubah dalam bentuk biner. setelah itu nilainya di ubah lagi menjadi serangkaian nilai string untuk selanjutnya disimpan dalam sebuah field dengan tipedata Blob. Menampilkan Gambar Setelah saya coba ternyata gambar yang ditampilkan dalam satu halaman hanya satu. berbeda dengan teknik pertama yang memungkinkan gambar bisa ditampilkan banyak dalam satu halaman karena hanya memanggil alamat gambarnya saja. setelah saya perhatikan ini ada masalah pada syntax header(“Content-type: $data[file_type]”);  dimana dalam sebuah halaman hanya diperbolehkan satu header untuk satu gambar.

Output

Download http://www.4shared.com/file/iCM8bb8g/gambar-blob.html

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua…aamiin

Depok, 13-06-2011

<

p style=”text-align:center;”>noname

Membuat diagram chart statistik dengan javascript (Highcharts)


Artikel ini merupakan revisi tulisan saya sebelumnya. Dalam artikel kali ini saya mencoba untuk memperbaiki program dan tulisan saya mengenai cara membuat dan menampilkan data yang ada didalam sebuah table database kedalam bentuk chart atau diagram menggunakan Highcharts. Sebelumnya saya mempunya sebuah tabel “stat” di database “test

Tabel stat

Dalam menggunakan Highcharts, saya memilih type chart “column-parsed” untuk menampilkan data dalam bentuk diagram.

Sedangkan untuk menampilkan datanya,  Highcharts membuat sebuah table “virtual” untuk membaca datanya dan menampilkannya kedalam bentuk diagram. potongan skripnya sebagai berikut  :

<?php
include “conn.php”;
$query=mysql_query(“select * from stat order by view desc limit 0,5”);
?>
<p>&nbsp;</p>
<table id=”datatable” width=”61%” align=”center”>
<thead>
<tr>
<th width=”28%”>Menu Demo Labhouse</th>
<th width=”24%”>View</th>
<th width=”24%”>Good</th>
<th width=”24%”>Bad</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<?php
while($row=mysql_fetch_array($query)){
?>
<tr>
<th><div align=”left”><?php echo $row[‘menu’];?></div></th>
<td><?php echo $row[‘view’];?></td>
<td><?php echo $row[‘good’];?></td>
<td><?php echo $row[‘bad’];?></td>
</tr>
<?php
}
?>
</tbody>
</table>

Program revisi ini lebih simple dibandingkan dengan artikel saya belumnya. karena Highcharts otomatis akan membaca tabel virtual tadi, dan mengenerate nya kedalam bentuk diagram. kita tidak usah menentukan colom ataupun array sebagaimana pada tulisan saya sebelumnya.

Download Source

http://www.4shared.com/file/bDuYRQTJ/diagram-ri32.html

Download Sample Highcharts

http://www.4shared.com/file/KYIcjPbl/Highcharts-ri32.html

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat untuk teman-teman dan anda semua 🙂

Depok, 06-02-2011

noname

Membuat aplikasi web untuk backup dan restore database menggunakan PHP


Latar Belakang

Database banyak digunakan untuk menyimpan data baik pada  aplikasi desktop maupun berbasis web.  untuk alasan keamana, database perlu dilakukan proses backup. sehingga jika suatu saat terjadi kerusakan data, dapat dilakukan proses restore database.

Bagi teman-teman yang terbiasa menggunakan aplikasi phpmyadmin pasti pernah menggunakna fasilitas export dan import database. nah pada artikel kalo ini saya akan membahas tentang sebuah aplikasi sederhana yang digunakan untuk backup dan restore database. Dalam aplikasi ini terdapat 3 file yaitu :

  • index.php yang digunakan untuk backup sekaligus halaman utama aplikasi
  • download_backup_data.php yang digunakan untuk mendownload file database (*.sql) yang sudah tersimpan didalam folder backup
  • recovery_data.php digunakan untuk restore atau mengembalikan  database ke keadaan semula sesuai dengan isi query yang ada didalam file backup database

Script Backup Database

1) Buat nama file untuk backup database

//membuat nama file
$file=date(“DdMY”).’_ri32_backup_data_’.time().’.sql’;

2) Memanggil fungsi backup database

//panggil fungsi dengan memberi parameter untuk koneksi dan nama file untuk backup
backup_tables(“localhost”,”root”,””,”absensi_db“,$file);

3) Fungsi untuk backup database

/*
untuk memanggil nama fungsi :: jika anda ingin membackup semua tabel yang ada didalam database, biarkan tanda BINTANG (*) pada variabel $tables = ‘*’
jika hanya tabel-table tertentu, masukan nama table dipisahkan dengan tanda KOMA (,)
*/
function backup_tables($host,$user,$pass,$name,$nama_file,$tables = ‘*’)
{
//untuk koneksi database
$link = mysql_connect($host,$user,$pass);
mysql_select_db($name,$link);

if($tables == ‘*’)
{
$tables = array();
$result = mysql_query(‘SHOW TABLES’);
while($row = mysql_fetch_row($result))
{
$tables[] = $row[0];
}
}else{
//jika hanya table-table tertentu
$tables = is_array($tables) ? $tables : explode(‘,’,$tables);
}

//looping dulu ah
foreach($tables as $table)
{
$result = mysql_query(‘SELECT * FROM ‘.$table);
$num_fields = mysql_num_fields($result);

//menyisipkan query drop table untuk nanti hapus table yang lama
$return.= ‘DROP TABLE ‘.$table.’;’;
$row2 = mysql_fetch_row(mysql_query(‘SHOW CREATE TABLE ‘.$table));
$return.= “\n\n”.$row2[1].”;\n\n”;

for ($i = 0; $i < $num_fields; $i++)
{
while($row = mysql_fetch_row($result))
{
//menyisipkan query Insert. untuk nanti memasukan data yang lama ketable yang baru dibuat. so toy mode : ON
$return.= ‘INSERT INTO ‘.$table.’ VALUES(‘;
for($j=0; $j<$num_fields; $j++)
{
//akan menelusuri setiap baris query didalam
$row[$j] = addslashes($row[$j]);
$row[$j] = ereg_replace(“\n”,”\\n”,$row[$j]);
if (isset($row[$j])) { $return.= ‘”‘.$row[$j].'”‘ ; } else { $return.= ‘””‘; }
if ($j<($num_fields-1)) { $return.= ‘,’; }
}
$return.= “);\n”;
}
}
$return.=”\n\n\n”;
}

//simpan file di folder yang anda tentukan sendiri. kalo saya sech folder “DATA”
$nama_file;

$handle = fopen(‘./backup/‘.$nama_file,’w+’);
fwrite($handle,$return);
fclose($handle);
}

4) Membuat link untuk download file backup database

<p align=”center”><a style=”cursor:pointer” onclick=”location.href=’download_backup_data.php?nama_file=<?php echo $file;?>‘” title=”Download”>Backup database telah selesai. <font color=”#0066FF”>Download file database</font></a></p>

Script download File Backup database

<?php
$file=$_GET[‘nama_file’];
// header yang menunjukkan nama file yang akan didownload
header(“Content-Disposition: attachment; filename=”.$file);
// header yang menunjukkan ukuran file yang akan didownload
header(“Content-length: “.$file);
// header yang menunjukkan jenis file yang akan didownload
header(“Content-type: “.$file);
// proses membaca isi file yang akan didownload dari folder ‘data’
$fp  = fopen(“./backup/”.$file, ‘r’);
$content = fread($fp, filesize(‘./backup/’.$file));
fclose($fp);
// menampilkan isi file yang akan didownload
echo $content;
exit;
?>

Script Upload file sebelum di Restore

//definisikan variabel file dan alamat file
$uploaddir=’./restore/‘;
$alamatfile=$uploaddir.$nama_file;

//periksa jika proses upload berjalan sukses
if (move_uploaded_file($_FILES[‘datafile’][‘tmp_name’],$alamatfile))

Script untuk restore database

$filename = ‘./restore/’.$nama_file.”;
// Temporary variable, used to store current query
$templine = ”;
// Read in entire file
$lines = file($filename);
// Loop through each line
foreach ($lines as $line)
{
// Skip it if it’s a comment
if (substr($line, 0, 2) == ‘–‘ || $line == ”)
continue;
// Add this line to the current segment
$templine .= $line;
// If it has a semicolon at the end, it’s the end of the query
if (substr(trim($line), -1, 1) == ‘;’)
{
// Perform the query
mysql_query($templine) or print(‘Error performing query \'<strong>’ . $templine . ‘\’: ‘ . mysql_error() . ‘<br /><br />’);
// Reset temp variable to empty
$templine = ”;
}}
echo “<center>Berhasil Restore Database, silahkan di cek.</center>”;

Tampilan Output

Backup Database

Restore Database

Download Database

Download

http://www.4shared.com/file/uw0iZKbg/backup-restore.html

Sekian tutorial dari saya, semoga dapat bermanfaat untuk teman-teman dan Anda semua…aamin 🙂

Depok, 15-12-2010

noname

%d bloggers like this: